Di tengah kondisi pasar yang bearish, Uniswap [UNI] telah membuka pintu untuk pergerakan turun lebih lanjut setelah kehilangan level kunci yang dipertahankannya sejak Juni 2022.
Prospek ini semakin diperkuat oleh trader intraday, karena taruhan pada posisi leverage short terus meningkat, menunjukkan bahwa penurunan lebih lanjut mungkin akan terjadi.
Hingga berita ini ditulis, harga UNI kehilangan 5,10% nilainya dan diperdagangkan di sekitar $3,85. Volume perdagangan aset juga menurun signifikan, turun 9% menjadi $395 juta, mengindikasikan ketakutan yang tumbuh di kalangan trader dan investor.
Uniswap – Aksi harga dan level kunci
Melihat grafik mingguan, UNI tampaknya telah kehilangan kendali atas support kunci di $4,10 dan juga menutup lilin mingguan di bawah level ini.
Grafik lebih lanjut menunjukkan bahwa aset tersebut telah mempertahankan support ini sejak Maret 2022. Setelah breakdown ini, aksi harga berubah menjadi bearish, menunjukkan bahwa pergerakan turun yang signifikan mungkin akan segera terjadi.
Berdasarkan kinerja masa lalu dan aksi harga saat ini, jika UNI gagal merebut kembali level $4,10, ada kemungkinan kuat bahwa harga bisa turun lagi sebesar 45% dan mencapai support berikutnya di $2,30.
Namun, Average Directional Index (ADX)—indikator yang mengukur kekuatan tren—berada di 20,32, di bawah ambang batas kunci 25, menunjukkan bahwa aset tersebut kurang memiliki momentum arah yang kuat.
Sementara itu, Money Flow Index (MFI), yang melacak tekanan jual dan beli berdasarkan harga dan volume, berada di 44,32, menunjukkan kondisi pasar netral tanpa dominasi yang jelas dari pembeli maupun penjual.
Data derivatif menunjukkan sentimen campuran
Dari perspektif derivatif, trader intraday UNI tampaknya sangat mengikuti tren yang berlaku.
Menurut data dari platform analitik derivatif CoinGlass, trader menunjukkan minat tertinggi di $3,69 pada sisi downside dan $3,99 pada sisi upside.
Trader di level-level ini telah membangun posisi leverage long senilai sekitar $1,63 juta dan posisi leverage short senilai $2,10 juta, menunjukkan bahwa sentimen pasar saat ini condong ke sisi bearish.
Namun, investor jangka panjang tampaknya memanfaatkan penurunan harga baru-baru ini, karena mereka sepertinya sedang mengakumulasi token UNI.
Menurut CoinGlass, data Arus Masuk/Keluar Spot UNI mencatat outflow moderat senilai $1,26 juta UNI dari bursa dalam 24 jam terakhir, mengindikasikan akumulasi potensial.
Dalam lanskap kripto, arus keluar aset dari bursa ke dompet umumnya dipandang sebagai tanda akumulasi.
Pemikiran Akhir
- UNI telah kehilangan support kuncinya di $4,10, meningkatkan risiko penurunan lebih lanjut karena trader menunjukkan minat kuat pada posisi leverage short.
- Jika UNI gagal merebut kembali level $4,10, aset tersebut dapat menghadapi penurunan tambahan sekitar 45% dalam beberapa hari mendatang, karena tidak ada support terdekat.






