Bursa kripto terkemuka Hong Kong, HashKey Holdings, memulai perdagangan di Bursa Efek Hong Kong setelah IPO sukses yang mengumpulkan $206 juta. Langkah ini merupakan pencapaian penting sebagai perusahaan pertama di Asia yang bergerak di aset digital yang melantai melalui IPO Hong Kong.
Saham mulai diperdagangkan pada hari Rabu dengan transaksi pertama di HK$6,70, atau sekitar $0,86 per saham di papan utama. Debut ini merupakan langkah besar bagi industri kripto di Hong Kong maupun pasar keuangan Asia lainnya.
Permintaan Investor Kuat Hadapi Fluktuasi Harga Hari Pertama
IPO ini sukses luar biasa dalam hal permintaan investor. Penawaran di Hong Kong sangat populer dan mengalami oversubscribed hampir 394 kali untuk 24 juta saham yang tersedia. Demikian pula, investor internasional sangat tertarik dengan penawaran ini, yang oversubscribed 5,5 kali untuk 216,5 juta saham yang dialokasikan untuk pembeli institusional.
Ada sembilan investor cornerstone yang berkontribusi dalam penggalangan dana. Di antaranya adalah nama-nama ternama seperti Cithara Global Multi-Strategy SPC, UBS Asset Management Singapore, Fidelity, dan CDH Holdings.
Dalam sesi perdagangan pertama di bursa saham Hong Kong, saham HashKey cukup fluktuatif meskipun permintaan sangat kuat. Saham naik sekitar 5% dibandingkan harga pembukaan; bahkan, naik menjadi $0,91 kemudian turun kembali ke $0,78 pada pagi hari. Penurunan saham berlanjut di sesi sore ketika diperdagangkan di sekitar $0,84, sedikit lebih rendah dari harga IPO untuk hari itu.
Pada upacara pencatatan, Ketua dan CEO Xiao Feng menekankan bahwa penawaran umum perdana menghasilkan kewajiban dan akuntabilitas yang lebih besar terhadap pemangku kepentingan dan badan pengawas. Ia juga menyebutkan bahwa sebagai entitas yang berkelanjutan, HashKey bertekad bulat untuk menjunjung tinggi hal ini melalui kepatuhan, infrastruktur keamanan, dan pertumbuhan yang ramah lingkungan dan konsisten, membentuk inti strategi perusahaan untuk masa depan.
HashKey adalah usaha aset digital berikutnya yang melantai setelah 2025, bersama pemain industri lain seperti Circle, Bullish, Gemini, dan potensial Kraken, yang telah mengajukan IPO secara rahasia. Pencatatan ini membuktikan Hong Kong menjadi lokasi terdepan bagi bisnis aset digital yang diatur untuk beroperasi di Asia.
Berita Kripto Terkini yang Disorot:
Bhutan Dedikasikan 10.000 Bitcoin untuk Bangun Pusat Kota Mindfulness Baru







