Debat klasik antara Emas [XAU] dan Bitcoin [BTC] sepertinya tak pernah berakhir. Awal Maret lalu, setelah eskalasi AS-Iran, Bitcoin mulai berkinerja lebih baik daripada emas. Bahkan, Bitcoin kembali naik ke sekitar $74.000, berperan sebagai lindung nilai selama ketegangan geopolitik.
Namun, seiring kita mendekati akhir bulan dan akhir kuartal pertama tahun 2026, daya tarik Bitcoin mulai memudar.
Emas vs. Bitcoin: Sebuah analisis
Pada saat pelaporan, grafik XAU/BTC menunjukkan lilin hijau pada kerangka waktu 4 jam, mengindikasikan bahwa emas kembali berkinerja lebih baik daripada Bitcoin. Pada saat yang sama, Bitcoin kesulitan untuk bertahan di atas level penting $67.000.
Melihat ke belakang, dapat dilihat bahwa awal bulan ini, grafik tersebut turun drastis. Itu berarti Bitcoin berkinerja jauh lebih baik daripada Emas. Setelah itu, kedua aset bergerak sideways untuk sementara waktu, menunjukkan keseimbangan di antara keduanya, tetapi sekarang situasinya telah berubah.
Namun, penting juga untuk dicatat bahwa kenaikan ini saat ini minimal dan tidak mengisyaratkan perubahan tren yang nyata. Meski demikian, RSI juga berada di sekitar 72, di zona overbought, yang semakin mengonfirmasi sentimen tersebut.
Korelasi Bitcoin-Emas mencapai titik terendah
Pada saat press time, korelasi harga Bitcoin dan Emas berada di angka -0,47, yang berarti kedua aset bergerak dalam arah yang berlawanan.
Jadi, menurut analisis on-chain, Bitcoin masih dianggap sebagai aset berisiko dibandingkan dengan emas.
Kritikus abadi Bitcoin, Peter Schiff, menggema sentimen ini dengan mencatat,
Narasi Schiff semakin didukung oleh grafik kapitalisasi pasar aset, yang menunjukkan Bitcoin berada di peringkat ke-12, sedangkan emas berada di puncak.
Hal ini terjadi saat Bitcoin diperdagangkan sekitar $67.258, dan emas dibanderol pada harga $4.536 pada saat press time.
Namun, ketika Anda melihat gambaran yang lebih luas dan melihat bulan penuh, Bitcoin bertindak sebagai 'safe haven' (pelabuhan aman) ketika emas mengalami penurunan lima hari terburuk sejak 1983.
Oleh karena itu, seiring kita beralih ke Q2 2026, masih harus dilihat apakah pasar masih terbelah atau ada kesepakatan tertentu mengenai gagasan 'safe haven' yang sebenarnya.
Ringkasan Akhir
- Debat Emas vs. Bitcoin terus berlanjut, karena kedua aset menunjukkan kekuatan pada waktu yang berbeda di bawah kondisi pasar yang berbeda.
- Metrik korelasi negatif semakin mengonfirmasi bahwa kedua aset tidak bergerak dalam arah yang sama.









