Harga Ethereum berhasil bertahan di atas $2.000 meskipun volatilitas tinggi masih terjadi di pasar. Selama penurunan harga baru-baru ini, sentimen investor tampak perlahan condong ke arah pandangan bullish, yang terutama ditunjukkan oleh penarikan ETH yang signifikan dari bursa kripto, menyamai level kunci di masa lalu.
Bursa Menyaksikan Penarikan Ethereum dalam Jumlah Besar
Menyusul penurunan harga yang tajam, dinamika pasokan on-chain Ethereum kini telah mencapai tonggak yang mencolok. Tonggak ini terjadi pada cadangan bursa ETH, yang mengalami salah satu penurunan terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam sebuah postingan di platform media sosial X, CryptoRus mengungkapkan bahwa pasokan ETH di bursa kripto telah turun kembali ke level yang terakhir terlihat pada pertengahan 2016. "Itu luar biasa jika Anda memikirkan betapa lebih besarnya ekosistem saat ini," tambah CryptoRus.
Penurunan signifikan ETH di platform terpusat menunjukkan bahwa, alih-alih membuat koin mereka mudah diakses untuk dijual, lebih banyak investor yang memindahkannya ke penyimpanan jangka panjang, staking, atau penyimpanan pribadi (self-custody). Perkembangan seperti ini sering menandakan berkurangnya tekanan jual dan basis pemegang jangka panjang yang lebih kuat.
Investor Ethereum menunjukkan sentimen bullish yang lebih nyata terhadap altcoin ini dibandingkan investor Bitcoin. Sementara Bitcoin baru-baru ini kembali masuk ke bursa kripto, ETH telah secara diam-diam menghilang dari platform-platform ini. Perilaku ini menekankan keyakinan yang meningkat pada prospek jangka pendek dan jangka panjang altcoin ini dibandingkan dengan BTC.
Mayoritas ETH ini tidak hilang atau ditinggalkan. Melainkan, ETH ini dimiliki oleh investor, dan mereka tidak hanya berdiam diri. Pada saat yang sama, pasokan Over-The-Counter (OTC) juga meningkat, tetapi masih jauh tertinggal dibandingkan dengan total pasokan Ethereum.
Jika likuiditas OTC juga mengering dan saldo bursa ETH tetap sesempit ini, penemuan harga (price discovery) akan terjadi dengan cepat alih-alih mulus. Namun demikian, ketika permintaan kembali ke pasar, mungkin tidak ada cukup ETH yang tersedia untuk memenuhi keinginan itu.
Lembaga Masih Membeli Lebih Banyak ETH dalam Kondisi yang Tidak Menguntungkan
Terlepas dari lanskap volatil yang sedang berlangsung, akumulasi institusional Ethereum telah berlanjut, dan perusahaan-perusahaan besar seperti Bitmine Immersion belum selesai membeli saat harga turun (buying the dip). Perusahaan publik terkemuka tersebut baru-baru ini melakukan pembelian ETH lagi yang membuat gempar komunitas kripto.
Data on-chain yang dibagikan oleh Ash Crypto, seorang ahli pasar dan investor, menunjukkan bahwa Bitmine membeli sekitar 20.000 ETH senilai $41,08 juta pada hari Senin. Pembelian ini menyiratkan bahwa pemain besar menunjukkan keyakinan yang baru dan bertaruh pada potensi pemulihan (bounce) dalam waktu dekat.
Menurut ahli tersebut, total pembelian ETH perusahaan itu saja minggu lalu bernilai $83,45 juta. Setelah pembelian tersebut, kepemilikan ETH Bitmine melonjak menjadi $9,19 miliar, mewakili lebih dari 3,6% dari total pasokan ETH. Pembelian ETH yang terus-menerus dari Bitmine menekankan tujuan perusahaan yang tak tergoyahkan untuk menjadi perusahaan treasury Ethereum terbesar di dunia.









