Coinbase (COIN), bursa cryptocurrency berbasis di AS, baru-baru ini mendapatkan ramalan positif dari Bank of America, salah satu lembaga keuangan terkemuka Wall Street, yang telah meningkatkan peringkatnya menjadi "beli".
Perubahan ini terjadi setelah evaluasi menyeluruh terhadap posisi strategis Coinbase, karena perusahaan bersiap untuk tahun 2026 yang berpotensi sukses. Ini menyusul tahun 2025 di mana akuisisi besar dilakukan untuk secara signifikan memperluas jangkauan layanan yang ditawarkan di luar sekadar perdagangan.
Bank Of America Tingkatkan Prospek Coinbase
Analis penelitian Craig Siegenthaler dari Bank of America menyoroti beberapa faktor yang berkontribusi pada pandangan optimis ini. Dia mencatat bahwa ekspansi produk yang sedang berlangsung, perubahan strategis, dan valuasi yang menarik dari Coinbase menciptakan fondasi yang solid untuk kinerja perusahaan di tahun-tahun mendatang.
Siegenthaler secara khusus mengaitkan sikap revisi bank terhadap saham Coinbase, COIN, dengan akselerasi kecepatan produk dan penarikan harga saham yang diamati selama paruh kedua tahun 2025.
Data pasar terbaru menunjukkan bahwa saham bursa cryptocurrency tersebut telah turun sekitar 40% dari puncaknya di $445 yang dicapai pada Juli tahun lalu, menjadikan ini titik masuk yang lebih menarik bagi investor.
Bursa juga mendiversifikasi penawarannya, melihat melampaui cryptocurrency untuk mencakup saham, exchange-traded funds (ETF), dan pasar prediksi. Menurut Siegenthaler, ekspansi ini membawa Coinbase lebih dekat untuk mewujudkan visinya menjadi "bursa segalanya".
Target Harga $340 Untuk COIN
Faktor penting dalam penilaian bullish Bank of America adalah Base dari perusahaan crypto tersebut, sebuah jaringan Layer-2 (L2) yang dibangun di atas blockchain Ethereum (ETH). Analis memandang Base sebagai langkah penting dalam evolusi Coinbase dari sekadar platform perdagangan menjadi penyedia infrastruktur crypto yang komprehensif.
Peluncuran yang diantisipasi dari token asli di masa depan dapat menjadi katalis utama, berpotensi mengumpulkan miliaran dan lebih meningkatkan kemampuan platform.
Inisiatif lain yang memicu minat Bank of America adalah Coinbase Tokenize. Fitur ini mengintegrasikan penerbitan, penitipan, kepatuhan, dan akses ke basis klien bursa, memposisikan perusahaan sebagai pemimpin di pasar tokenisasi.
Dari perspektif valuasi, Bank of America mengamati bahwa rasio price-to-earnings (P/E) Coinbase telah menyusut secara signifikan sejak pertengahan 2024, meningkatkan profil risiko-imbal hasil saham.
Penyesuaian valuasi ini, ditambah dengan lingkungan regulasi yang lebih menguntungkan yang diharapkan di bawah Presiden Donald Trump, dapat memberikan "tailwinds yang besar" bagi perusahaan crypto seiring dengan matangnya industri.
Ke depan, Bank of America membayangkan Coinbase memperkuat peran dominannya di seluruh perdagangan, infrastruktur, dan tokenisasi seiring dengan fase adopsi cryptocurrency berikutnya.
Bank telah mengulang target harga $340 untuk saham Coinbase, yang mencerminkan keyakinannya pada prospek jangka panjang perusahaan. Ini menunjukkan bahwa harga saham perusahaan berpotensi pulih sebesar 38% dalam jangka pendek jika terwujud.
Gambar unggulan dari Shutterstock, bagan dari TradingView.com








