Perusahaan keamanan blockchain CertiK menyatakan telah meningkatkan prosedur dan memperketat pemeriksaan setelah menghadapi kritik tahun lalu karena mengaudit proyek yang terhubung dengan pasar ilegal Huione. Ronghui Gu, CEO CertiK, mengatakan bahwa insiden ini menjadi titik balik bagi perusahaan.
Apa yang sebenarnya terjadi
CertiK mengaudit proyek stablecoin tahun lalu. Namun, proyek tersebut memiliki kaitan dengan Huione, yang merupakan pasar untuk aktivitas ilegal. Kritikus online mempertanyakan apakah audit benar dilakukan dan apakah CertiK seharusnya melakukan lebih banyak pemeriksaan latar belakang. Ronghui Gu membalas semua kritik dengan menyatakan bahwa perusahaan telah mengaudit perangkat lunak yang diberikan oleh klien terdaftar AS, donasi hasil audit telah disumbangkan ke amal, dan menganggap kritik ini sebagai pelajaran.
Setelah insiden ini, Gu mengatakan CertiK memperkuat proses KYC dan penyaringan dengan memeriksa klien lebih cermat, berkolaborasi dengan pakar risiko eksternal, serta meningkatkan pemantauan terhadap penggunaan laporan audit. Ia menegaskan perusahaan kini menjaga pengawasan sangat ketat bahkan setelah audit selesai.
Meski mengaudit proyek kripto merupakan inti pendapatan CertiK, Gu menyatakan bahwa kini layanan tersebut harus memenuhi standar tingkat institusi. Perusahaan finansial besar menginginkan pengujian lebih mendalam, bukti lebih kuat atas keamanan kode, serta laporan jelas yang dapat ditunjukkan kepada regulator. Memenuhi kebutuhan tersebut kini menjadi prioritas utama perusahaan.
Tanggapan Gu tentang pencatatan saham
Pada Januari, Gu berbicara di World Economic Forum yang memicu spekulasi tentang kemungkinan pencatatan saham. Ia menilai pemberitaan media terlalu jauh, dan saat ini memang belum ada rencana, namun investor sangat tertarik. Ia menambahkan bahwa pasar masih belum memahami cara menilai perusahaan Web3 secara tepat.
Gu juga memperingatkan bahwa risiko terus berubah. Sebelumnya peretasan menargetkan kontrak pintar, namun kini banyak masalah muncul dari penanganan private key, deepfake, dan manipulasi price feed. Ia mengakui perusahaan masih meneliti solusi untuk deepfake yang sangat sulit diatasi.
Bagi CertiK, membangun kepercayaan semakin penting karena institusi besar hanya akan bekerja dengan perusahaan yang mereka percayai. Gu yakin momen Huione membuat perusahaan lebih kuat untuk masa depan, memaksa peningkatan, perbaikan, dan persiapan menghadapi ekspektasi lebih ketat dari dunia finansial global.
Berita Kripto Terkini:
Human API Luncurkan Platform yang Memungkinkan Koordinasi Tugas AI-ke-Manusia Langsung





