Riset MendalamBerita

Menyediakan laporan riset mendalam dan analisis independen dengan memanfaatkan data, teknologi, dan wawasan ekonomi untuk memberikan kajian komprehensif mengenai ekosistem blockchain, potensi proyek, dan tren pasar.

Buku Pegangan Pendiri: Cerita Adalah Pengungkit, Tanpa Produk Hanya Eksistensi Diri

Penulis Joel John dari Decentralised.co membahas pentingnya "bercerita" bagi pendiri startup, terutama di bidang crypto. Banyak kampanye pemasaran gagal karena founder tidak mampu menyampaikan narasi yang menarik. Cerita bukan sekadar eksposur media atau aktivitas pemasaran, melainkan esensi yang melekat dalam benak audiens tentang suatu merek. Contohnya seperti Apple ("Think Different") atau Nike ("Just Do It"). Cerita yang baik menciptakan dampak emosional dan memengaruhi persepsi publik. Founder sering keliru menganggap liputan media sebagai cerita, padahal media hanya alat penyampai. Cerita sejati harus dibangun dan dipelihara oleh founder sendiri, tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada pihak eksternal. Dalam dunia venture capital, cerita berfungsi sebagai leverage untuk membentuk modal. Kisah inspiratif dari figur seperti Masayoshi Son atau Elon Musk menunjukkan bagaimana narasi dapat menggerakkan sumber daya. Namun, cerita tanpa produk yang nyata hanya akan sia-sia. Di crypto, banyak proyek fokus pada hype tanpa memberikan utilitas yang berkelanjutan, sehingga kehilangan kepercayaan pengguna. Penulis menekankan bahwa cerita dan produk harus dipisahkan namun saling melengkapi. Token, fungsionalitas, dan use case perlu diceritakan melalui saluran yang berbeda. Kemampuan bercerita adalah keterampilan yang harus diasah seiring waktu, dan eksplorasi di luar zona nyata sering menjadi sumber inspirasi terbaik.

marsbit12/21 04:40

Buku Pegangan Pendiri: Cerita Adalah Pengungkit, Tanpa Produk Hanya Eksistensi Diri

marsbit12/21 04:40

Laporan Riset Terbaru HTX Mengupas Ekosistem Perdagangan Pra-Pasar: Bagaimana Pasar Miliaran Dolar Membentuk Ulang Garis Start Aset Web3

HTX Research, departemen penelitian dari HTX (sebelumnya Huobi), merilis laporan berjudul "Ekosistem Perdagangan Aset Pra-Perdagangan: Evolusi Mekanisme, Struktur Pasar, dan Tren Masa Depan di Balik Skala Miliaran". Laporan ini menyoroti munculnya pasar "Tingkat 1.5" atau pra-pasar (pre-market) dalam ekosistem crypto, yang menjembatani pasar primer dan sekunder. Latar belakang kemunculannya adalah pengetatan pendanaan dan siklus penerbitan token yang lebih panjang. Proyek mempertahankan komunitas melalui poin, airdrop, dan akses tes, sementara pengguna berinvestasi waktu dan uang. Aktivitas ini mengubah "kontribusi awal" dan "ekspektasi masa depan" menjadi aset yang dapat diperdagangkan. Laporan mengidentifikasi tiga struktur aset utama dalam perdagangan pra-pasar: 1. **Nilai Token Masa Depan:** Diperdagangkan via OTC, spot, atau kontrak berkelanjutan (seperti futures) pra-peluncuran untuk penemuan harga. 2. **Sistem Poin:** Poin dari aktivitas pengguna yang dapat diperdagangkan secara OTC, mengukur ekspektasi imbalan airdrop. 3. **Hak yang Dapat Ditukar:** Seperti NFT atau whitelist yang mewakili akses awal atau alokasi token. HTX telah bereksperimen dengan produk ini, seperti meluncurkan kontrak berkelanjutan untuk WLFI sebelum tokennya resmi diperdagangkan. Pasar pra-perdagangan diperkirakan bernilai miliaran dolar, dengan volume untuk proyek top seperti WLFI dan Monad mencapai miliaran. Namun, tantangan seperti likuiditas terbatas, asimetri informasi, dan kurangnya standar tetap ada. Kesimpulannya, perdagangan pra-pasar adalah tren struktural yang merevolusi cara proyek diluncurkan, cara bursa menilai pencatatan, dan cara pengguna berpartisipasi dini, berpotensi menjadi lapisan pasar inti yang terinstitusionalisasi.

marsbit12/18 09:01

Laporan Riset Terbaru HTX Mengupas Ekosistem Perdagangan Pra-Pasar: Bagaimana Pasar Miliaran Dolar Membentuk Ulang Garis Start Aset Web3

marsbit12/18 09:01

活动图片