Seiring semakin banyak perusahaan yang mengadopsi Bitcoin [BTC] sebagai aset treasury, Capital B tidak bisa tinggal diam. Perusahaan baru-baru ini menambahkan 2 BTC, tetapi signifikansi langkah ini terletak pada cara pembeliannya didanai.
Capital B mengumpulkan modal melalui penawaran At-the-Market (ATM) dengan TOBAM, menerbitkan 200.000 saham baru dengan harga €0,60 per saham dan menggunakan hasilnya untuk membeli Bitcoin.
Secara sederhana, perusahaan mengubah ekuitas yang dihimpun dari pasar menjadi Bitcoin untuk secara bertahap memperluas treasury-nya.
Kepemilikan Bitcoin Capital B
Dengan penambahan terbaru ini, Capital B kini memegang 2.836 BTC dengan harga akuisisi rata-rata €93.061, yang memposisikan perusahaan sebagai salah satu proksi institusional yang muncul di Eropa.
Metrik kunci lain dalam pembaruan ini adalah “BTC Yield,” sebuah konsep yang dipopulerkan oleh Strategi Michael Saylor. Metrik ini mengukur seberapa banyak nilai Bitcoin yang ditambahkan sebuah perusahaan bagi pemegang saham relatif terhadap jumlah saham yang beredar.
Capital B melaporkan imbal hasil BTC year-to-date sebesar 0,21%, yang berarti pemegang saham secara efektif mendapatkan tambahan nilai sekitar 5,9 BTC (sekitar €0,35 juta) selama kuartal pertama.
Meskipun perusahaan menerbitkan saham baru dengan diskon 21,6% karena volatilitas pasar baru-baru ini, perusahaan tetap mempertahankan imbal hasil BTC yang positif.
Hal ini menunjukkan bahwa Bitcoin tambahan yang diperoleh perusahaan membantu mengimbangi pengenceran yang disebabkan oleh penerbitan saham baru.
Bagi investor, ini menciptakan proposisi unik di mana, alih-alih hanya memegang Bitcoin, Capital B menyusun keuangannya untuk meningkatkan nilai Bitcoin yang diwakili oleh setiap saham.
Pembelian Bitcoin ke-101 oleh Strategy
Meski demikian, pembelian Bitcoin terbaru oleh Capital B terjadi pada saat Strategy menyelesaikan pembelian Bitcoin ke-101, yang membawa total kepemilikannya menjadi sekitar 720.737 BTC.
Namun, reaksi pasar terhadap kedua perusahaan ini menunjukkan perbedaan sentimen investor.
MSTR baru-baru ini turun sekitar 4,49% menjadi $133,53. Sedangkan, saham Capital B (ALCPB) naik 7,48% menjadi €0,83.
Pada saat yang sama, tren treasury Bitcoin yang lebih luas menghadapi tekanan yang semakin besar.
Perusahaan publik bersama-sama kini memegang sekitar 1,138 juta BTC, tetapi dengan Bitcoin diperdagangkan sekitar $67.713, banyak dari kepemilikan ini saat ini dalam kondisi rugi.
Perusahaan treasury Bitcoin dalam kondisi rugi
Investor Charles Edwards baru-baru ini mencatat bahwa sekitar 77% perusahaan treasury Bitcoin memegang Bitcoin mereka dalam kondisi rugi. Tingkat stres seperti ini belum terlihat sejak kolaps Terra-Luna pada Mei 2022.
Oleh karena itu, investor menjadi lebih hati-hati. Seiring Bitcoin berjuang untuk mendapatkan kembali momentum yang kuat, pasar tidak lagi berfokus hanya pada seberapa banyak Bitcoin yang dibeli perusahaan.
Sebaliknya, investor dengan cermat memeriksa apakah perusahaan-perusahaan ini dapat mengelola neraca keuangan mereka dan bertahan dalam periode volatilitas harga yang lama.
Singkatnya, perlombaan treasury Bitcoin tidak lagi hanya tentang membeli lebih banyak BTC—ini tentang perusahaan mana yang dapat mempertahankan cadangannya paling lama tanpa dipaksa untuk menjual.
Ringkasan Akhir
- Langkah Capital B menunjukkan bahwa bahkan pembelian Bitcoin kecil dapat menandakan pergeseran strategis yang lebih besar dalam manajemen treasury perusahaan.
- Kondisi pasar tetap menantang, dengan 77% perusahaan treasury Bitcoin saat ini memegang BTC mereka dalam kondisi rugi.







