Meskipun turun hampir 30% dari rekor tertingginya, Bitcoin tetap membuat investor antusias dengan kemungkinan pemulihan.
Aset yang diperdagangkan pada $92.231 pada saat berita ini ditulis, berada di zona kritis yang terus memicu perdebatan bulls versus bears.
Trader secara luas memandang level ini sebagai titik kritis yang dapat mendorong rally baru menuju $100.000 atau memicu penurunan ke wilayah $80.000. Data on-chain dan indikator sentimen kini memberikan wawasan lebih jelas tentang bagaimana investor memposisikan diri.
Bisakah perubahan satu tahun menandakan rally berikutnya?
Performa perubahan satu tahun Bitcoin [BTC] secara historis telah menjadi indikator andal dalam mengidentifikasi tahap awal baik pasar bull maupun bear.
Pada saat berita ini ditulis, perubahan performa satu tahun berada di -4,5%, menunjukkan bahwa Bitcoin belum sepenuhnya berada di wilayah bearish.
Penurunan moderat ini, bagaimanapun, mencerminkan salah satu skenario langka yang terlihat dalam siklus sebelumnya, di mana perubahan harga satu tahun Bitcoin sebentar berubah negatif sebelum diikuti oleh rally kuat. Konfigurasi serupa muncul sebelum bull run 2021.
Sebagai perspektif, siklus sebelumnya dimulai pada Maret 2020, ketika Bitcoin mencapai dasar sekitar $3.782 sebelum rally ke rekor tertinggi $64.850. Gerakan itu mewakili keuntungan lebih dari 1.600% dalam siklus tersebut.
Meskipun keuntungan dengan magnitudo serupa tidak dijamin, pergeseran dalam perubahan persentase satu tahun kembali ke wilayah positif dapat memberikan keunggulan bagi Bitcoin untuk melakukan ayunan naik besar menuju rekor tertinggi baru.
Namun, jika perubahan persentase satu tahun gagal berubah menjadi hijau, itu bisa menandai awal downtrend yang lebih dalam dan tahap awal pasar bear lainnya.
Apakah perubahan persentase cukup untuk mengonfirmasi fase bear?
Pembacaan negatif yang berkelanjutan dalam perubahan persentase tahunan tidak akan menjadi satu-satunya metrik yang harus diperhatikan dalam menentukan apakah Bitcoin memasuki penurunan berkepanjangan.
Faktor teknis lainnya juga akan memainkan peran kunci.
Salah satunya adalah rata-rata pergerakan sederhana dua tahun Bitcoin, yang saat ini berada di sekitar $84.500.
Level ini secara historis bertindak sebagai indikator utama risiko downside. Analis Joao Wedson memperingatkan bahwa kehilangan level ini secara signifikan meningkatkan probabilitas kapitulasi.
Analisis Liquidation Heatmap Bitcoin mengungkapkan bagaimana kluster likuiditas diposisikan di sekitar dukungan SMA ini dan menandakan bagaimana harga kemungkinan bereaksi.
Pada saat berita ini ditulis, pasar menunjukkan likuiditas terbatas di sekitar wilayah $85.400.
Namun, trader telah menumpuk likuiditas substansial baik di atas maupun di bawah level harga tersebut. Di sisi atas, likuiditas terbangun dari $86.817 hingga zona $90.000, sementara di sisi bawah, terkonsentrasi antara $81.609 dan $81.733.
Zona-zona ini sering bertindak sebagai area permintaan, karena harga cenderung diperdagangkan ke dalamnya sebelum membuat gerakan tegas. Jika likuiditas antara $86.000 dan $90.000 bertindak sebagai katalis, Bitcoin bisa berayun lebih tinggi dari kisaran ini.
Jika wilayah ini gagal bertahan, Bitcoin bisa kehilangan level dukungan $84.500 dan meluncur ke wilayah $81.000, dengan risiko penurunan lebih lanjut.
Sentimen tetap bullish
Terlepas dari ketidakpastian teknis, sentimen pasar sebagian besar tetap bullish.
Indikator Sentimen Komunitas, yang memungkinkan trader dan investor untuk memilih outlook harga mereka, menunjukkan optimisme kuat. Saat ini, sekitar 80% dari 5,9 juta pemilih mendukung skenario bullish untuk Bitcoin.
Meskipun sentimen saja tidak cukup untuk mengonfirmasi pasar bull, tokoh industri juga mengungkapkan kepercayaan diri. Changpeng Zhao, co-founder Binance, baru-baru ini memposting di X, menyarankan bahwa super cycle mungkin akan datang.
Dia menulis,
“Saya mungkin salah, tapi Super Cycle akan datang.”
Zhao mengaitkan bagian dari pandangannya pada perkembangan terbaru di Amerika Serikat, termasuk penghapusan crypto dari klasifikasi risiko tertentu, yang dia pandang sebagai sinyal positif untuk sektor ini.
Meskipun spekulatif, prospek super cycle dapat mendorong Bitcoin kembali ke rekor tertingginya dan mendukung pola historis langka di mana perubahan tahunan negatif singkat mendahului rally besar.
Pemikiran Akhir
- Perubahan persentase satu tahun Bitcoin menunjukkan pola serupa dengan konfigurasi yang memulai bull run multi-bulan yang berlanjut hingga 2025.
- Level dukungan dua tahun tetap menjadi zona kunci dalam menentukan apakah bulls atau bears akan mengambil kendali, dengan beberapa analis sudah menyebut potensi "super cycle".







