Untuk memahami apa yang ada di depan, sangat penting untuk melihat ke belakang terlebih dahulu.
Q4 telah mengacaukan ekspektasi pasar. Apa yang seharusnya menjadi "angin musiman" bagi Bitcoin [BTC] justru berakhir menjadi kuartal terlemahnya di tahun 2025, dengan BTC turun 23%, menghapus lebih dari 60% keuntungan dari Q2 dan Q3.
Hasilnya? Optimisme goyah, trader leverage tersingkir, level support jebol, dan ketakutan melonjak. Patut dicatat, bahkan dengan BTC masih sekitar 30% di bawah puncak Oktober awal sebesar $126k, "pembelian di saat penurunan" yang luas belum benar-benar terjadi.
Singkatnya, pasar telah berayun dari optimisme ke kehati-hatian.
Namun, prediksi Tom Lee untuk BTC belum berubah. Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, ia memproyeksikan rekor tertinggi baru untuk BTC sebelum bulan pertama tahun 2026. Itu memunculkan pertanyaan besar: Apa "tepatnya" yang ada di depan untuk pasar crypto?
Melihat data makro terkini, panggilannya tidak sepenuhnya tanpa alasan.
Dengan konteks ini, maka, akankah Bitcoin akhirnya mencapai tren Q1 historisnya kali ini, dengan kuartal yang rata-rata menghasilkan ROI 50% dan secara historis menempati peringkat sebagai periode kedua paling bullish aset tersebut?
Inflasi AS mencapai level terendah dalam beberapa tahun
Di luar grafik, Q4 juga mengejutkan di front makro.
Bahkan setelah pemotongan suku bunga Fed berturut-turut, Bitcoin hampir tidak bergerak. Penutupan pemerintah Federal jelas membuat investor tetap hati-hati, dengan Open Interest terkendali. Singkatnya, trader tidak mengejar keserakahan, dan sentimen tetap redup.
Namun, sekarang, dengan penutupan itu di belakang kita, laporan CPI November kembali menjadi perhatian. Patut dicatat, inflasi inti telah turun menjadi 2,6%, yang terendah sejak April 2021, sementara CPI keseluruhan berada di 2,7% versus ekspektasi 3,1%.
Di sisi teknis, ini menempatkan inflasi AS mendekati target 2% Fed.
Patut dicatat, pasar sudah bereaksi: BTC melonjak 2,93% dalam sehari, jelas mengabaikan FUD seputar kenaikan suku bunga BOJ. Menunggangi "break" ini, Ark Invest dengan cepat masuk ke saham crypto, mengisyaratkan minat institusional yang baru.
Secara keseluruhan, laporan inflasi yang mendingin telah memberikan percikan baru bagi pasar. Akankah bertahan? Dengan pendarahan 23% di Q4 di belakang kita dan sebagian besar FUD telah hilang, tampaknya Bitcoin bisa membentuk dasar yang solid untuk mengulangi streak bullish khas Q1-nya.
Pikiran Terakhir
- Pembersihan Bitcoin di Q4 mempersiapkan panggung untuk awal 2026, dengan BTC turun 23%, sentimen pasar hati-hati, dan basis potensial terbentuk untuk rally Q1 yang kuat.
- Penurunan inflasi AS, yang sekarang mendekati target 2% Fed, sudah memicu pergerakan pasar, menandakan potensi kenaikan awal 2026.







