Dogecoin On Fire, Rallies After Elon Musk-Twitter Deal Confirmation

newsbtcDipublikasikan tanggal 2022-10-05Terakhir diperbarui pada 2022-10-05

Abstrak

Dogecoin has been rallying over today’s trading session, following the general sentiment in the market and receiving support from its biggest advocate Elon Musk.

Dogecoin has been rallying over today’s trading session, following the general sentiment in the market and receiving support from its biggest advocate Elon Musk. The entrepreneur and CEO of Tesla and SpaceX confirmed a deal to purchase social media Twitter (TWTR)

Elon Musk was about to enter into a legal battle with social media; the entrepreneur announced a deal to purchase the company early in 2022 but refused to see it through due to some alleged false data on Twitter’s number of users.

According to several reports, Elon Musk sent a letter to Twitter confirming the original offers of $44 billion or $55 per share to take over the company. As seen in the chart below, the Elon Musk-Twitter controversy has been a major driver in TWTR’s price action.

The stock’s trading has been halted during today’s trading session, after a roller-coaster year that took TWTR from a high of around $55 to a low of $35.

Elon Musk To Buy Twitter, Why This Could Be Good For Dogecoin

The news about the Musk-Twitter deal came at a seemingly right time for Dogecoin, the cryptocurrency was already moving to the upside with Bitcoin and large cryptocurrencies. However, the latter has been losing steam and could be gearing up for a re-test of previous support levels.

In the meantime, Dogecoin records an 8% profit over today’s trading session leading to a spike in volatility and an increase in its bullish momentum, as seen in the chart below. Dogecoin has finally broken out of a tight range and it is reclaiming an important region at $0.064.

For a while, Musk-related news has driven Dogecoin’s price action. The CEO at Tesla has been a defender of the memecoin. Today’s event triggered two massively bullish factors for the cryptocurrency, according to research firm Santiment.

As the Musk-Twitter deal was confirmed the memecoin saw a spike in the number of transactions related to large players and big funds. As the price traded to the upside, Santiment recorded no spike in funding rates, unlike in previous rallies.

In other words, traders were not taking highly leveraged positions. In that sense, the research firm wrote the following on the cryptocurrency’s potential short term.

Musk Driven Dogecoin Rally Will Be Short-Lived?

Beyond large players taking a side in Dogecoin’s price action, there is potential for this Musk-Twitter deal to become permanently bullish for the memecoin. The social has been embracing crypto and adding blockchain-based features.

The platform allows its users to set non-fungible tokens (NFTs) as profile pictures, and to use a Bitcoin or Ethereum transaction to receive tips from their followers. In the coming months, as the deal materializes, Musk could include Dogecoin as of the few cryptocurrencies supported by Twitter and boost its adoption levels.

Bacaan Terkait

Interpretasi Laporan Riset: Intel Bangkit Berkat Apple? Setelah Bernstein Menghitung, Arah Benar Tapi Harga Terlalu Mahal

**Laporan Bernstein: Intel Butuh Lebih dari Apple untuk Bangkit** Analis Bernstein, Stacy A. Rasgon, menilai pernyataan terbaru Donald Trump yang mendukung kolaborasi Apple dan Intel untuk chip PC buatan AS. Kesimpulan utamanya: 1. **Dampak Finansial Minimal:** Jika Intel mendapat 40% pesanan chip laptop Apple (sekitar 5 juta unit/tahun), pendapatan tahunan hanya sekitar $500 juta. Jumlah ini sangat kecil dibandingkan total pendapatan Intel ($550 miliar) dan kontribusi laba per sahamnya hampir tidak terasa. 2. **Nilai Utama adalah Validasi:** Pesanan potensial ini berharga bukan untuk skalanya, tetapi sebagai **bukti kepercayaan** dari klien besar AS terhadap kemampuan manufaktur Intel, khususnya proses 18A. 3. **Jalan Panjang Menuju Produksi Massal:** Bernstein menekankan masih **banyak pekerjaan berat** dari tahap konsep ke produksi massal. Intel perlu investasi besar, meningkatkan kapasitas, dan membuktikan daya saing biaya serta kualitasnya di foundry. 4. **Penilaian Tetap Hati-hati:** Meski melihat arah yang positif, Bernstein mempertahankan rating **"Market-Perform" (Tahan)** dengan target harga $100. Ini mengisyaratkan harga saham saat ini (~$121.1) mungkin sudah mencerminkan harapan tersebut. **Kesimpulan:** Kerja sama dengan Apple adalah sinyal strategis dan politik yang baik untuk Intel, tetapi **tidak cukup** untuk mengubah nasib keuangannya dalam jangka pendek. Kesuksesan jangka panjang bergantung pada kemampuan Intel melewati validasi skala kecil ini dan menarik lebih banyak klien besar ke foundry-nya.

marsbit4m yang lalu

Interpretasi Laporan Riset: Intel Bangkit Berkat Apple? Setelah Bernstein Menghitung, Arah Benar Tapi Harga Terlalu Mahal

marsbit4m yang lalu

27 Tahun Takhta Terguling: Nilai Pasar SK Hynix Pertama Kali Lampaui Samsung, Sebuah Rekonstruksi Kekuatan Chip Korea yang Digerakkan AI

Pada 22 Juni 2026, SK Hynix mencetak sejarah di pasar modal Korea dengan nilai pasar pertamanya melampaui Samsung Electronics, mengakhiri dominasi 27 tahun raksasa elektronik tersebut. Pencapaian ini didorong oleh gelombang AI yang mengubah memori bandwidth tinggi (HBM) dari produk pinggiran menjadi infrastruktur inti komputasi. SK Hynix, yang pernah hampir bangkrut dengan utang $140 miliar, kini menjadi pemimpin pasar HBM global dengan pangsa 59%. Keuntungannya melonjak, menghasilkan rata-rata lebih dari 2 miliar yuan RMB per hari pada kuartal pertama 2026, didukung margin operasi HBM yang mencapai 72%. Sementara itu, Samsung tertinggal dalam perlombaan HBM karena fokusnya tersebar di berbagai bisnis seperti ponsel dan foundry semikonduktor, yang justru menghadapi tantangan. Keunggulan strategis SK Hynix dalam HBM, yang telah dipersiapkan sejak dini, telah membayar lunas di era AI. Peristiwa ini menandai pergeseran ekonomi Korea dari berbasis elektronik konsumen ke infrastruktur AI, serta transformasi industri chip memori menuju produk bernilai tinggi dan khusus. Namun, persaingan belum berakhir. Kapasitas produksi baru yang direncanakan pada 2028 dan upaya Samsung untuk mengejar ketertinggalan di HBM4 dapat mengubah kembali lanskap persaingan. Kenaikan SK Hynix adalah bukti rekonfigurasi kekuatan di industri semikonduktor global yang digerakkan oleh AI.

marsbit16m yang lalu

27 Tahun Takhta Terguling: Nilai Pasar SK Hynix Pertama Kali Lampaui Samsung, Sebuah Rekonstruksi Kekuatan Chip Korea yang Digerakkan AI

marsbit16m yang lalu

Sebuah Perusahaan yang Hampir Bangkrut, Baru Saja Nilai Pasarnya Melebihi Bitcoin

Pada 22 Juni, harga saham SK Hynix naik sehingga kapitalisasi pasarnya mencapai $1,35 triliun, melampaui kapitalisasi pasar Bitcoin sekitar $1,29 triliun. Kenaikan ini didorong oleh permintaan tinggi akan HBM (High-Bandwidth Memory), memori penting untuk pelatihan dan inferensi AI, di mana SK Hynix merupakan pemasok utama untuk Nvidia dengan pangsa pasar melebihi 60%. Perusahaan ini memulai pengembangan HBM sejak 2009, sebuah investasi jangka panjang yang baru membuahkan hasil signifikan dengan munculnya ChatGPT. SK Hynix pernah hampir bangkrut pasca gelembung dot-com, namun diselamatkan oleh akuisisi SK Group pada 2012 yang memungkinkan pendanaan berkelanjutan untuk teknologi HBM. Kini, perusahaan menikmati profitabilitas tinggi, dengan perkiraan laba operasi Q2 yang terus direvisi naik oleh analis. Artikel ini membandingkan kesuksesan infrastruktur AI fisik seperti SK Hynix dengan narasi Crypto AI. Pasar modal memberi premi tinggi pada aset seperti HBM karena pesanan nyata, hambatan fisik (kapasitas terbatas hanya pada 3 produsen), dan profitabilitas yang terukur. Sebaliknya, proyek Crypto AI, meskipmenjanjikan komputasi terdesentralisasi, masih banyak berada di tahap konsep dengan kemajuan terbatas. Laporan dari universitas seperti Cornell (IC3) menyatakan integrasi Crypto dan AI masih sangat awal. Proyek seperti Bittensor (TAO) masih membangun mekanisme intinya, sementara perusahaan penambangan Bitcoin yang berusaha beralih ke AI menghadapi tantangan pendanaan besar. Analis seperti Arthur Hayes berargemen bahwa industri AI telah menyerap likuiditas besar sejak 2022, dan IPO besar seperti OpenAI/Anthropic akan terus menarik modal, bukan mengalirkannya kembali ke crypto. Intinya, keuntungan infrastruktur AI saat ini lebih mudah diraih oleh entitas dengan teknologi, pesanan nyata, dan hambatan pasokan fisik yang kuat. Pasar crypto perlu lebih jelas mendefinisikan perannya dalam rantai nilai AI ini.

marsbit53m yang lalu

Sebuah Perusahaan yang Hampir Bangkrut, Baru Saja Nilai Pasarnya Melebihi Bitcoin

marsbit53m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片