大摩:美联储结束 QT ≠ 重启 QE,财政部的发债策略才是关键

深潮Dipublikasikan tanggal 2025-11-10Terakhir diperbarui pada 2025-11-11

大摩认为,美联储结束量化紧缩并非重启量化宽松。

撰文:龙玥

来源:华尔街见闻

美联储结束量化紧缩(QT)的决定引发了市场关于其政策转向的广泛讨论,但投资者或许不应将此举简单等同于新一轮宽松周期的开启。

据摩根士丹利报告,美联储在最近一次会议上宣布,将于 12 月 1 日结束量化紧缩。这一行动比该行此前预期的早了约六个月。然而,其核心机制并非市场期待的「大放水」。

具体而言,美联储将停止缩减其国债持有量,但会继续让每月约 150 亿美元的抵押贷款支持证券(MBS)到期并流出资产负债表。与此同时,美联储将购买等量的短期国债(T-bills)来替代这些 MBS。

这一操作的本质是资产互换,而非新增储备。摩根士丹利首席全球经济学家 Seth B Carpenter 在报告中强调,这一操作的核心是改变资产负债表的「构成」,而非扩大其「规模」。通过向市场释放 MBS 所附带的久期和凸性风险,同时购入短债,美联储并未实质性地放松金融条件。

结束 QT 不等于重启 QE

市场需要明确区分此次操作与量化宽松(QE)的根本不同。QE 旨在通过大规模购买资产向金融体系注入流动性,从而压低长期利率并放松金融环境。而当前美联储的计划,仅仅是在其资产组合内部进行调整。

报告指出,美联储用短期国债置换到期的 MBS,是一次与市场的「证券互换」,并不会增加银行体系的准备金。因此,将其解读为重启 QE 是一种误解。

摩根士丹利认为,尽管美联储提前结束 QT 的决定吸引了市场的高度关注,但其直接影响可能有限。以国债为例,提前六个月停止每月 50 亿美元的缩减,累计差异仅为 300 亿美元,这在美联储庞大的投资组合和整个市场中规模甚微。

未来扩表也非「放水」:仅为对冲现金需求

那么,美联储的资产负债表何时会再次扩张?报告认为,除了发生严重衰退或金融市场危机等极端情况,下一次扩表将是出于一个「技术性」原因:对冲实体货币(现金)的增长。

当银行需要为其 ATM 机补充现金时,美联储会提供 纸币,并相应地扣减该银行在美联储的准备金账户。因此,流通中现金的增长会自然消耗银行准备金。摩根士丹利预测,在未来一年,为了维持准备金水平的稳定,美联储将开始购买国债。届时,美联储的购债规模将在每月 150 亿美元(用于替换 MBS)的基础上,再增加 100 亿至 150 亿美元,以匹配现金增长带来的准备金流失。

报告强调,这种购债行为的目的仅仅是「防止准备金下降」,而不是「增加准备金」,因此不应被市场过度解读为货币宽松信号。

真正关键:财政部的发债策略

摩根士丹利认为,对于资产市场而言,真正的焦点应该从美联储转向美国财政部。

报告分析,财政部才是决定市场需要吸收多少久期风险的关键角色。美联储缩减的国债,最终通过财政部的新债发行回到了市场。而财政部近期的策略一直倾向于增加短期债券的发行。美联储购买短期国债的举动,可能会为财政部进一步增加短债发行提供便利,但这完全取决于财政部的最终决定。

Bacaan Terkait

Menurunkan Ekspektasi untuk Bull Market Bitcoin Berikutnya

Artikel ini membahas penurunan ekspektasi penulis terhadap potensi kenaikan harga Bitcoin (BTC) pada siklus bull market berikutnya. Penulis, Alex Xu, yang sebelumnya memegang BTC sebagai aset terbesarnya, telah mengurangi porsi BTC dari full menjadi sekitar 30% pada kisaran harga $100.000-$120.000, dan kembali mengurangi di level $78.000-$79.000. Alasan utama penurunan ekspektasi ini adalah: 1. **Energi Penggerak yang Melemah:** Narasi adopsi BTC yang mendorong kenaikan signifikan di siklus sebelumnya (dari aset niche hingga institusi besar via ETF) sulit terulang. Langkah berikutnya, seperti masuknya BTC ke dalam cadangan bank sentral negara maju, dianggap sangat sulit tercapai dalam 2-3 tahun ke depan. 2. **Biaya Peluang Pribadi:** Penulis menemukan peluang investasi yang lebih menarik di perusahaan-perusahaan lain. 3. **Dampak Resesi Industri Kripto:** Menyusutnya industri kripto secara keseluruhan (banyak model bisnis seperti SocialFi dan GameFi terbukti gagal) dapat memperlambat pertumbuhan basis pemegang BTC. 4. **Biaya Pendanaan Pembeli Utama:** Perusahaan pembeli BTC terbesar, Stratis, menghadapi kenaikan biaya pendanaan yang memberatkan, yang dapat mengurangi kecepatan pembeliannya dan memberi tekanan jual. 5. **Pesaing Baru untuk "Emas Digital":** Hadirnya "tokenized gold" (emas yang ditokenisasi) menawarkan keunggulan yang mirip dengan BTC (seperti dapat dibagi dan dipindahkan) sehingga menjadi pesaing serius. 6. **Masalah Anggaran Keamanan:** Imbalan miner yang terus berkurang pasca halving menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan jaringan, sementara upaya mencari sumber fee baru seperti ordinals dan L2 dinilai gagal. Penulis menyatakan tetap memegang BTC sebagai aset besar dan terbuka untuk membeli kembali jika alasannya tidak lagi relevan atau muncul faktor positif baru, meski siap menerima jika harganya sudah terlalu tinggi untuk dibeli kembali.

marsbit04/27 02:47

Menurunkan Ekspektasi untuk Bull Market Bitcoin Berikutnya

marsbit04/27 02:47

Trading

Spot
Futures
活动图片