Chinese National At Center Of Historic $6.7B Crypto Bust Pleads Guilty

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2025-10-01Terakhir diperbarui pada 2025-10-01

Abstrak

A Chinese national, "Zhimin Qian" (also known as "Yadi Zhang"), has pleaded guilty in London to offences linked to what...

Trusted Editorial content, reviewed by leading industry experts and seasoned editors. Ad Disclosure

A Chinese national, “Zhimin Qian” (also known as “Yadi Zhang”), has pleaded guilty in London to offences linked to what authorities call one of the largest cryptocurrency seizures on record.

According to court records, she admitted two counts under the Proceeds of Crime Act for acquiring and possessing criminal property in the form of bitcoin at Southwark Crown Court.

Huge Seizure Found In A Hampstead Property

Based on reports, police found devices holding about 61,000 BTC during a 2018 search of a hampstead home, a haul now valued at roughly £5 billion (about $6.7 billion).

That cache has been described by investigators as one of the biggest single crypto seizures ever.

Investigators say the case traces back to an investment scheme run in China between 2014 and 2017. Reports have disclosed that more than 128,000 people were cheated out of money that was later converted into bitcoin.

Qian is accused of moving those proceeds into crypto and then trying to hide them overseas.

Company Claims And Alleged Promises

According to court filings and reporting, Qian ran a company called Tianjin Lantian Gerui Electronic Technology, which promised very high returns — figures as large as 300% were used in promotional material — and claimed involvement in mining and other crypto activities. Authorities say investors’ cash was routed into exchanges and swapped for bitcoin.

Total crypto market cap currently at $3.83 trillion. Chart: TradingView

Charges And Legal Steps Underway

The Metropolitan Police say Qian was charged after a long, cross-border probe and has been remanded in custody ahead of sentencing and further recovery hearings.

Civil recovery steps are also under way to try to return assets to victims. The police listed offences of acquiring and possessing criminal property in their statement about the case.

Assistant Convicted And Overseas Links

Reports note that an associate, “Jian Wen”, was earlier convicted in relation to parts of the scheme and received a prison term of almost seven years for laundering some of the proceeds.

Authorities also say properties tied to the investigation were seized abroad, including in Dubai, as investigators followed funds around the world.

What Comes Next

Sentencing dates have not yet been set and Qian remains in custody. Court testimony and evidence presented in London are expected to include material from overseas agencies and witnesses, with victims in China due to give accounts remotely.

The case is likely to be used as an example of how law enforcement can track and seize large crypto holdings across borders.

Featured image from Pexels, chart from TradingView

Editorial Process for bitcoinist is centered on delivering thoroughly researched, accurate, and unbiased content. We uphold strict sourcing standards, and each page undergoes diligent review by our team of top technology experts and seasoned editors. This process ensures the integrity, relevance, and value of our content for our readers.

Christian, a journalist and editor with leadership roles in Philippine and Canadian media, is fueled by his love for writing and cryptocurrency. Off-screen, he's a cook and cinephile who's constantly intrigued by the size of the universe.

Bacaan Terkait

Hoskinson Membantah Rumor Keluar dari Cardano: 'Saya Tidak Meninggalkan'

Pendiri Cardano Charles Hoskinson membantah rumor yang menyatakan ia akan meninggalkan ekosistem Cardano. Dalam siaran langsung pada 4 Juni, ia menjelaskan bahwa dirinya hanya mengurangi komunikasi publik, bukan mengundurkan diri. Pernyataan ini muncul setelah postingannya di X tentang "istirahat sejenak" memicu kekhawatiran komunitas. Hoskinson menyoroti lingkungan media sosial yang sangat beracun, terutama di X, di mana sekitar 30% balasan terhadap cuitannya bersifat permusuhan dan kasar. Ia mengakui platform tersebut masih penting untuk informasi crypto, namun dampak psikologisnya terlalu besar. Ia menegaskan bahwa fokusnya tetap pada pengembangan teknologi seperti RealFi, Bitcoin yang dapat diprogram, dan Midnight, bukan pada kenaikan harga ADA. Ia menggambarkan "dua sisi Cardano": kemajuan teknis dan penelitian yang signifikan sejak 2021, versus kinerja harga yang dianggap gagal oleh banyak pihak. Kesenjangan ini menciptakan disonansi kognitif. Hoskinson menyerukan perlunya roadmap baru, meninggalkan X sebagai forum utama, serta mereformasi insentif dan budaya manajemen, termasuk mengkritik struktur Yayasan Cardano. Hoskinson menyatakan akan mengambil jeda dari video publik, wawancara, dan media sosial sambil tetap mengerjakan Midnight. Ia berencana kembali dengan proposal untuk masa depan Cardano, dengan syarat mendapat perlakuan yang hormat. Pada saat berita, ADA diperdagangkan pada $0.1589.

bitcoinist3j yang lalu

Hoskinson Membantah Rumor Keluar dari Cardano: 'Saya Tidak Meninggalkan'

bitcoinist3j yang lalu

Anthropic Meluncurkan IPO: Keajaiban Bisnis atau Gelembung Valuasi?

Anthropic, perusahaan AI terkemuka, secara diam-diam telah mengajukan aplikasi IPO dengan target listing pada Oktober mendatang. Perusahaan ini baru saja menyelesaikan putaran pendanaan H dengan valuasi $965 miliar, dan diperkirakan akan mencapai $1-2 triliun saat IPO, menjadikannya perusahaan dengan valuasi pra-IPO tertinggi di dunia. Banyak yang mempertanyakan apakah hal ini merupakan gelembung, mirip dengan gelembung dot-com tahun 2000. Namun, terdapat perbedaan mendasar. Tidak seperti perusahaan internet masa lalu yang hanya bergantung pada visi, Anthropic memiliki landasan bisnis yang kuat: pendapatan tahunannya melonjak dari $1 miliar (awal 2025) menjadi $47 miliar (Mei 2026), dengan target $100 miliar di akhir tahun. Perusahaan ini bahkan telah mencetak laba operasional positif. Dengan sekitar 3000 karyawan, produktivitas per karyawannya melebihi $1 juta. Kliennya termasuk 8 dari 10 perusahaan teratas Fortune, dan lebih dari 1000 perusahaan besar menghabiskan lebih dari $1 juta per tahun untuk layanan Claude. Valuasinya didukung oleh model bisnis SaaS dengan pendapatan berlangganan yang stabil dan tingkat retensi tinggi, sehingga dinilai dengan kelipatan Price-to-Sales yang wajar. Fenomena ini mencerminkan pergeseran ekonomi dari ekonomi berbasis karbon (manusia) menuju ekonomi hibrida berbasis karbon dan silikon (kecerdasan buatan dan komputasi), di mana investasi dalam kemampuan AI dan daya komputasi menjadi pengungkit utama daya saing perusahaan.

链捕手5j yang lalu

Anthropic Meluncurkan IPO: Keajaiban Bisnis atau Gelembung Valuasi?

链捕手5j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片