4天狂飙60亿美元,Plasma引爆DEFI抢钱大战

比推Dipublikasikan tanggal 2025-09-29Terakhir diperbarui pada 2025-09-29

BitfinexTether支持的稳定币公链 Plasma 正在以惊人速度席卷整个DeFi市场。

defillama数据显示,自9月25日主网上线以来,Plasma的总锁仓量(TVL)已近60亿美元,四天平均每日增长约合15亿美元,在短短数日内跃升为第六大稳定币区块链,仅次于TRON。

image.png

Bitfinex 与 Tether 联手打造的“稳定币公链”

Plasma 是由 Bitfinex 团队主导、Tether(USDT)生态支持 的全新“稳定币驱动型公链”。其目标是构建一个以 稳定币为核心资产 的DeFi网络,让用户能够在低波动环境中获得可观收益。

不同于以太坊或Solana那样追求高性能通用性,Plasma的定位更接近一个“金融操作系统”,主要围绕稳定币的存贷、收益、以及跨协议流动性管理展开。
核心设计理念包括:

  • 稳定币原生资产层:原生支持USDT和PlasmaUSD(pUSD)等稳定币;

  • 收益聚合机制:自动将用户存款分配至Aave、Veda等DeFi协议,实现高收益整合;

  • 激励代币 XPL:作为生态治理与收益分配核心,驱动整个网络流动性增长。

据知情人士透露,Plasma的开发团队部分来自Bitfinex和Tether内部,技术栈与Bitfinex自有Layer2网络有深度关联。
业内普遍将其视为 Tether正式进军DeFi的战略性布局。

仅上线首日(9月25日),Plasma的TVL便达到 23.2亿美元,并在接下来的三天内保持每天超过10亿美元的增幅。截至9月29日,Plasma的TVL(55.44亿美元)已逼近Tron(61.1亿美元),超越Base、Optimism、Avalanche等老牌公链,成为新一代DeFi资金中心。

Aave成最大赢家:Plasma贡献近一半非ETH锁仓量

Plasma主打产品——储蓄金库(Savings Vault)上线不到24小时就吸引了 27亿美元存款。该金库由Aave与Veda共同支持,用户存入USDT后可自动获得来自三方(Plasma、Aave、Veda)的收益。

DeFi借贷巨头 Aave 作为 Plasma生态的首批合作协议,是此次爆发的最大受益者。

Blockworks数据显示,目前,Aave在Plasma网络上的锁仓量高达 45.4亿美元,占其所有非以太坊部署的 46.5%

image.png

换言之,Plasma单链的Aave资金量,相当于 ArbitrumBaseLineaAvalanche的总和
Aave创始人 Stani Kulechov 也在X平台发文称:

“Plasma 是Aave流动性飞轮的最佳范例(Plasma is a prime example of how Aave works as a flywheel for liquidity)。”

未来,Plasma还将推出 “基差交易金库”(Basis-Trade Vault),通过无风险的永续合约套利(delta-neutral strategy),让用户获得来自资金费率的额外收益。

激进的XPL激励机制:高收益吸引海量稳定币流入

Plasma的快速增长离不开其极具攻击性的激励机制
目前生态内主要收益渠道包括:

  • PlasmaUSD储蓄金库:约19.7%年化收益率(APY)

  • Aave USDT0 借贷池:约6.3% APY

  • Fluid fUSDT0 金库:约12% APY

  • 中小仓位奖励:部分年化收益超过20%

image.png

据估算,Plasma当前的激励发放规模约为 每日280万美元,资金主要来自初期代币分发与合作协议激励池。

这一套“高收益 → 稳定币流入 → Aave再放大收益 → 持续发放奖励”的飞轮机制,使得资金呈指数级流入。
不过,业内人士也指出,持续高额补贴的可持续性 将成为Plasma能否稳固生态的关键考验。

稳定币生态共振

B的崛起不仅推动了DeFi的增长,也为稳定币之王USDT注入新动力。
截至目前,USDT流通量已达1830亿美元,市占率高达69%,创历史新高。
Tether 也计划通过Plasma及即将推出的两条稳定币专属链——Stable 与 Tempo,进一步扩大稳定币在链上金融中的主导地位。


Twitter:https://twitter.com/BitpushNewsCN

比推 TG 交流群:https://t.me/BitPushCommunity

比推 TG 订阅: https://t.me/bitpush

说明: 比推所有文章只代表作者观点,不构成投资建议

Bacaan Terkait

Orang-Orang yang Paling Percaya pada AGI, Mengapa Gila-Gilaan Membeli Opsi Put Nvidia?

Leopold Aschenbrenner, pendiri Situational Awareness LP dan mantan anggota tim Superalignment OpenAI, terkenal karena pandangannya yang sangat bullish pada AGI dan investasi di infrastruktur AI. Namun, laporan 13F terbaru yang mengungkapkan posisi put option besar-besarnya terhadap saham-saham inti AI seperti Nvidia (NVDA) dan ETF semikonduktor (SMH) mengejutkan pasar. Analisis menunjukkan tindakan ini bukanlah sinyal bearish terhadap AI, melainkan strategi lindung nilai (hedging) yang matang. Dengan portofolio yang penuh aset berbeta tinggi terkait infrastruktur AI (seperti Bloom Energy, CoreWeave, Core Scientific), Leopold mengantisipasi volatilitas jangka pendek akibat tekanan makro seperti inflasi dan suku bunga tinggi. Put option berfungsi sebagai "asuransi" untuk melindungi portofolio intinya dari koreksi pasar sistematis. Posisi long utamanya tetap pada perusahaan-perusahaan yang diyakini akan menangkap aliran pengeluaran modal AI, khususnya di bidang listrik, pusat data, penyimpanan, dan perangkat keras. Ia mengurangi atau menutup posisi di beberapa saham yang telah mengalami kenaikan signifikan (seperti Lumentum) untuk mengelola risiko. Kesimpulannya, laporan ini menandai pergeseran dalam perdagangan AI: dari narasi murni ke fokus pada realisasi pendapatan, dari serangan satu arah ke strategi ofensif dengan pertahanan. Leopold tetap percaya pada tema infrastruktur AI jangka panjang, tetapi sekarang lebih berhati-hati dalam mengelola volatilitas di sepanjang jalan.

marsbit10m yang lalu

Orang-Orang yang Paling Percaya pada AGI, Mengapa Gila-Gilaan Membeli Opsi Put Nvidia?

marsbit10m yang lalu

Trump Dorong Aset Digital Masuk Sistem Perbankan AS

Pada hari Selasa, Presiden AS Donald Trump mengeluarkan perintah eksekutif yang memerintahkan pemerintah federal untuk merevisi kerangka regulasinya guna mengintegrasikan "aset digital dan teknologi inovatif ke dalam layanan keuangan tradisional dan sistem pembayaran." Perintah tersebut menetapkan kebijakan AS untuk menyederhanakan proses regulasi, mengurangi hambatan yang tidak perlu, dan mendorong kolaborasi antara perusahaan fintech, lembaga keuangan yang diatur federal, dan regulator keuangan federal. Perintah itu merekomendasikan integrasi layanan teknologi keuangan ke dalam infrastruktur pembayaran dan perbankan yang sudah ada. Dalam tiga bulan ke depan, para kepala regulator keuangan harus mengevaluasi undang-undang saat ini dan mengidentifikasi peraturan yang menghambat perusahaan fintech untuk bermitra dengan bank. Setelah evaluasi, regulator ditugaskan untuk mengambil tindakan dalam enam bulan untuk mendorong inovasi, termasuk meminta Dewan Gubernur Federal Reserve untuk memeriksa sistem penyediaan akun pembayaran untuk perusahaan keuangan non-bank. Evaluasi ini juga menanyakan apakah 12 bank Federal Reserve memiliki wewenang untuk menerbitkan akun pembayaran secara independen. Ketentuan ini dapat menguntungkan lembaga penyimpanan khusus seperti di Wyoming, yang telah mendapatkan akses terbatas ke akun master Federal Reserve. Federal Reserve sedang mengerjakan akun master "ringkas" yang lebih formal setelah mengumumkan rencana akses serupa pada Desember lalu.

TheNewsCrypto24m yang lalu

Trump Dorong Aset Digital Masuk Sistem Perbankan AS

TheNewsCrypto24m yang lalu

AI Menyelamatkan Sejumlah Investor Energi Baru

Saat pasar saham berfluktuasi, sektor pembangkit listrik justru meledak, dengan saham seperti Beijing Energy Power mencapai lima pembatasan kenaikan berturut-turut. Gelombang IPO perusahaan energi terbarukan, seperti Sige New Energy, juga muncul dengan keuntungan besar bagi investor awal, ada yang mencapai lebih dari 600 kali lipat. Momen pembalikan ini bagi investor energi terbarukan yang telah lama tertahan dipicu oleh perubahan logika mendasar sektor: dari siklus industri tradisional menjadi aset infrastruktur inti di era AI. Dua tahun lalu, sektor ini mengalami masa sulit dengan valuasi terpotong dan pendanaan yang mandek. Namun, segalanya berubah pada 2026. Dengan proyek infrastruktur komputasi dan jaringan listrik baru yang masuk tahap persetujuan, serta regulasi baru yang mewajibkan pusat data besar memiliki pasokan listrik hijau dan fasilitas penyimpanan energi, listrik hijau dan penyimpanan energi kini dipandang sebagai aset dengan kepastian tinggi. Kebijakan nasional seperti "Rencana Aksi untuk Mendorong Pemberdayaan Timbal Balik Kecerdasan Buatan dan Energi" menegaskan strategi "koordinasi komputasi-listrik". Narasi baru pun muncul: "tenaga komputasi adalah tenaga listrik, listrik hijau adalah aset". Perubahan logika ini langsung terlihat di data pendanaan. Valuasi proyek-proyek terkemuka, seperti China Resources New Energy, telah pulih sekitar 62%. Pendanaan besar mengalir ke aset-aset yang terkait dengan "fondasi komputasi", seperti manajemen jaringan listrik dan solusi penyimpanan energi. Laporan Morgan Stanley memprediksi kekurangan daya 55GW untuk pusat data yang didorong AI pada 2026, setara dengan 27 reaktor nuklir besar, yang membuka ruang investasi besar untuk pembangkit listrik, peningkatan jaringan, dan penyimpanan energi. Bagi investor yang bertahan di masa sulit, ini adalah musim panen. Sektor seperti penyimpanan energi, yang harganya pernah jatuh ke titik terendah, kini menjadi infrastruktur inti. Peluang investasi prioritas meliputi pendinginan cair, integrasi penyimpanan energi skala besar, pembangkit listrik virtual, dan jaringan distribusi tegangan ultra-tinggi. Raksasa private equity seperti KKR telah menuai hasil dengan fokus pada aset infrastruktur energi dasar AI, menunjukkan bahwa pertarungan pembalikan investor energi terbarukan mungkin baru dimulai.

marsbit41m yang lalu

AI Menyelamatkan Sejumlah Investor Energi Baru

marsbit41m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片