8月观察:趋势尚在,但高位波动与成交量同步放大需格外谨慎

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2024-08-26Terakhir diperbarui pada 2024-08-26

Abstrak

此处切忌被价格的大幅波动而折损心态与净值,做好下一阶段行情的准备工作是更好的选择。

加密市场二级基金 Metrics Ventures 8 月市场观察导读

1/  如笔者在 7 月月报中提到的,流动性没有明显拐点的情况下,宏观上的变化主导了场内的情绪,从降息、衰退到日元流动性收缩,引发了波动性的极速扩大。

2/  截至本月报撰写之日,市场形成了较为强势的反弹,但既定事实是在相对高位上全球美元体系风险资产普遍出现了极大的成交量和波动性,意味着筹码已然在逐步换手,后续的走势必须付诸最高的谨慎心态细细观察。

3/  从大势来看,比特币等主流币种放量回踩了年线后极速反抽,大势尚在,但以太坊走势如我们预料明显弱于其他,已然跌破上升趋势,后续仍需谨慎,但此位置无需过于看空汇率。

市场总体行情与市场走势的盘点和点评

数月的低波动行情后, 8 月初的市场给参与者始料未及的突然袭击。从 7 月初周末不再明显缩量开始,市场的波动性明显加大,这次更是在周六日便形成了带量的下跌,情绪的宣泄如水银泻地,美股市场的 VIX 飙升至 2020 年 3 月同期水平,风险资产波动率同步放大,BTC 形成了本轮周期来最大的单日成交。

这里我们主要注意到的现象是:

①随着 ETH 的汇率对再次来到下降通道下轨,大量山寨币回到了年内新低甚至是历史新低,但在市场对于山寨的情绪过于一致的悲观下,已有部分调整时间超 3 个月的山寨开始出现筑底现象、

②市场在周末的成交量再次回归,意味着波动率的收敛或许再次启动,我们可能在此处继续见证 BTC 为代表的大市值代币在扩散通道内的无序波动,但流动性不足的大背景下,上下的行情演绎将更加顺滑,分歧次数也会变少。

③市场已经超过 3 个月没有任何赚钱效应,链上的 GAS 也每日新低,我们正处于情绪、资金、热点的三重冰点,已然进入热身好时机。

整体来看,我们观测到了乐观的信号,但最重要的事情仍然是 BTC 在此处与全球风险资产共同形成的高成交高位换手,这意味着在流动性没有变化的前提下,我们必须保持谨慎的心态,在下一次出现疲软行情态势时做出保守主义的操作,上文提到的乐观信号更多是战术上的乐观主义思考,此处切忌被价格的大幅波动而折损心态与净值,做好下一阶段行情的准备工作是更好的选择。

山寨币板块

山寨币市场走势分化严重,比较混沌。某些强势山寨币行最近走出了反弹筑底,如 saga, sui, tia, sats 等,但是并未形成板块联动效应。有些依然跌破形态创造新低走势,结合场内流动性的缺失,山寨币的交易依然难度很大。建议观望为主,等趋势走出以后再介入。

Bacaan Terkait

Ketika Hyperliquid Merebut Naskah "Pasar Modal Internet" dari Solana

Dalam siklus pasar kripto, Solana, yang pernah unggul dengan narasi "pembunuh Ethereum" dan kinerja ekstrem, kini menghadapi tekanan perlambatan pada 2026, tercermin dari penurunan harga SOL sebesar 73,5% dari puncaknya — yang terbesar di antara aset kripto utama. Visi inti Solana sebagai "Pasar Modal Internet" untuk membawa semua aset dunia ke blockchain juga terancam. Hyperliquid muncul sebagai pesaing tak terduga. Alih-alih menjadi ekosistem umum seperti Solana, Hyperliquid fokus sebagai Layer1 vertikal yang dirancang khusus untuk perdagangan keuangan, terutama kontrak berjalan. Pendekatan ini terbukti lebih efektif menarik likuiditas dan perhatian trader, menunjukkan bahwa "pasar modal internet" mungkin tidak memerlukan ekosistem serba bisa. Masalah internal Solana semakin parah setelah serangan pada protokol Drift di awal April, yang menyebabkan kerugian lebih dari $2 miliar dan merusak kepercayaan. Untuk mengisi kekosongan strategis di pasar derivatif, pendiri Solana, Anatoly Yakovenko, secara agresif mendorong Phoenix sebagai protokol kontrak berjalan baru. Namun, meski popularitasnya melonjak, volume perdagangan Phoenix masih sangat jauh di belakang platform besar. Solana dan pendukungnya juga melancarkan serangan opini terhadap Hyperliquid, menyoroti sentralisasi relatifnya dengan 24 validator dan kode node tertutup. Namun, kritik ini dianggap ironis mengingat Solana sendiri mengalami penurunan decentralisasi. Selain itu, dukungan terang-terangan dari yayasan terhadap Phoenix memicu ketidakpuasan di antara pengembang protokol lain di ekosistem Solana, yang merasa diperlakukan tidak adil. Intinya, pasar kripto lebih mementingkan kedalaman, likuiditas, dan keamanan daripada narasi besar. Kebangkitan Hyperliquid merupakan tantangan serius bagi narasi "blockchain umum" Solana. Jika Solana gagal merebut kembali posisinya di pasar derivatif pada paruh kedua 2026, ia mungkin tetap menjadi "taman meme" yang sukses, tetapi impiannya menjadi pusat pasar modal global akan semakin jauh dari kenyataan.

marsbit1j yang lalu

Ketika Hyperliquid Merebut Naskah "Pasar Modal Internet" dari Solana

marsbit1j yang lalu

Saat Hyperliquid Merebut 'Skrip Pasar Modal Internet' dari Solana

Dalam siklus pasar kripto, Solana pernah unggul dengan narasi "pembunuh Ethereum" dan kinerja tinggi. Namun, memasuki 2026, tekanan melambat mulai terasa, tercermin dari penurunan harga SOL sebesar 73,5% dari puncaknya—yang terbesar di antara aset kripto utama. Narasi inti Solana sebagai "pasar modal internet" juga menghadapi tantangan berat. Visinya untuk menjadi jaringan perdagangan global bagi semua aset dunia kini terancam oleh pesaing tak terduga: Hyperliquid. Alih-alih Solana, Hyperliquid justru muncul sebagai penerima manfaat utama dari pergeseran pasar kontrak berlanjut (perpetuals) ke on-chain. Hyperliquid, yang awalnya platform perdagangan kontrak berlanjut, telah berkembang menjadi infrastruktur keuangan terpadu yang fokus pada performa, pencocokan pesanan, dan pengalaman perdagangan—menawarkan alternatif khusus yang mungkin lebih cocok untuk pasar modal daripada blockchain umum seperti Solana. Masalah internal Solana semakin parah setelah serangan pada protokol DeFi-nya, Drift, pada April yang menyebabkan kerugian lebih dari $200 juta dan mengganggu likuiditas inti. Untuk mengisi kekosongan strategis di pasar derivatif, pendiri Solana, Anatoly Yakovenko, secara vokal mendukung protokol perpetual baru, Phoenix, melalui banyak postingan media sosial. Namun, volume perdagangan Phoenix masih jauh di belakang platform utama, dengan kesenjangan lebih dari 20 kali lipat. Solana dan pendukungnya juga melancarkan serangan opini terhadap Hyperliquid, menyoroti sentralisasi relatifnya dengan hanya 24 node validator dan kode tertutup. Namun, kritik ini dianggap ironis mengingat validator Solana sendiri juga berkurang drastis, dan konsentrasi stake meningkat. Dukungan kuat dari yayasan Solana terhadap Phoenix justru menimbulkan ketidakpuasan di internal ekosistem, dengan pengembang lain merasa didiskriminasi. Kenyataan pasar kripto adalah bahwa pengutamaan pengguna adalah likuiditas, kedalaman, dan keamanan—bukan narasi besar. Kebangkitan Hyperliquid menunjukkan bahwa inti pasar modal on-chain mungkin adalah mesin pencocokan yang sempurna, bukan ekosistem yang luas. Jika Solana tidak dapat merebut kembali kepemimpinan di bidang derivatif pada paruh kedua 2026, ia mungkin tetap menjadi "taman Meme" yang sukses, tetapi impiannya sebagai pasar modal global akan semakin jauh.

链捕手1j yang lalu

Saat Hyperliquid Merebut 'Skrip Pasar Modal Internet' dari Solana

链捕手1j yang lalu

Samsung Bertaruh pada HBM Seluler: AI Bergerak dari Awan ke Telapak Tangan, Peluang Investasi Semikonduktor Baru?

2026 semester pertama, pasar AI global terus memanas. Permintaan memori performa tinggi untuk pusat data melonjak pesat, mendorong kenaikan harga chip memori. Samsung Electronics mencatatkan laba operasi kuartal pertama sebesar 57,2 triliun won, melonjak lebih dari 750% dan mencapai rekor tertinggi. HBM4 sudah mulai diproduksi massal, dengan pendapatan HBM pada 2026 diperkirakan tumbuh lebih dari tiga kali lipat. Samsung kini secara aktif memperluas teknologi High Bandwidth Memory (HBM) kelas server ke perangkat mobile seperti ponsel dan tablet. Tujuannya adalah memungkinkan AI yang kuat berjalan secara lokal di perangkat pengguna biasa, menawarkan kecepatan lebih tinggi, privasi lebih baik, dan pengalaman yang lebih mulus untuk fungsi seperti penerjemah real-time atau pengeditan video. Langkah ini berpotensi mengubah Samsung dari perusahaan siklus memori menjadi perusahaan dengan pertumbuhan stabil didorong AI. Keunggulan integrasi vertikal Samsung—mulai dari memori, chip Exynos, hingga perangkat Galaxy—memberikan senjata strategis untuk bersaing dengan Apple dan Qualcomm. Proyek ini juga diharapkan mendorong pertumbuhan di seluruh rantai pasokan, termasuk material enkapsulasi lanjutan, teknologi pendinginan, dan baterai. Namun, tantangan tetap ada. Produksi massal HBM mobile kemungkinan baru dimulai setelah 2027, dengan biaya tinggi di awal dan kemungkinan hanya tersedia untuk model flagship. Investor perlu memperhatikan siklus industri dan jadwal produksi. Secara jangka panjang, langkah Samsung ini mencerminkan pergeseran industri menuju komputasi AI terdistribusi (cloud + edge) dan bisa membuka peluang investasi baru di sektor semikonduktor.

marsbit1j yang lalu

Samsung Bertaruh pada HBM Seluler: AI Bergerak dari Awan ke Telapak Tangan, Peluang Investasi Semikonduktor Baru?

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片