网络效应与代币经济:Web3 项目增长的双引擎

深潮Dipublikasikan tanggal 2024-08-19Terakhir diperbarui pada 2024-08-19

在 Web3 中,应用程序是可组合且不可变,这在规模上创造了比 Web2 更大的网络效应。

作者:chandan

编译:深潮TechFlow

大多数成功的互联网时代公司都依赖于网络效应,即随着用户数量的增加,产品的价值也会提升。

如今,许多领先的公司和初创企业都受益于网络效应,例如:

  • 电子商务:eBay、Etsy、亚马逊、阿里巴巴

  • 共享出行:Uber、Lyft

  • 社交媒体:Facebook、Twitter、Instagram、YouTube

在 Web3 领域,网络效应和幂律的作用更加显著,这得益于可组合性、开源标准和代币的存在。我们已经在 Web3 的多个领域看到了网络效应的体现,具体如下:

区块链层

在区块链层面,Ethereum(以太坊)、Tron(波场)和 Solana(索拉纳)占据了超过 70% 的总锁仓价值(TVL)市场份额。

按市场价格计算,Bitcoin(比特币)、Ethereum(以太坊)和 Solana(索拉纳)占据了 76% 的市场份额。

在以太坊的 Layer 2 生态中,Arbitrum One、Base 和 OP Mainnet 占据了超过 75% 的市场份额。

应用层

在流动质押市场中,Lido 的市场份额超过 62%。

在去中心化交易所(DEX)领域,Uniswap 和 Raydium 的市场份额超过 70%。

在借贷市场,Aave、Justlend 和 Spark 的市场份额超过 60%。

与许多互联网时代的成功公司类似,许多在市场中占主导地位的 Web3 项目也展现出了双边或三边的网络效应,具体如下。

区块链网络效应

对于区块链而言,用户增加 → 开发者增加 → 应用增加 → 用户进一步增加 → 形成飞轮效应。

对于 DEX,用户增加 → 交易量增加 → 流动性提供者(LP)增加 → 滑点减少 → 用户进一步增加 → 形成飞轮效应。

对于借贷市场,用户增加 → 借入/供应资产增加 → 市场稳定性提高 → 供应者和借款者增加 → 形成飞轮效应。

对于流动质押代币(LST),当某个代币的市场份额增加时 → 更多的 DEX、借贷和收益 DeFi 产品开始支持它 → 使 LST 更具可用性 → 吸引新用户 → 增加流动性 → 形成飞轮效应。

在 Web2 中,围绕其他公司的产品或 API 开发产品可能会面临风险,因为主公司可能会关闭 API 访问并内部开发产品。

例如:

  • Twitter 关闭了其 API 访问。

  • Facebook 移除了群组 API 访问。

  • Pebble 输给了 Apple Watch。

  • Clubhouse 输给了 Twitter Spaces。

  • Slack 面临输给 Microsoft Teams 的风险。

而在 Web3 中,应用程序是可组合且不可变的,这使得其他项目可以在其基础上构建,而无需信任原团队。这在规模上创造了比 Web2 更大的网络效应。

代币在创建网络效应中的重要性

在 Web2 中,由于规模经济和广泛的网络效应,用户很难离开系统;然而,在 Web3 中,情况则有所不同:

在 Web3 中,建立竞争优势面临挑战,因为:

  • 用户数据和身份是公开的,这使得构建新产品并“吸血”现有产品变得更加容易。

  • 切换成本较低,导致竞争加剧。

  • 创建替代品(分叉)变得更加容易。

  • 代币使项目能够解决这些问题,以及冷启动和供应问题。

当用户对某个平台产生真正的偏好时,该平台就会变得非常有吸引力。在 Web3 中,这种偏好可能源于拥有该平台的代币,从而增强了用户对平台的归属感和投资感。

随着用户与平台或应用的共同成长,他们的身份与他们所支持的项目紧密相连。这在 Crypto Twitter 上表现得尤为明显,不同生态系统的人们热情地为自己的项目辩护。

建设者和投资者的考虑事项

  • 哪些网络效应是可以防御的?

  • 谁为网络提供价值,谁从网络中获取价值?

  • 哪些用户能够带来强大的网络效应并快速扩大网络?

  • 网络效应是适用于代币还是平台?

  • 网络效应是局部的还是全球的?

  • 应该激励谁,应该向谁收取费用?

结论

网络效应对于任何平台获得竞争优势至关重要。随着重要应用在其上构建,区块链变得不可或缺,从而激励对平台或工具的维护和开发。

Bacaan Terkait

Menurunkan Ekspektasi untuk Bull Market Bitcoin Berikutnya

Artikel ini membahas penurunan ekspektasi penulis terhadap potensi kenaikan harga Bitcoin (BTC) pada siklus bull market berikutnya. Penulis, Alex Xu, yang sebelumnya memegang BTC sebagai aset terbesarnya, telah mengurangi porsi BTC dari full menjadi sekitar 30% pada kisaran harga $100.000-$120.000, dan kembali mengurangi di level $78.000-$79.000. Alasan utama penurunan ekspektasi ini adalah: 1. **Energi Penggerak yang Melemah:** Narasi adopsi BTC yang mendorong kenaikan signifikan di siklus sebelumnya (dari aset niche hingga institusi besar via ETF) sulit terulang. Langkah berikutnya, seperti masuknya BTC ke dalam cadangan bank sentral negara maju, dianggap sangat sulit tercapai dalam 2-3 tahun ke depan. 2. **Biaya Peluang Pribadi:** Penulis menemukan peluang investasi yang lebih menarik di perusahaan-perusahaan lain. 3. **Dampak Resesi Industri Kripto:** Menyusutnya industri kripto secara keseluruhan (banyak model bisnis seperti SocialFi dan GameFi terbukti gagal) dapat memperlambat pertumbuhan basis pemegang BTC. 4. **Biaya Pendanaan Pembeli Utama:** Perusahaan pembeli BTC terbesar, Stratis, menghadapi kenaikan biaya pendanaan yang memberatkan, yang dapat mengurangi kecepatan pembeliannya dan memberi tekanan jual. 5. **Pesaing Baru untuk "Emas Digital":** Hadirnya "tokenized gold" (emas yang ditokenisasi) menawarkan keunggulan yang mirip dengan BTC (seperti dapat dibagi dan dipindahkan) sehingga menjadi pesaing serius. 6. **Masalah Anggaran Keamanan:** Imbalan miner yang terus berkurang pasca halving menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan jaringan, sementara upaya mencari sumber fee baru seperti ordinals dan L2 dinilai gagal. Penulis menyatakan tetap memegang BTC sebagai aset besar dan terbuka untuk membeli kembali jika alasannya tidak lagi relevan atau muncul faktor positif baru, meski siap menerima jika harganya sudah terlalu tinggi untuk dibeli kembali.

marsbit04/27 02:47

Menurunkan Ekspektasi untuk Bull Market Bitcoin Berikutnya

marsbit04/27 02:47

Trading

Spot
Futures
活动图片