区块链跨链技术:打破互操作性限制 推动价值互联网发展

币界网Dipublikasikan tanggal 2024-08-19Terakhir diperbarui pada 2024-08-19

币界网报道:

在区块链技术面临的诸多挑战中,区块链之间的互操作性问题极大程度地限制了其应用空间。无论是公有链还是联盟链,跨链技术都是实现价值互联网的关键,是区块链向外拓展和连接的重要桥梁。目前,主流的跨链技术包括公证人机制(Notary Schemes)、侧链/中继链(Sidechains/Relays)、哈希锁定(Hash-locking)以及多方安全计算(MPC)。

主流跨链技术

1、公证人机制(Notary Schemes)

公证人机制引入一方或多方可信实体作为信用背书,技术上可实现且较为简单。在这种机制中,公证人负责监听链上的事件,并对另一条链采取相应操作。公证人机制包括单签名、多签名和分布式签名三种实现方式。

单签名公证人机制:由单一指定的独立节点或机构担任,承担数据收集、交易确认和验证任务。尽管处理速度快,但安全性较为薄弱。

多签名公证人机制:由多位公证人共同签名完成跨链交易,提高了安全性,适用于需要多重签名支持的区块链。

9l6DdTl3OffxtzQc52QNCFT0cmh49z2IHhvohHwY.png 

分布式签名公证人机制:采用多方计算(MPC)思想,多个公证人持有密钥碎片,共同签名后拼凑出完整密钥,更加去中心化,安全性也更高。

 u4I6SjlGGklun2dC84p4o4X95ovtYUcHxrt26Jtc.png

2、侧链/中继链(Sidechains/Relays)

侧链技术通过双向锚定,实现主链和侧链之间的资产流通,增强主链的性能。主链上的资产可以通过SPV模式(简单支付验证)等方式在侧链中释放,实现资产的双向流通。BlockStream的Liquid项目和BTCRelay都是典型的侧链应用,侧链技术相对哈希锁定而言,能够提供更多的跨链交互场景。

3、哈希锁定(Hash-locking)

哈希锁定技术用于区块链网络之间的资产交换,确保资产转移要么全部完成,要么全部未完成。其底层技术包括哈希时间锁定合约,通过设置超时机制,确保交易的安全性和完整性。该技术被广泛应用于闪电网络,极大提升了交易速度和安全性。

4、多方安全计算(MPC)

多方安全计算通过分布式节点控制区块链系统中的私钥,将数字资产的使用权和所有权分离,实现不同区块链系统间的资产流通和价值转移。MPC方案保障了跨链交易的安全性和隐私性,推动了区块链技术的进一步发展。

跨链技术推动价值互联网发展

当下的我们进入了一个以人工智能、区块链和大数据等为代表的数字化社会,各种新模式、新业态层出不穷。随着区块链应用深化,支付结算、物流追溯、医疗病历、身份验证等领域的企业或行业,都将建立各自区块链系统。

DDO认为,未来这些众多的区块链系统间的跨链协作与互通是一个必然趋势。可以说,跨链技术是区块链实现价值互联网的关键,互联互通将成为越来越重要的议题。

未来,区块链的标准,将从用户的角度出发、以业务为导向,从智能合约、共识机制、私钥安全、权限管理等维度,规范区块链的技术和治理,增强区块链的可信程度,给区块链的信任增加砝码。DDO也将继续创新研发,助力推动价值互联网的实现。

Bacaan Terkait

Menurunkan Ekspektasi untuk Bull Market Bitcoin Berikutnya

Artikel ini membahas penurunan ekspektasi penulis terhadap potensi kenaikan harga Bitcoin (BTC) pada siklus bull market berikutnya. Penulis, Alex Xu, yang sebelumnya memegang BTC sebagai aset terbesarnya, telah mengurangi porsi BTC dari full menjadi sekitar 30% pada kisaran harga $100.000-$120.000, dan kembali mengurangi di level $78.000-$79.000. Alasan utama penurunan ekspektasi ini adalah: 1. **Energi Penggerak yang Melemah:** Narasi adopsi BTC yang mendorong kenaikan signifikan di siklus sebelumnya (dari aset niche hingga institusi besar via ETF) sulit terulang. Langkah berikutnya, seperti masuknya BTC ke dalam cadangan bank sentral negara maju, dianggap sangat sulit tercapai dalam 2-3 tahun ke depan. 2. **Biaya Peluang Pribadi:** Penulis menemukan peluang investasi yang lebih menarik di perusahaan-perusahaan lain. 3. **Dampak Resesi Industri Kripto:** Menyusutnya industri kripto secara keseluruhan (banyak model bisnis seperti SocialFi dan GameFi terbukti gagal) dapat memperlambat pertumbuhan basis pemegang BTC. 4. **Biaya Pendanaan Pembeli Utama:** Perusahaan pembeli BTC terbesar, Stratis, menghadapi kenaikan biaya pendanaan yang memberatkan, yang dapat mengurangi kecepatan pembeliannya dan memberi tekanan jual. 5. **Pesaing Baru untuk "Emas Digital":** Hadirnya "tokenized gold" (emas yang ditokenisasi) menawarkan keunggulan yang mirip dengan BTC (seperti dapat dibagi dan dipindahkan) sehingga menjadi pesaing serius. 6. **Masalah Anggaran Keamanan:** Imbalan miner yang terus berkurang pasca halving menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan jaringan, sementara upaya mencari sumber fee baru seperti ordinals dan L2 dinilai gagal. Penulis menyatakan tetap memegang BTC sebagai aset besar dan terbuka untuk membeli kembali jika alasannya tidak lagi relevan atau muncul faktor positif baru, meski siap menerima jika harganya sudah terlalu tinggi untuk dibeli kembali.

marsbit04/27 02:47

Menurunkan Ekspektasi untuk Bull Market Bitcoin Berikutnya

marsbit04/27 02:47

Trading

Spot
Futures
活动图片