一览5个本周挖矿收益好去处

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2024-08-13Terakhir diperbarui pada 2024-08-13

Abstrak

分别是:Jupiter、Merkl、Dolomite、Brahma、Kamino。

原文作者:HANGRY

原文编译:深潮 TechFlow

注:本文内容仅代表原作者观点,还请 DYOR。

早上好,各位撸毛朋友!

有人可能会说,三位数的年化收益率时代已经结束,但他们只是不知道该去哪里寻找。

以下是我们本周推荐的卑微农场。

一览5个本周挖矿收益好去处

1. Jupiter

我们本周的第一个撸毛机会是 Jupiter,它是 Solana 上领先的 DEX 聚合器和永续交易所。

在过去的一年里,Jupiter 已经巩固了自己作为 Solana 上的蓝筹协议的地位,JLP 证明在市场波动期间是一个安全的避风港。

一览5个本周挖矿收益好去处

目前,流动性提供者(LP,Liquidity Provider)在保持对 BTC、ETH 和 SOL 等主要资产的敞口的同时,正在获得三位数的年化收益率。

除了收益,提供流动性还可能使您有资格参加 Jupiter 将于 1 月进行的下一轮空投。

一览5个本周挖矿收益好去处

2. Merkl

接下来是 Merkl,这是一个奖励中心,旨在探索和分发跨各种链的流动性池(liquidity pools)的代币奖励。

Optimism Superfest 奖励正在通过 Merkl 分发,以及许多其他活动的激励。

一览5个本周挖矿收益好去处

在寻找新的流动性池提供流动性时,Merkl 是我们最喜欢的地方之一。

目前我们最喜欢的一些流动性池包括:

• tBTC/WETH @ 90% APR

• wBTC/uniBTC @ 31% APR

• wstETH/ezETH @ 25% APR

一览5个本周挖矿收益好去处

3. Dolomite

我们本周的下一个撸毛机会是 Dolomite,一个多链货币市场和保证金交易协议。

Dolomite 作为一个统一的平台,可以为您的代币赚取额外的收益,同时能够根据您的投资组合借入保证金。

一览5个本周挖矿收益好去处

通过 Dolomite,您可以在 Arbitrum 和 Mantle 上存入各种资产,以堆积收益、积分和 Dolomite 矿石。

存入 GLP、DAI 和 USDM 等资产目前的年化收益率在 20-40% 之间,同时允许用户根据其投资组合进行借款。

一览5个本周挖矿收益好去处

4. Brahma

接下来是 Brahma,这个平台旨在简化和整合去中心化金融的体验。

通过 Console,用户可以安全存放和管理他们的资金,同时获得对各种协议和一键策略的访问。

一览5个本周挖矿收益好去处

Brahma 刚刚推出了一种通过 Aave 和 Ambient 提高收益效率的 Scroll 策略,如果您正在进行 Scroll 农场操作,值得一试。

此外,用户在 Brahma 持有资产到本月底将获得额外的 ARB 激励。

一览5个本周挖矿收益好去处

5. Kamino

我们本周的最后一个机会是 Kamino,这是一个建立在 Solana 上的借贷、流动性和杠杆协议。

即使在代币上线后,TVL(总锁仓价值)也在持续增长,这得益于 Kamino 的积分计划和新产品的推出。

一览5个本周挖矿收益好去处

Kamino 提供了多种收益机会,从借贷到流动性提供,甚至是循环借贷。

以下是我们目前最喜欢的一些机会:

• JLP @ 285% APY(杠杆)

• pyUSD @ 83.2% APY(杠杆)

• sSOL/SOL @ 27.3% APY

一览5个本周挖矿收益好去处

Bacaan Terkait

Mandat Keamanan Pasca-Kuantum Donald Trump 2031 Memicu Upaya Peningkatan Kripto yang Mendesak

Presiden AS Donald Trump mengeluarkan perintah eksekutif untuk meningkatkan kesiapan negara dalam menghadapi kemajuan komputasi kuantum. Perintah ini menetapkan tenggat waktu ketat bagi lembaga federal untuk meningkatkan teknologi kriptografinya menjadi tahan kuantum. Melalui Perintah Eksekutif 14409, sistem penting pemerintah harus ditingkatkan paling lambat Desember 2030, sementara semua infrastruktur tanda tangan digital federal harus bermigrasi ke standar pasca-kuantum pada Desember 2031. Gedung Putih menyoroti ancaman operasi "panen sekarang, dekripsi nanti", di mana data terenkripsi pemerintah dan perusahaan dapat dikumpulkan sekarang dan didekripsi di masa depan menggunakan komputer kuantum. Untuk mempercepat upaya, Departemen Perdagangan dan NIST ditugaskan memulai program pilot migrasi. Arahan ini menarik perhatian besar industri kripto, karena jaringan blockchain sangat bergantung pada kriptografi kurva eliptik yang rentan. Kemajuan dari Google Quantum AI telah mengurangi sumber daya yang dibutuhkan untuk menyerang sistem kriptografi. Blockchain seperti Ethereum, Algorand, dan Ripple telah merencanakan peningkatan ke skema tanda tangan tahan kuantum. Tekanan tambahan ada pada Bitcoin karena jutaan koin disimpan di alamat lama yang kunci publiknya terpapar. Panduan Gedung Putih menekankan pentingnya migrasi ke arsitektur pasca-kuantum untuk keamanan jangka panjang.

TheNewsCrypto6m yang lalu

Mandat Keamanan Pasca-Kuantum Donald Trump 2031 Memicu Upaya Peningkatan Kripto yang Mendesak

TheNewsCrypto6m yang lalu

Wawasan Mendalam: Inference Terdesentralisasi Bukan Hype, Melainkan Arena Kunci untuk Menembus Monopoli AI Terpusat

**Wawasan Mendalam: Inferensi Terdesentralisasi Bukan Hanya Hype, Tapi Jalur Kunci untuk Membobol Monopoli AI Terpusat** Artikel ini membahas pentingnya inferensi AI terdesentralisasi sebagai perlawanan terhadap risiko sensor dan monopoli oleh entitas terpusat. Penulis menyajikan skenario hipotetis di mana model AI mutakhir seperti "GLM-6" bisa dilarang oleh pemerintah, menyebabkan platform cloud besar mematuhinya. Di sinilah jaringan inferensi terdesentralisasi berperan, karena tidak ada otoritas pusat yang bisa mematikan seluruh jaringan atau menyensor model yang sudah tersebar. Artikel menguraikan empat tantangan utama yang harus dipecahkan: 1. **Menjalankan model yang terlalu besar untuk satu mesin:** Solusinya adalah dengan *GPU swarm* dan teknik seperti *speculative decoding* untuk mencapai kecepatan yang layak, meski latensi jaringan tetap menjadi hambatan dibanding pusat data. 2. **Membuktikan keaslian model yang dijalankan:** Berbagai metode seperti ZKML, *opML*, dan *live-weight proofs* ditawarkan dengan pertukaran (*trade-off*) antara integritas, latensi, dan biaya. 3. **Melindungi kerahasiaan *prompt*:** Teknik sharding saja tidak menjamin privasi. Solusi yang lebih kuat diperlukan, seperti *Trusted Execution Environments* (TEE) atau *Fully Homomorphic Encryption* (FHE). 4. **Membangun pasar dua sisi yang berkelanjutan:** Menemukan pelanggan ideal selain pengguna crypto adalah tantangan bisnis. Start-up dan *AI agent* disebut sebagai calon pengguna potensial. Beberapa proyek utama yang diulas antara lain Dolphin Network (dengan *live-weight proofs*), Inference.net, Morpheus (menggunakan TEE), dan Darkbloom (untuk hardware Apple). Artikel juga membedakan kasus penggunaan: inferensi terdesentralisasi cocok untuk tugas berorientasi *throughput* (seperti pembuatan data sintetis), sementara tugas yang membutuhkan latensi rendah masih lebih unggul di pusat data. Kesimpulannya, inferensi terdesentralisasi adalah bidang yang penting dengan potensi nyata, bukan hanya hype. Kunci suksesnya terletak pada proyek yang secara jelas memecahkan tantangan teknis, memahami pasar, dan menawarkan nilai (biaya, kinerja, privasi) di luar sekadar token.

Foresight News8m yang lalu

Wawasan Mendalam: Inference Terdesentralisasi Bukan Hype, Melainkan Arena Kunci untuk Menembus Monopoli AI Terpusat

Foresight News8m yang lalu

Pertama Kali Warsh Memimpin FOMC: Fed Memberikan Lebih Sedikit Panduan Suku Bunga, Apakah Obligasi AS Akan Lebih Mahal?

Ketua baru Federal Reserve AS, Kevin Warsh, dalam pertemuan FOMC pertamanya pada 16-17 Juni, memilih untuk mengurangi panduan mengenai arah suku bunga di masa depan. The Fed mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3.50%-3.75%, namun pernyataan resmi menghapus sebagian panduan dan Warsh sendiri tidak menyampaikan proyeksi 'dot plot'-nya. Perubahan ini meningkatkan ketidakpastian bagi pasar obligasi. Tanpa 'dot plot' dari ketua dan petunjuk yang lebih jelas, investor perlu mengompensasi risiko kesalahan dalam menafsirkan kebijakan, yang berpotensi mendorong imbal hasil obligasi AS lebih tinggi. Yield obligasi pemerintah AS 2-tahun telah naik ke level tertinggi dalam 16 bulan, mencerminkan penyesuaian pasar terhadap lingkungan komunikasi yang kurang terprediksi ini. Warsh berpendapat bahwa panduan yang berlebihan dapat menciptakan 'ruang gema' di mana pasar hanya fokus pada isyarat The Fed, bukan kondisi ekonomi yang mendasarinya. Sebagian investor menyambut baik peningkatan volatilitas ini karena dapat mengurangi spekulasi dan menciptakan peluang perdagangan baru. Alat komunikasi seperti panduan depan dan 'dot plot' diperkenalkan di era suku bunga rendah pasca krisis. Di lingkungan suku bunga tinggi saat ini, Warsh menilai alat-alat itu perlu ditinjau ulang agar The Fed memiliki fleksibilitas kebijakan yang lebih besar. Meskipun perubahan penuh belum diumumkan, langkah awal ini menandai pergeseran menuju komunikasi The Fed yang lebih sedikit memberi 'petunjuk jalan', yang akan membuat data ekonomi dan komentar pejabat lebih berpengaruh terhadap pasar dan biaya pinjaman.

marsbit15m yang lalu

Pertama Kali Warsh Memimpin FOMC: Fed Memberikan Lebih Sedikit Panduan Suku Bunga, Apakah Obligasi AS Akan Lebih Mahal?

marsbit15m yang lalu

Potongan Terakhir Ambisi Kripto Franklin Templeton

Franklin Templeton mengumumkan pada 22 Juni bahwa mereka telah menyelesaikan akuisisi terhadap 250 Digital dan secara resmi mendirikan divisi manajemen aset kripto, Franklin Crypto. Divisi baru ini akan fokus pada penyediaan strategi kripto yang dikelola secara aktif untuk investor institusional. Perkembangan ini melengkapi peta ambisi kripto Franklin Templeton, yang telah dimulai sejak 2018 dengan membentuk tim aset digital. Jejak mereka meliputi peluncuran dana bersama tokenisasi pertama di AS (BENJI) pada 2021, serangkaian ETF spot untuk aset seperti Bitcoin (EZBC), Ethereum (EZET), XRP (XRPZ), dan Solana (SOEZ), serta ETF indeks kripto (EZPZ). Dengan Franklin Crypto, portofolio mereka kini mencakup tiga lapisan: dana tokenisasi, ETF pasif, dan strategi manajemen aktif. Hingga Mei 2026, Franklin Templeton mengelola aset sekitar $1,78 triliun, dengan divisi aset digitalnya mengelola sekitar $1,8 miliar. Langkah mereka juga melibatkan investasi dan kemitraan di ekosistem yang lebih luas, seperti Ethena dan Crossmint, serta kolaborasi dengan jaringan seperti Aptos dan Sui. Sebagai perbandingan, raksasa aset tradisional lain seperti Fidelity Investments mengambil jalur yang sedikit berbeda, lebih menekankan pada pembangunan infrastruktur kustodian dan perdagangan internal sejak awal. Namun, kedua institusi tersebut mencerminkan tren yang sama: penetrasi mendalam dari manajer aset tradisional ke dalam bidang kripto.

Foresight News34m yang lalu

Potongan Terakhir Ambisi Kripto Franklin Templeton

Foresight News34m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片