2024年的大牛市有4种加密货币将会大放异彩

币界网Dipublikasikan tanggal 2024-08-13Terakhir diperbarui pada 2024-08-13

币界网报道:

宏观方面

外围环境越来越复杂,外部环境的紧张是资本市场资金不确定性的重要原因,让我们来看一下全球范围内的潜在危机或黑天鹅的情况。首先中东紧张局势升级,其次,俄乌战争局势紧张。

关于ETF,8月12日美国比特币现货ETF净流入2700万美元,以太坊现货ETF净流入490万美元,美资金面表现仍平淡,观望情绪较重。

链上方面,资金流入流出规模,目前链上资金每月净流入120亿美元,长期持有者每月净流入16亿美元,ETF每月净流入28亿美元,可以看到ETF只占比特币市场资金流入的20%,所以说ETF虽然很重要,但其并不是币价上涨的重要驱动因素。

行情方面

比特币继续右侧确认走势,昨天虽然收了阳线,但并不是最希望看到的形态,这种K线形态意味着市场仍存在着较为激烈的供需博弈,并不是我们最想看到的供应匮乏形态,所以还需要测试。强势的标志仍是站稳63000上方,大级别仍是高位震荡,中继结构,耐心等走出来。

ETH联动走势,汇率对强势的标志是站上0.05。

山寨方面,大部分代币在超跌反弹后开始联动调整,宏观来讲,在比特币和以太坊创新高之前,山寨币很难开启大幅上涨的行情,也就是我们所说的山寨季,所以,现阶段仍是山寨币筑底和建仓的时间,赚钱效应差,需要耐心。

e8f14f008aba7de236843bf1ab6a6805.png

2024大牛市将会大放异彩的4种100倍加密货币!

1.SUI

Sui Crypto 是一个为全球采用而构建的尖端第一层区块链平台。它使用新颖的对象中心数据模型和安全的 Move 编程语言来解决当前区块链中存在的低效率问题。此外,Sui 通过消除常见的区块链障碍来优先考虑用户体验。例如,zkLogin、赞助交易和可编程交易块等创新使 Sui 的应用程序更易于访问和用户友好。

0fcccbc29ab13063c3b379c69deb19e3.png

此外,Sui 的架构支持低延迟交易,费用稳定,吞吐量高,执行并行。其面向对象的设计使开发人员能够根据自己的需求创建对象,确保网络范围内的兼容性和深度可组合性。此外,独特的功能包括并行交易处理和绕过共识的快速终结。网络的安全性依赖于委托权益证明 (PoS) 机制,Narwhal 和 Bullshark 等协议可以有效地管理交易。

2.COMP

Compound 是一种 DeFi 借贷协议,用户通过将加密货币存入各种池子来赚取利息。存入代币后,用户将收到 cTokens。这些 cTokens 代表他们的权益,可以随时兑换成原始加密货币。随着时间的推移,这些 cTokens 的价值会增加,允许用户赎回比最初存入的更多的基础资产。这种机制将利息分配给用户。

15dace80f67306f22a48dbb5b66ded9a.png

另一方面,借款人可以通过将抵押品存入任何 Compound 池来获得贷款。最高贷款价值比 (LTV) 范围为 50% 至 75%,具体取决于抵押品类型。此外,利率各不相同,如果抵押品价值低于某个阈值,借款人将面临自动清算的风险。此外,该平台的治理由 COMP 代币持有者推动,允许社区提出变更并进行投票。同时,安全性通过智能合约来维护,智能合约管理 cToken 交易并强制执行超额抵押。

3.RENDER

Render 是一个基于以太坊区块链的分布式 GPU 渲染网络。它旨在将需要 GPU 计算能力的艺术家和工作室与愿意出租其 GPU 能力的挖矿合作伙伴联系起来。近期,Render 经历了波动。不过,多项指标表明可能很快出现复苏。尽管近期有所下跌,但当前的阻力位和支撑位表明价格区间相对稳定,从而为潜在的上涨提供了坚实的基础。

73b3c30899780004c4229f6a7617cd75.png

未来三个月,如果看涨势头增强,RENDER 可能会上涨 20% 以上。相对强弱指数 (RSI) 等关键技术指标暗示可能出现逆转,标志着这一时期是潜在收益的关键时期。因此,随着市场情绪向好转变,投资者可能会看到大幅反弹。

4.ONDO

Ondo Finance 是一种去中心化金融协议,利用区块链技术提供机构级金融产品和服务。其目标是成为一家开放、无需许可、去中心化的投资银行。尽管主要代币普遍下跌,但 Ondo 代币 (ONDO) 的交易价格在 0.54 美元至 0.94 美元之间,表明具有增长潜力。此外,如果 ONDO 突破其最近的阻力位 1.19 美元,则可能上涨 100%。

b80487085098e34bc70d63c7b3f59bc2.png

近日,Aptos基金会宣布将在Aptos区块链上推出Ondo Finance的收益型稳定币Ondo US Dollar Yield(USDY)。根据公告,非美国居民将可以使用Aptos区块链来购买USDY。

Bacaan Terkait

Mandat Keamanan Pasca-Kuantum Donald Trump 2031 Memicu Upaya Peningkatan Kripto yang Mendesak

Presiden AS Donald Trump mengeluarkan perintah eksekutif untuk meningkatkan kesiapan negara dalam menghadapi kemajuan komputasi kuantum. Perintah ini menetapkan tenggat waktu ketat bagi lembaga federal untuk meningkatkan teknologi kriptografinya menjadi tahan kuantum. Melalui Perintah Eksekutif 14409, sistem penting pemerintah harus ditingkatkan paling lambat Desember 2030, sementara semua infrastruktur tanda tangan digital federal harus bermigrasi ke standar pasca-kuantum pada Desember 2031. Gedung Putih menyoroti ancaman operasi "panen sekarang, dekripsi nanti", di mana data terenkripsi pemerintah dan perusahaan dapat dikumpulkan sekarang dan didekripsi di masa depan menggunakan komputer kuantum. Untuk mempercepat upaya, Departemen Perdagangan dan NIST ditugaskan memulai program pilot migrasi. Arahan ini menarik perhatian besar industri kripto, karena jaringan blockchain sangat bergantung pada kriptografi kurva eliptik yang rentan. Kemajuan dari Google Quantum AI telah mengurangi sumber daya yang dibutuhkan untuk menyerang sistem kriptografi. Blockchain seperti Ethereum, Algorand, dan Ripple telah merencanakan peningkatan ke skema tanda tangan tahan kuantum. Tekanan tambahan ada pada Bitcoin karena jutaan koin disimpan di alamat lama yang kunci publiknya terpapar. Panduan Gedung Putih menekankan pentingnya migrasi ke arsitektur pasca-kuantum untuk keamanan jangka panjang.

TheNewsCrypto6m yang lalu

Mandat Keamanan Pasca-Kuantum Donald Trump 2031 Memicu Upaya Peningkatan Kripto yang Mendesak

TheNewsCrypto6m yang lalu

Wawasan Mendalam: Inference Terdesentralisasi Bukan Hype, Melainkan Arena Kunci untuk Menembus Monopoli AI Terpusat

**Wawasan Mendalam: Inferensi Terdesentralisasi Bukan Hanya Hype, Tapi Jalur Kunci untuk Membobol Monopoli AI Terpusat** Artikel ini membahas pentingnya inferensi AI terdesentralisasi sebagai perlawanan terhadap risiko sensor dan monopoli oleh entitas terpusat. Penulis menyajikan skenario hipotetis di mana model AI mutakhir seperti "GLM-6" bisa dilarang oleh pemerintah, menyebabkan platform cloud besar mematuhinya. Di sinilah jaringan inferensi terdesentralisasi berperan, karena tidak ada otoritas pusat yang bisa mematikan seluruh jaringan atau menyensor model yang sudah tersebar. Artikel menguraikan empat tantangan utama yang harus dipecahkan: 1. **Menjalankan model yang terlalu besar untuk satu mesin:** Solusinya adalah dengan *GPU swarm* dan teknik seperti *speculative decoding* untuk mencapai kecepatan yang layak, meski latensi jaringan tetap menjadi hambatan dibanding pusat data. 2. **Membuktikan keaslian model yang dijalankan:** Berbagai metode seperti ZKML, *opML*, dan *live-weight proofs* ditawarkan dengan pertukaran (*trade-off*) antara integritas, latensi, dan biaya. 3. **Melindungi kerahasiaan *prompt*:** Teknik sharding saja tidak menjamin privasi. Solusi yang lebih kuat diperlukan, seperti *Trusted Execution Environments* (TEE) atau *Fully Homomorphic Encryption* (FHE). 4. **Membangun pasar dua sisi yang berkelanjutan:** Menemukan pelanggan ideal selain pengguna crypto adalah tantangan bisnis. Start-up dan *AI agent* disebut sebagai calon pengguna potensial. Beberapa proyek utama yang diulas antara lain Dolphin Network (dengan *live-weight proofs*), Inference.net, Morpheus (menggunakan TEE), dan Darkbloom (untuk hardware Apple). Artikel juga membedakan kasus penggunaan: inferensi terdesentralisasi cocok untuk tugas berorientasi *throughput* (seperti pembuatan data sintetis), sementara tugas yang membutuhkan latensi rendah masih lebih unggul di pusat data. Kesimpulannya, inferensi terdesentralisasi adalah bidang yang penting dengan potensi nyata, bukan hanya hype. Kunci suksesnya terletak pada proyek yang secara jelas memecahkan tantangan teknis, memahami pasar, dan menawarkan nilai (biaya, kinerja, privasi) di luar sekadar token.

Foresight News8m yang lalu

Wawasan Mendalam: Inference Terdesentralisasi Bukan Hype, Melainkan Arena Kunci untuk Menembus Monopoli AI Terpusat

Foresight News8m yang lalu

Pertama Kali Warsh Memimpin FOMC: Fed Memberikan Lebih Sedikit Panduan Suku Bunga, Apakah Obligasi AS Akan Lebih Mahal?

Ketua baru Federal Reserve AS, Kevin Warsh, dalam pertemuan FOMC pertamanya pada 16-17 Juni, memilih untuk mengurangi panduan mengenai arah suku bunga di masa depan. The Fed mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3.50%-3.75%, namun pernyataan resmi menghapus sebagian panduan dan Warsh sendiri tidak menyampaikan proyeksi 'dot plot'-nya. Perubahan ini meningkatkan ketidakpastian bagi pasar obligasi. Tanpa 'dot plot' dari ketua dan petunjuk yang lebih jelas, investor perlu mengompensasi risiko kesalahan dalam menafsirkan kebijakan, yang berpotensi mendorong imbal hasil obligasi AS lebih tinggi. Yield obligasi pemerintah AS 2-tahun telah naik ke level tertinggi dalam 16 bulan, mencerminkan penyesuaian pasar terhadap lingkungan komunikasi yang kurang terprediksi ini. Warsh berpendapat bahwa panduan yang berlebihan dapat menciptakan 'ruang gema' di mana pasar hanya fokus pada isyarat The Fed, bukan kondisi ekonomi yang mendasarinya. Sebagian investor menyambut baik peningkatan volatilitas ini karena dapat mengurangi spekulasi dan menciptakan peluang perdagangan baru. Alat komunikasi seperti panduan depan dan 'dot plot' diperkenalkan di era suku bunga rendah pasca krisis. Di lingkungan suku bunga tinggi saat ini, Warsh menilai alat-alat itu perlu ditinjau ulang agar The Fed memiliki fleksibilitas kebijakan yang lebih besar. Meskipun perubahan penuh belum diumumkan, langkah awal ini menandai pergeseran menuju komunikasi The Fed yang lebih sedikit memberi 'petunjuk jalan', yang akan membuat data ekonomi dan komentar pejabat lebih berpengaruh terhadap pasar dan biaya pinjaman.

marsbit15m yang lalu

Pertama Kali Warsh Memimpin FOMC: Fed Memberikan Lebih Sedikit Panduan Suku Bunga, Apakah Obligasi AS Akan Lebih Mahal?

marsbit15m yang lalu

Potongan Terakhir Ambisi Kripto Franklin Templeton

Franklin Templeton mengumumkan pada 22 Juni bahwa mereka telah menyelesaikan akuisisi terhadap 250 Digital dan secara resmi mendirikan divisi manajemen aset kripto, Franklin Crypto. Divisi baru ini akan fokus pada penyediaan strategi kripto yang dikelola secara aktif untuk investor institusional. Perkembangan ini melengkapi peta ambisi kripto Franklin Templeton, yang telah dimulai sejak 2018 dengan membentuk tim aset digital. Jejak mereka meliputi peluncuran dana bersama tokenisasi pertama di AS (BENJI) pada 2021, serangkaian ETF spot untuk aset seperti Bitcoin (EZBC), Ethereum (EZET), XRP (XRPZ), dan Solana (SOEZ), serta ETF indeks kripto (EZPZ). Dengan Franklin Crypto, portofolio mereka kini mencakup tiga lapisan: dana tokenisasi, ETF pasif, dan strategi manajemen aktif. Hingga Mei 2026, Franklin Templeton mengelola aset sekitar $1,78 triliun, dengan divisi aset digitalnya mengelola sekitar $1,8 miliar. Langkah mereka juga melibatkan investasi dan kemitraan di ekosistem yang lebih luas, seperti Ethena dan Crossmint, serta kolaborasi dengan jaringan seperti Aptos dan Sui. Sebagai perbandingan, raksasa aset tradisional lain seperti Fidelity Investments mengambil jalur yang sedikit berbeda, lebih menekankan pada pembangunan infrastruktur kustodian dan perdagangan internal sejak awal. Namun, kedua institusi tersebut mencerminkan tren yang sama: penetrasi mendalam dari manajer aset tradisional ke dalam bidang kripto.

Foresight News34m yang lalu

Potongan Terakhir Ambisi Kripto Franklin Templeton

Foresight News34m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片