稳定币不该匿名?瑞士金融管理局稳定币指南透露了什么?

深潮Dipublikasikan tanggal 2024-08-12Terakhir diperbarui pada 2024-08-12

稳定币是瑞士不记名存折的数字版本。

撰文:JP Koning

编译:Luffy,Foresight News

在瑞士出台反洗钱法之前,任何人都可以走进瑞士银行开立账户,无需出示任何身份证件。然后银行会给你一本不记名存折,也称为 inhabersparheften。当时银行认为,拥有存折即为拥有账户中基础资金的证明。开户人可以保留存折,或者,如果他们愿意,可以在不通知银行的情况下将存折转交给其他人,而这个人可以提取账户中的资金。

从本质上讲,瑞士银行发行的是他们自己的现金。

随着时间的推移,社会对洗钱的认识不断提高,瑞士不记名储蓄账簿的使用受到了法律的限制。1977 年,银行首次被要求确认开户客户的身份。此外,任何想要提取超过 25,000 瑞士法郎的人都必须得到银行的身份确认。但储蓄账簿仍然享有相当程度的匿名性。开户后、提款前,账簿可以继续流通,无需身份检查。

2003 年,瑞士政府禁止发行新的不记名储蓄账簿,现有的储蓄账簿提交给银行的实体柜台时将被注销。不记名储蓄账簿可以继续像现金一样匿名地在人们手中流通,但由于不断被注销,到 2019 年,它们仅占瑞士银行账户总资产的 0.002%。

瑞士不记名储蓄账簿就此终结。但与此同时,一种类似的金融工具出现了:稳定币。

要获得稳定币,你需要向发行人存入资金,存款时发行人会验证你的身份,但此后稳定币可以自由流通,无需任何形式的检查。你可以把它们发送给朋友,他可以把它们送给海外的亲戚,亲戚可以把它们转给毒贩,这些后续的所有参与者都不需要向发行人出示身份证明。稳定币发行人就像曾经发行不记名储蓄账簿的瑞士银行一样,不知道他们在与谁打交道。

那么,如果瑞士不记名储蓄账簿早已被禁止,为什么稳定币却快速增长呢?

这正是瑞士金融监管机构 FINMA 上个月提出的观点,FINMA 表示将不再容忍稳定币的匿名转移。新指南指出,任何持有稳定币的人的身份都必须「得到发行机构的充分验证」。所以不仅你本人,你的朋友,他的亲戚,以及上述交易链中的毒贩都需要提供他们的身份证。

为了证明新政策的合理性,FINMA 诉诸技术中立的理念。我对技术中立的看法是,仅仅因为一种金融产品(在本例中是支付产品)出现在一种新媒介或基底(即区块链)上,并不意味着它可以免于已经适用于在旧基底上发行的等效产品(如银行存折)的相同规则。相同的功能,相同的规定。

到目前为止,像 Tether 这样的稳定币发行人一直试图通过抵触法律来规避这些身份识别要求,即只有稳定币的主要持有人(最初存入资金以获得稳定币的人)才是他们的客户,因此他们只对这批持有人负有尽职调查义务。二级、三级和后续持有人不是「客户」,因此发行人表示不需要知道他们是谁。

但 FINMA 并不认同这一观点,这是理所当然的。FINMA 表示,所有持有人(不仅仅是主要持有人)都与发行人有「永久的业务关系」,因此必须识别每个人的身份。你当然可以理解为什么 FINMA 想要解决这个问题。如果普通瑞士银行都看到稳定币享受特殊待遇,那么他们都会加入这一行列,转而使用新的基础货币。

FINMA 的指南似乎不是什么大事。目前只有两种瑞士法郎稳定币适用该指南,而且规模都很小。Bitcoin Suisse 的 XCHF 流通量不到 100 万瑞士法郎,而 Centi 的 CCHF 的规模也差不多。

但作为全球金融体系中扮演重要角色的监管机构,FINMA 很可能会被其他监管机构效仿。更重要的是,FINMA 是金融行动特别工作组 (FATF) 的成员,该组织是一个代表 38 个主要国家反洗钱机构的合作组织。FATF 通过将未能采用这些标准的国家列入黑名单来促进全球反洗钱标准。如果 FINMA 的稳定币政策表明 FATF 正在采取一种新的稳定币策略,那么预计它会被大范围采用。

令我惊讶的是,一家重要的全球监管机构花了这么长时间才就稳定币匿名性问题做出具体裁决。是时候了,标准的反洗钱实践要求金融机构核实谁在使用他们的平台,稳定币发行人不应该搭便车。

Bacaan Terkait

Lonjakan Skala Penambangan, Mengapa Bitdeer Tidak Bisa Menyimpan Bitcoin?

**Rangkuman: Penambangan Melonjak, Mengapa Bitdeer Tidak Menahan Bitcoin?** Data operasional Mei 2026 Bitdeer mengungkap kontradiksi dalam transisi perusahaan penambangan Bitcoin ke bisnis AI: produksi melonjak drastis, tetapi cadangan Bitcoin menyusut tajam. Pada Mei 2026, Bitdeer menambang 921 Bitcoin (naik 370% dari Mei 2025), namun hanya memegang 171 BTC di akhir bulan. Sebaliknya, pada Mei 2025, produksi 196 BTC diiringi cadangan 1.351 BTC. Perbedaan besar antara produksi dan kepemilikan ini menunjukkan bahwa perusahaan masih sangat bergantung pada penjualan Bitcoin yang baru ditambang untuk mendanai operasi dan ekspansi, meski sedang mengembangkan bisnis AI Cloud. Laporan kuartal I-2026 memperkuat tren ini: produksi 2.033 BTC, tetapi cadangan akhir kuartal hanya 31 BTC, dengan aset digital dijual senilai $206,8 juta. Bisnis AI Cloud Bitdeer mencatat Annual Recurring Revenue (ARR) stabil sebesar $69 juta, dengan utilisasi GPU 90%. Pendapatan AI ini diharapkan dapat mengurangi tekanan untuk menjual Bitcoin di masa sulit. Namun, ARR adalah proyeksi tahunan, sementara pendapatan tunai aktual yang diakui jauh lebih kecil ($3,7 juta pada Q1-2026). Aliran kas dari AI belum cukup kuat untuk sepenuhnya menggantikan kebutuhan menjual Bitcoin. Proyek transformasi utama adalah pusat data Tydal, yang sedang diubah menjadi fasilitas komputasi AI 180 MW. Meski ini dapat menghasilkan pendapatan jangka panjang dari hosting, transisi juga membawa risiko baru seperti ketergantungan klien, pasokan GPU, dan pembiayaan. Kesimpulannya, data Mei Bitdeer menyoroti tantangan transformasi. Meski produksi tambang dan perkembangan bisnis AI terlihat positif, cadangan Bitcoin yang terus menipis menunjukkan bahwa perusahaan masih dalam "uji tekanan" operasional. Kunci keberhasilannya adalah apakah bisnis AI dapat menghasilkan aliran kas yang cukup andal untuk menjadi "bantalan" yang mengurangi penjualan Bitcoin rutin, atau justru hanya mengalihkan bentuk risiko yang dihadapi perusahaan.

Foresight News4m yang lalu

Lonjakan Skala Penambangan, Mengapa Bitdeer Tidak Bisa Menyimpan Bitcoin?

Foresight News4m yang lalu

Di Luar Model adalah Harness: Deepseek Turun Langsung, Mengapa Medan Perang Utama Kompetisi AI Domestik Berubah?

Pada akhir Mei 2026, Deepseek membentuk tim "Harness" baru yang berfokus pada produk agen cerdas kode, dengan target internal menyaingi Claude Code dari Anthropic. Tim ini merekrut insinyur kuantitatif ternama, Cui Tianyi. Strategi ini merefleksikan pergeseran fokus persaingan AI di Tiongkok dari sekadar mengembangkan model dasar besar menuju pembangunan rantai alat dan aplikasi produktivitas. "Harness" didefinisikan sebagai infrastruktur runtime yang mengubah model bahasa besar menjadi agen yang dapat berinteraksi dengan dunia nyata, bertanggung jawab untuk mengatur eksekusi, mengelola alat, konteks, dan pemulihan kesalahan. Deepseek terjun langsung untuk mengontrol desain antarmuka dan mendapatkan data pelatihan berbasis aplikasi nyata, mencegahnya sekadar menjadi penyedia model. Perusahaan teknologi besar lain juga mengejar strategi berbeda. Tencent meluncurkan WorkBuddy, fokus pada konektor untuk kolaborasi organisasi dalam ekosistem perusahaan. Alibaba merilis framework PageAgent sumber terbuka, memungkinkan otomatisasi berbasis GUI di web. Pergeseran ini menunjukkan bahwa solusi vertikal yang dirancang khusus lebih dihargai daripada agen umum. Kesuksesan Viktor, perusahaan otomatisasi kantor dari Polandia, dengan pendapatan tahunan $20 juta ARR, membuktikan kesediaan perusahaan membayar untuk AI yang dapat mengeksekusi tugas kompleks secara mandiri, bukan hanya alat pembantu. Tantangan utama meliputi ledakan token yang meningkatkan biaya dan kegagalan tugas, sehingga kemampuan manajemen konteks "Harness" menjadi krusial. Kerangka kerja yang "tebal" dengan fitur seperti isolasi sandbox dan kontrol izin granular dibutuhkan untuk stabilitas tingkat perusahaan. Pembatasan akses terhadap produk luar negeri seperti Claude Code juga menciptakan peluang pasar bagi solusi domestik. Intinya, fase kompetisi baru menuntut perusahaan dan pengembang untuk mengevaluasi kemampuan rekayasa, kompatibilitas ekosistem, dan kedalaman runtime yang ditawarkan platform AI, bukan sekadar performa model.

marsbit5m yang lalu

Di Luar Model adalah Harness: Deepseek Turun Langsung, Mengapa Medan Perang Utama Kompetisi AI Domestik Berubah?

marsbit5m yang lalu

Harga Saham Anjlok 32% dalam Sebulan! Apakah Model 'Beli Kripto dengan Leverage' MicroStrategy Sudah Berakhir?

**Ringkasan Artikel:** Harga saham MicroStrategy (MSTR) telah jatuh 32% dalam sebulan, mencapai titik terendah dalam empat bulan. Tekanan penjualan terutama terjadi pada saham preferen andalannya, STRC, yang terus diperdagangkan di bawah nilai nominal $100. Analis mengaitkan kelemahan ini dengan kekhawatiran pasar tentang kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban tetapnya, seperti pembayaran dividen dan utang, sambil tetap mempertahankan strategi akumulasi Bitcoin. Meskipun cadangan Bitcoin perusahaan yang besar (senilai sekitar $53 miliar) memberikan dukungan aset, hal itu tidak serta-merta meningkatkan kas yang dapat digunakan. MicroStrategy baru-baru ini menjual 32 Bitcoin (senilai $2,5 juta) untuk memenuhi pembayaran dividen, sebuah langkah yang menandai pergeseran dari narasi utama "akumulasi Bitcoin tanpa henti." Ini memicu pertanyaan apakah perusahaan akan menjual lebih banyak Bitcoin di masa depan. Namun, perusahaan menegaskan bahwa cadangan BTC-nya dapat menutupi kewajiban selama 32 tahun. Meskipun tekanan saat ini signifikan, beberapa analis melihatnya sebagai 'sakit pertumbuhan' dalam model pembiayaan perusahaan, bukan sebagai ancaman eksistensial. Mereka memperkirakan MicroStrategy mungkin menaikkan tingkat kupon pada STRC untuk mendorong harganya kembali mendekati nilai nominal. Intinya, model "beli Bitcoin dengan leverage" perusahaan sedang diuji, dengan investor menuntut imbal hasil yang lebih tinggi untuk menanggung risikonya.

marsbit19m yang lalu

Harga Saham Anjlok 32% dalam Sebulan! Apakah Model 'Beli Kripto dengan Leverage' MicroStrategy Sudah Berakhir?

marsbit19m yang lalu

Data Ekspor Penyimpanan Melonjak, Pasar Sedang Menetapkan Ulang Anjang Penilaian Penyimpanan

**TL;DR: Data ekspor memori dari Korea Selatan menunjukkan peningkatan tajam baik dalam nilai total maupun harga per kilogram untuk berbagai kategori (DRAM, NAND, SSD), menandakan pemulihan sektor ini mungkin tidak hanya didorong volume, tetapi juga peningkatan harga dan pergeseran ke produk bernilai lebih tinggi. Sinyal ini memperkuat diskusi pasar tentang apakah kelangkaan HBM untuk infrastruktur AI mulai berdampak pada rantai memori yang lebih luas, berpotensi menggeser patokan valuasi perusahaan seperti SK Hynix, Samsung, dan Micron dari siklus persediaan menuju premium 'kemacetan infrastruktur AI'.** Data ekspor Korea untuk 20 hari pertama Juni 2026 menunjukkan lonjakan nilai ekspor DRAM (mendekati 4x), NAND/Flash, dan SSD. Yang lebih signifikan, harga per kilogram untuk beberapa kategori naik lebih dari 500% (year-on-year), mengindikasikan peningkatan harga dan/atau pergeseran struktur produk ke varian yang lebih mahal seperti HBM dan DRAM kapasitas tinggi. Ini penting karena menyentuh dua variabel kunci: kekuatan permintaan (nilai ekspor) dan peningkatan kualitas pendapatan (harga per kg). Jika sebelumnya premium AI hanya terbatas pada HBM, data ini mengisyaratkan dampaknya mungkin meluas ke DRAM, NAND, dan SSD yang lebih umum, sehingga meningkatkan potensi margin dan laba bagi produsen. Mekanismenya: kelangkaan HBM dan permintaan tinggi untuk produk memori AI membuat produsen mengalokasikan lebih banyak kapasitas dan sumber daya ke lini produk bernilai tinggi ini, yang dapat mengurangi pasokan untuk produk konvensional dan mendukung harga secara lebih luas. SK Hynix dipandang sebagai penerima manfaat langsung karena kepemimpinan di HBM. Samsung dan Micron juga diuntungkan jika kenaikan harga meluas ke DRAM high-end dan SSD perusahaan. Namun, sektor memori tetap sangat siklis. Risiko termasuk ekspansi pasokan, fluktuasi persediaan, dan ketergantungan pada belanja modal AI. Kesimpulannya, data ekspor Korea adalah sinyal kuat yang mendukung revisi ke atas proyeksi laba dan diskusi ulang valuasi. Namun, pergeseran patokan valuasi dari 'siklus' ke 'premium AI' baru akan terkonfirmasi jika peningkatan harga, struktur produk premium, dan margin laba bertahan dan tercermin dalam laporan keuangan kuartalan mendatang dari perusahaan-perusahaan utama.

marsbit1j yang lalu

Data Ekspor Penyimpanan Melonjak, Pasar Sedang Menetapkan Ulang Anjang Penilaian Penyimpanan

marsbit1j yang lalu

SpaceX Mengapa Memiliki Plafon Valuasi yang Sangat Tinggi? Jawabannya Tersembunyi di Dalam Peta Bisnis Elon Musk

Penulis: Black Mario SpaceX melantai di Nasdaq pada 12 Juni 2026 dengan kode SPCX, valuasi melonjak melebihi $2,1 triliun dalam IPO terbesar sepanjang sejarah. Ini mengukuhkan Elon Musk sebagai orang terkaya dunia. Di balik kesuksesan ini, terdapat peta ekosistem besar Musk yang terdiri dari empat pilar utama: 1. **Otak & Kecerdasan (xAI + Komputasi Orbit)**: xAI (dengan model Grok dan superkluster komputasi Colossus) menyediakan kecerdasan dan daya komputasi. Rencana komputasi orbit di luar angkasa mengatasi batasan energi dan pendinginan di Bumi, didukung oleh data real-time dari platform X. 2. **Sistem Saraf & Logistik (Starlink + Starship)**: Starlink menyediakan jaringan komunikasi internet satelit global berlatensi rendah. Starship, roket yang dapat digunakan kembali, bertujuan menekan biaya pengiriman muatan ke orbit secara drastis, membuka jalan untuk penyebaran infrastruktur luar angkasa skala besar. 3. **Tubuh Fisik & Eksekusi (Tesla + Optimus)**: Tesla beralih fokus dari mobil ke robot humanoid Optimus, memanfaatkan kemampuannya dalam manufaktur, rantai pasok, dan AI untuk menciptakan pekerja fisik generik yang dapat beroperasi di pabrik atau lingkungan ekstrem seperti luar angkasa. 4. **Antarmuka Manusia-Mesin (Neuralink + X)**: Neuralink mengembangkan antarmuka otak-komputer untuk aplikasi medis dan peningkatan interaksi manusia-AI jangka panjang. Platform X memberikan data sosial makro untuk melatih model AI. Keempat pilar ini saling terhubung membentuk siklus umpan balik yang saling memperkuat: **Siklus Manufaktur & Logistik Antariksa** (biaya produksi dan peluncuran turun), **Siklus Data & Iterasi Desain** (data dunia nyata mempercepat penyempurnaan), dan **Siklus Sinergi Energi, Komputasi & Jaringan**. Valuasi tinggi SpaceX berasal dari perannya sebagai **pusat infrastruktur** dalam ekosistem ini, mencakup tidak hanya peluncuran roket, tetapi juga jaringan komunikasi (Starlink), transportasi masa depan (Starship), dan potensi komputasi orbit. Namun, ekosistem tertutup ini juga menghadapi risiko seperti ketergantungan pada kesuksesan teknologi kunci (misalnya Starship), tantangan tata kelola antarperusahaan, dan peraturan global. Pada intinya, IPO SpaceX adalah penilaian pasar terhadap visi ekosistem teknologi terintegrasi Musk yang lengkap, di mana SpaceX berfungsi sebagai tulang punggung yang menghubungkan Bumi dengan luar angkasa.

marsbit1j yang lalu

SpaceX Mengapa Memiliki Plafon Valuasi yang Sangat Tinggi? Jawabannya Tersembunyi di Dalam Peta Bisnis Elon Musk

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片