浅谈Web3游戏未来发展路径:游戏品质内卷,现金流为王

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2024-04-07Terakhir diperbarui pada 2024-04-07

Abstrak

与上一轮Play2Earn不同的是,这一轮的游戏品质更加优秀。

原文作者:雨中狂睡

为什么我会在这轮周期中看好游戏赛道的发展呢?

浅谈Web3游戏未来发展路径:游戏品质内卷,现金流为王

与上一轮 Play 2 Earn 不同的是,这一轮的游戏品质更加优秀,比如 Parallel、Bigtime、Nyan、Pixels Online 等等。高品质游戏对用户的改变也是显而易见的,完成了从「之前的买点 NFT 资产质押点几下就可以赚钱的纯 Ponzi 玩法」向「需要用户亲身参与游戏花费时间来进行游戏并赚取相应收入」的转变。新的模式将会为我们带来新的机会。旧模式的游戏或许可以负隅顽抗,但是真正的财富机会一定会诞生于采用新模式的游戏(高品质游戏,需要 PoW)当中。

聪明点的老项目,会选择对自身原有游戏进行升级,或者推出新游戏来完成对新叙事的迎合,比如 Ronin(Axie Infinity)。而不懂得转变的项目方往往还是在玩老一套,透支自己在行业内的影响力(这里我就不点名了)。我坚信,选择走精品化游戏路线的游戏项目方在这轮一定能跑出来几个。

举个例子,比如 @GoGalaGames 。当然,以前 Gala Games 推出的游戏可玩性还是不错的。它之前玩的是节点挖矿的模式。为了应对新周期新叙事,Gala 推出了 Gala Chain,并基于此构建音乐、电影等去中心化泛娱乐生态。未来,Gala Chain 还要搞存储、DePin 等等。同时,Gala Games 前些年就在筹备的游戏 @MirandusGame 也开始 NFT 销售和大量的游戏测试——从小体量游戏到大型 MMORPG 的转变,距离正式的游戏发行应该不远了。

简单来聊聊 Mirandus 这款游戏。

1/ Overview

  • 中世纪奇幻冒险类 MMORPG

  • 世界由五位玩家君主统治,玩家可以选择不同职业,进行冒险、战斗和经营。我们可以将其理解为一个大型虚拟社会。没有地图,没有任务提示「?」,玩家可以自由探索。游戏通过利益(Materium $MTRM 代币)驱动玩家的行为。代币有产出有消耗。

  • 游戏的核心机制是「玩家对游戏资产的所有权」:比如说玩家可以声称他们拥有大陆某块荒野的所有权,并在其上进行建设。

整体游戏的逻辑看下来,游戏是由利益驱动玩家行为。与之前 Gala Games 卖节点挖矿异曲同工,不同的是,玩家需要要付出相应的游玩时间才赚取到对应的代币,和 Bigtime 类似,算是真正的“Play 2 Earn”。

游戏的生命力也会比旧范式的 GameFi 要更加强劲——真实玩家将组建社区,使得游戏拥有更长的生命周期。

2/ NFT:游戏内资产

1、Exemplars

Exemplars 有五种:ELF、HALFING、ORC、DWARF 和 HUMAN,目前 ELF 和 HALFING NFT 已经售罄,HUMAN NFT 也马上售罄。不同种族的不同分支拥有不同的能力,比如 Allsight ELF 有远程武器加成。简单来说,种族决定了你在游戏社会中的角色——因为它的某种特性能够让你更好地上手相关游戏内容。

浅谈Web3游戏未来发展路径:游戏品质内卷,现金流为王

2、Deeds

游戏中提供不同的 Deeds(比如城堡、城镇、村庄、前哨等),玩家可以通过不同的 Deeds 来获得游戏内资产(土地)的所有权。

3、Buldings

在通过 Deeds 确定了土地归属之后,玩家就需要通过 Buldings NFT 来在土地上进行建设。

4、Ships

简而言之,Ships 就是游戏内的探索工具,玩家需要 Ships 来进行探索和装载货物。

5、Docks

Docks 用来停泊 Ships。

6、Items

Items 类型很多,都是功能性 / 增益 Buff 型游戏道具。目前在售的是 Lantern of The Sun,功能是照明,帮助玩家探索黑暗荒野。

Mirandus 几乎把所有的游戏道具都放在了链上——这是一件好事,也是一件坏事,好事是游戏通过 NFT 的形式彰显玩家对游戏资产的所有权,坏事是这会让玩家徒增许多不必要的交易成本。如果未来在游戏发布后 Mirandus 能够很好地解决这个问题,那么请忽略我的这些担心。

3/ 与 Bigtime 的区别

目前区块链游戏需要通过现金流来维持项目运营和游戏内容(和买断制游戏不同),Bigtime 使用时间付费的形式来赚取现金流收入,但 Bigtime 本身没有对应的赋能(其实 Bgtime 可以通过回购等形式来做代币赋能,与游戏本身无关,只要是赋能就行,这也是它主要被诟病的点)。

而 Mirandus 是通过售卖游戏道具来赚取现金流,且游戏代币 $MTRM 在产出的同时,也有消耗的场景。团队可以通过新游戏内容(新游戏资产的销售)的推出速度来控制整体游戏资产的通胀速度,只要好好运营,不涸泽而渔,上限可能要比 Bigtime 更高。

不过由于 Exemplars 的上限固定(50000),在一定程度上也限制了游戏的发展上限。看看官方后期会如何解决这个问题。

简单来说,如果 Mirandus 的运营思路(游戏资产发行、社区运营、维持玩家粘性等)正确和执行力到位,在 Gala Games 背景下,这个游戏有机会走到更高的地方。

原文链接

Bacaan Terkait

Mandat Keamanan Pasca-Kuantum Donald Trump 2031 Memicu Upaya Peningkatan Kripto yang Mendesak

Presiden AS Donald Trump mengeluarkan perintah eksekutif untuk meningkatkan kesiapan negara dalam menghadapi kemajuan komputasi kuantum. Perintah ini menetapkan tenggat waktu ketat bagi lembaga federal untuk meningkatkan teknologi kriptografinya menjadi tahan kuantum. Melalui Perintah Eksekutif 14409, sistem penting pemerintah harus ditingkatkan paling lambat Desember 2030, sementara semua infrastruktur tanda tangan digital federal harus bermigrasi ke standar pasca-kuantum pada Desember 2031. Gedung Putih menyoroti ancaman operasi "panen sekarang, dekripsi nanti", di mana data terenkripsi pemerintah dan perusahaan dapat dikumpulkan sekarang dan didekripsi di masa depan menggunakan komputer kuantum. Untuk mempercepat upaya, Departemen Perdagangan dan NIST ditugaskan memulai program pilot migrasi. Arahan ini menarik perhatian besar industri kripto, karena jaringan blockchain sangat bergantung pada kriptografi kurva eliptik yang rentan. Kemajuan dari Google Quantum AI telah mengurangi sumber daya yang dibutuhkan untuk menyerang sistem kriptografi. Blockchain seperti Ethereum, Algorand, dan Ripple telah merencanakan peningkatan ke skema tanda tangan tahan kuantum. Tekanan tambahan ada pada Bitcoin karena jutaan koin disimpan di alamat lama yang kunci publiknya terpapar. Panduan Gedung Putih menekankan pentingnya migrasi ke arsitektur pasca-kuantum untuk keamanan jangka panjang.

TheNewsCryptoBaru saja

Mandat Keamanan Pasca-Kuantum Donald Trump 2031 Memicu Upaya Peningkatan Kripto yang Mendesak

TheNewsCryptoBaru saja

Wawasan Mendalam: Inference Terdesentralisasi Bukan Hype, Melainkan Arena Kunci untuk Menembus Monopoli AI Terpusat

**Wawasan Mendalam: Inferensi Terdesentralisasi Bukan Hanya Hype, Tapi Jalur Kunci untuk Membobol Monopoli AI Terpusat** Artikel ini membahas pentingnya inferensi AI terdesentralisasi sebagai perlawanan terhadap risiko sensor dan monopoli oleh entitas terpusat. Penulis menyajikan skenario hipotetis di mana model AI mutakhir seperti "GLM-6" bisa dilarang oleh pemerintah, menyebabkan platform cloud besar mematuhinya. Di sinilah jaringan inferensi terdesentralisasi berperan, karena tidak ada otoritas pusat yang bisa mematikan seluruh jaringan atau menyensor model yang sudah tersebar. Artikel menguraikan empat tantangan utama yang harus dipecahkan: 1. **Menjalankan model yang terlalu besar untuk satu mesin:** Solusinya adalah dengan *GPU swarm* dan teknik seperti *speculative decoding* untuk mencapai kecepatan yang layak, meski latensi jaringan tetap menjadi hambatan dibanding pusat data. 2. **Membuktikan keaslian model yang dijalankan:** Berbagai metode seperti ZKML, *opML*, dan *live-weight proofs* ditawarkan dengan pertukaran (*trade-off*) antara integritas, latensi, dan biaya. 3. **Melindungi kerahasiaan *prompt*:** Teknik sharding saja tidak menjamin privasi. Solusi yang lebih kuat diperlukan, seperti *Trusted Execution Environments* (TEE) atau *Fully Homomorphic Encryption* (FHE). 4. **Membangun pasar dua sisi yang berkelanjutan:** Menemukan pelanggan ideal selain pengguna crypto adalah tantangan bisnis. Start-up dan *AI agent* disebut sebagai calon pengguna potensial. Beberapa proyek utama yang diulas antara lain Dolphin Network (dengan *live-weight proofs*), Inference.net, Morpheus (menggunakan TEE), dan Darkbloom (untuk hardware Apple). Artikel juga membedakan kasus penggunaan: inferensi terdesentralisasi cocok untuk tugas berorientasi *throughput* (seperti pembuatan data sintetis), sementara tugas yang membutuhkan latensi rendah masih lebih unggul di pusat data. Kesimpulannya, inferensi terdesentralisasi adalah bidang yang penting dengan potensi nyata, bukan hanya hype. Kunci suksesnya terletak pada proyek yang secara jelas memecahkan tantangan teknis, memahami pasar, dan menawarkan nilai (biaya, kinerja, privasi) di luar sekadar token.

Foresight News2m yang lalu

Wawasan Mendalam: Inference Terdesentralisasi Bukan Hype, Melainkan Arena Kunci untuk Menembus Monopoli AI Terpusat

Foresight News2m yang lalu

Pertama Kali Warsh Memimpin FOMC: Fed Memberikan Lebih Sedikit Panduan Suku Bunga, Apakah Obligasi AS Akan Lebih Mahal?

Ketua baru Federal Reserve AS, Kevin Warsh, dalam pertemuan FOMC pertamanya pada 16-17 Juni, memilih untuk mengurangi panduan mengenai arah suku bunga di masa depan. The Fed mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3.50%-3.75%, namun pernyataan resmi menghapus sebagian panduan dan Warsh sendiri tidak menyampaikan proyeksi 'dot plot'-nya. Perubahan ini meningkatkan ketidakpastian bagi pasar obligasi. Tanpa 'dot plot' dari ketua dan petunjuk yang lebih jelas, investor perlu mengompensasi risiko kesalahan dalam menafsirkan kebijakan, yang berpotensi mendorong imbal hasil obligasi AS lebih tinggi. Yield obligasi pemerintah AS 2-tahun telah naik ke level tertinggi dalam 16 bulan, mencerminkan penyesuaian pasar terhadap lingkungan komunikasi yang kurang terprediksi ini. Warsh berpendapat bahwa panduan yang berlebihan dapat menciptakan 'ruang gema' di mana pasar hanya fokus pada isyarat The Fed, bukan kondisi ekonomi yang mendasarinya. Sebagian investor menyambut baik peningkatan volatilitas ini karena dapat mengurangi spekulasi dan menciptakan peluang perdagangan baru. Alat komunikasi seperti panduan depan dan 'dot plot' diperkenalkan di era suku bunga rendah pasca krisis. Di lingkungan suku bunga tinggi saat ini, Warsh menilai alat-alat itu perlu ditinjau ulang agar The Fed memiliki fleksibilitas kebijakan yang lebih besar. Meskipun perubahan penuh belum diumumkan, langkah awal ini menandai pergeseran menuju komunikasi The Fed yang lebih sedikit memberi 'petunjuk jalan', yang akan membuat data ekonomi dan komentar pejabat lebih berpengaruh terhadap pasar dan biaya pinjaman.

marsbit10m yang lalu

Pertama Kali Warsh Memimpin FOMC: Fed Memberikan Lebih Sedikit Panduan Suku Bunga, Apakah Obligasi AS Akan Lebih Mahal?

marsbit10m yang lalu

Potongan Terakhir Ambisi Kripto Franklin Templeton

Franklin Templeton mengumumkan pada 22 Juni bahwa mereka telah menyelesaikan akuisisi terhadap 250 Digital dan secara resmi mendirikan divisi manajemen aset kripto, Franklin Crypto. Divisi baru ini akan fokus pada penyediaan strategi kripto yang dikelola secara aktif untuk investor institusional. Perkembangan ini melengkapi peta ambisi kripto Franklin Templeton, yang telah dimulai sejak 2018 dengan membentuk tim aset digital. Jejak mereka meliputi peluncuran dana bersama tokenisasi pertama di AS (BENJI) pada 2021, serangkaian ETF spot untuk aset seperti Bitcoin (EZBC), Ethereum (EZET), XRP (XRPZ), dan Solana (SOEZ), serta ETF indeks kripto (EZPZ). Dengan Franklin Crypto, portofolio mereka kini mencakup tiga lapisan: dana tokenisasi, ETF pasif, dan strategi manajemen aktif. Hingga Mei 2026, Franklin Templeton mengelola aset sekitar $1,78 triliun, dengan divisi aset digitalnya mengelola sekitar $1,8 miliar. Langkah mereka juga melibatkan investasi dan kemitraan di ekosistem yang lebih luas, seperti Ethena dan Crossmint, serta kolaborasi dengan jaringan seperti Aptos dan Sui. Sebagai perbandingan, raksasa aset tradisional lain seperti Fidelity Investments mengambil jalur yang sedikit berbeda, lebih menekankan pada pembangunan infrastruktur kustodian dan perdagangan internal sejak awal. Namun, kedua institusi tersebut mencerminkan tren yang sama: penetrasi mendalam dari manajer aset tradisional ke dalam bidang kripto.

Foresight News29m yang lalu

Potongan Terakhir Ambisi Kripto Franklin Templeton

Foresight News29m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片