从外汇到加密货币,CoinW Carmen Tan出席迪拜Token2049

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2024-04-03Terakhir diperbarui pada 2024-04-03

Abstrak

在这片充满机遇的土地上,CoinW和Carmen将共同书写新的加密篇章,探索更多的可能性。

2023 年 8 月,Carmen Tan 正式出任 CoinW 首席通讯官(Chief Communication Officer),双方在迪拜强强联手,共铸加密盛宴。

从外汇到加密货币,CoinW Carmen Tan出席迪拜Token2049

乘着席卷世界的加密浪潮, Carmen 的故事让人振奋,告诉大家女性也可以闪耀在中心地带。Carmen 在金融领域和区块链领域都有着非凡履历。在加入全球知名的加密货币交易所 CoinW 担任首席传播官之后,Carmen 更将以其独特的女性视角和全球化的经验,助力 CoinW 推进加密货币交易和应用的使命。

CoinW 对 Carmen Tan 的任命,不仅是对她个人能力的认可,更是对其专业知识和领导力的肯定。

Carmen Tan 曾在 Token 2049 新加坡和伦敦、迪拜世界区块链峰会和亚洲加密货币博览会等重要活动中担任特邀演讲者,向行业传播 CoinW 关于加密货币的思考,更致力于加密教育事业和慈善事业的发展。

更令人瞩目的是,Carmen 还代表 CoinW 荣膺东京 Web3 夏季黑客马拉松的杰出小组成员,并被评为 2022 年最佳影响力人物,Carmen Tan 不仅是 CoinW 的骄傲,更是女性力量和迪拜开放精神的完美融合,让每个人都享受金融自由带来的全球化魅力,更是这个时代难得的坚守。

从外汇到加密货币,CoinW Carmen Tan出席迪拜Token2049

CoinW 始终致力于加密货币和区块链领域的教育和宣传,而 Carmen 的加入,无疑将为这一使命注入新的活力。在她入职后,更为强调和重视加密货币的大规模普及之路,提高公众对 CoinW 产品的认识和理解,同时展现加密货币和区块链创新领域的变革潜力。

4 月的 Token 2049 活动日益临近,这是迪拜首次承办该活动。 Token 2049 从香港起步,随后扩展到新加坡,现在来到迪拜,这也再度证实了迪拜对加密货币的积极拥抱与接纳。

CoinW 作为迪拜 Token 2049 的冠名赞助,将一如既往支持 Token 2049 和迪拜区块链的发展。而以 CoinW 首席通讯官身份出席大会的 Carmen,既将再一次发挥她的个人影响力,也将继续支持 CoinW 的国际化战略。

值得一提的是,Carmen 作为马来西亚华人,精通中英文,在加入 CoinW 之前,曾在迪拜 金融科技行业工作多年,她的职业生涯从外汇交易过渡到 Crypto,完成了一次华丽的转身。这一切,与迪拜开放包容的政策环境密不可分:迪拜对加密货币行业的态度非常友好,已经出台 VASP 监管体系,而 CoinW 与迪拜监管部门也一直保持着良好的关系。

CoinW 积极拥抱全球化,拥抱监管,致力于成为更富责任和使命感的中心化交易所。Carmen 的加入,正是这一理念的生动体现。Carmen 认为,迪拜给了她很多机会,可以尝试人生的更多可能性,她也会带着这份信任和机遇,帮助 CoinW 继续在全球加密行业中保持领先。

在区块链的世界里,每一次转身都可能开启新的可能。Carmen Tan 的故事,正是这一理念的最佳诠释。而 Carmen 的故事,也是 CoinW 的故事,更是迪拜的故事。在这片充满机遇的土地上,CoinW 和 Carmen 将共同书写新的加密篇章,探索更多的可能性。

4 月的这场金融科技的盛宴将如何在迪拜上演,让我们拭目以待。

Bacaan Terkait

Mandat Keamanan Pasca-Kuantum Donald Trump 2031 Memicu Upaya Peningkatan Kripto yang Mendesak

Presiden AS Donald Trump mengeluarkan perintah eksekutif untuk meningkatkan kesiapan negara dalam menghadapi kemajuan komputasi kuantum. Perintah ini menetapkan tenggat waktu ketat bagi lembaga federal untuk meningkatkan teknologi kriptografinya menjadi tahan kuantum. Melalui Perintah Eksekutif 14409, sistem penting pemerintah harus ditingkatkan paling lambat Desember 2030, sementara semua infrastruktur tanda tangan digital federal harus bermigrasi ke standar pasca-kuantum pada Desember 2031. Gedung Putih menyoroti ancaman operasi "panen sekarang, dekripsi nanti", di mana data terenkripsi pemerintah dan perusahaan dapat dikumpulkan sekarang dan didekripsi di masa depan menggunakan komputer kuantum. Untuk mempercepat upaya, Departemen Perdagangan dan NIST ditugaskan memulai program pilot migrasi. Arahan ini menarik perhatian besar industri kripto, karena jaringan blockchain sangat bergantung pada kriptografi kurva eliptik yang rentan. Kemajuan dari Google Quantum AI telah mengurangi sumber daya yang dibutuhkan untuk menyerang sistem kriptografi. Blockchain seperti Ethereum, Algorand, dan Ripple telah merencanakan peningkatan ke skema tanda tangan tahan kuantum. Tekanan tambahan ada pada Bitcoin karena jutaan koin disimpan di alamat lama yang kunci publiknya terpapar. Panduan Gedung Putih menekankan pentingnya migrasi ke arsitektur pasca-kuantum untuk keamanan jangka panjang.

TheNewsCrypto2m yang lalu

Mandat Keamanan Pasca-Kuantum Donald Trump 2031 Memicu Upaya Peningkatan Kripto yang Mendesak

TheNewsCrypto2m yang lalu

Wawasan Mendalam: Inference Terdesentralisasi Bukan Hype, Melainkan Arena Kunci untuk Menembus Monopoli AI Terpusat

**Wawasan Mendalam: Inferensi Terdesentralisasi Bukan Hanya Hype, Tapi Jalur Kunci untuk Membobol Monopoli AI Terpusat** Artikel ini membahas pentingnya inferensi AI terdesentralisasi sebagai perlawanan terhadap risiko sensor dan monopoli oleh entitas terpusat. Penulis menyajikan skenario hipotetis di mana model AI mutakhir seperti "GLM-6" bisa dilarang oleh pemerintah, menyebabkan platform cloud besar mematuhinya. Di sinilah jaringan inferensi terdesentralisasi berperan, karena tidak ada otoritas pusat yang bisa mematikan seluruh jaringan atau menyensor model yang sudah tersebar. Artikel menguraikan empat tantangan utama yang harus dipecahkan: 1. **Menjalankan model yang terlalu besar untuk satu mesin:** Solusinya adalah dengan *GPU swarm* dan teknik seperti *speculative decoding* untuk mencapai kecepatan yang layak, meski latensi jaringan tetap menjadi hambatan dibanding pusat data. 2. **Membuktikan keaslian model yang dijalankan:** Berbagai metode seperti ZKML, *opML*, dan *live-weight proofs* ditawarkan dengan pertukaran (*trade-off*) antara integritas, latensi, dan biaya. 3. **Melindungi kerahasiaan *prompt*:** Teknik sharding saja tidak menjamin privasi. Solusi yang lebih kuat diperlukan, seperti *Trusted Execution Environments* (TEE) atau *Fully Homomorphic Encryption* (FHE). 4. **Membangun pasar dua sisi yang berkelanjutan:** Menemukan pelanggan ideal selain pengguna crypto adalah tantangan bisnis. Start-up dan *AI agent* disebut sebagai calon pengguna potensial. Beberapa proyek utama yang diulas antara lain Dolphin Network (dengan *live-weight proofs*), Inference.net, Morpheus (menggunakan TEE), dan Darkbloom (untuk hardware Apple). Artikel juga membedakan kasus penggunaan: inferensi terdesentralisasi cocok untuk tugas berorientasi *throughput* (seperti pembuatan data sintetis), sementara tugas yang membutuhkan latensi rendah masih lebih unggul di pusat data. Kesimpulannya, inferensi terdesentralisasi adalah bidang yang penting dengan potensi nyata, bukan hanya hype. Kunci suksesnya terletak pada proyek yang secara jelas memecahkan tantangan teknis, memahami pasar, dan menawarkan nilai (biaya, kinerja, privasi) di luar sekadar token.

Foresight News4m yang lalu

Wawasan Mendalam: Inference Terdesentralisasi Bukan Hype, Melainkan Arena Kunci untuk Menembus Monopoli AI Terpusat

Foresight News4m yang lalu

Pertama Kali Warsh Memimpin FOMC: Fed Memberikan Lebih Sedikit Panduan Suku Bunga, Apakah Obligasi AS Akan Lebih Mahal?

Ketua baru Federal Reserve AS, Kevin Warsh, dalam pertemuan FOMC pertamanya pada 16-17 Juni, memilih untuk mengurangi panduan mengenai arah suku bunga di masa depan. The Fed mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3.50%-3.75%, namun pernyataan resmi menghapus sebagian panduan dan Warsh sendiri tidak menyampaikan proyeksi 'dot plot'-nya. Perubahan ini meningkatkan ketidakpastian bagi pasar obligasi. Tanpa 'dot plot' dari ketua dan petunjuk yang lebih jelas, investor perlu mengompensasi risiko kesalahan dalam menafsirkan kebijakan, yang berpotensi mendorong imbal hasil obligasi AS lebih tinggi. Yield obligasi pemerintah AS 2-tahun telah naik ke level tertinggi dalam 16 bulan, mencerminkan penyesuaian pasar terhadap lingkungan komunikasi yang kurang terprediksi ini. Warsh berpendapat bahwa panduan yang berlebihan dapat menciptakan 'ruang gema' di mana pasar hanya fokus pada isyarat The Fed, bukan kondisi ekonomi yang mendasarinya. Sebagian investor menyambut baik peningkatan volatilitas ini karena dapat mengurangi spekulasi dan menciptakan peluang perdagangan baru. Alat komunikasi seperti panduan depan dan 'dot plot' diperkenalkan di era suku bunga rendah pasca krisis. Di lingkungan suku bunga tinggi saat ini, Warsh menilai alat-alat itu perlu ditinjau ulang agar The Fed memiliki fleksibilitas kebijakan yang lebih besar. Meskipun perubahan penuh belum diumumkan, langkah awal ini menandai pergeseran menuju komunikasi The Fed yang lebih sedikit memberi 'petunjuk jalan', yang akan membuat data ekonomi dan komentar pejabat lebih berpengaruh terhadap pasar dan biaya pinjaman.

marsbit11m yang lalu

Pertama Kali Warsh Memimpin FOMC: Fed Memberikan Lebih Sedikit Panduan Suku Bunga, Apakah Obligasi AS Akan Lebih Mahal?

marsbit11m yang lalu

Potongan Terakhir Ambisi Kripto Franklin Templeton

Franklin Templeton mengumumkan pada 22 Juni bahwa mereka telah menyelesaikan akuisisi terhadap 250 Digital dan secara resmi mendirikan divisi manajemen aset kripto, Franklin Crypto. Divisi baru ini akan fokus pada penyediaan strategi kripto yang dikelola secara aktif untuk investor institusional. Perkembangan ini melengkapi peta ambisi kripto Franklin Templeton, yang telah dimulai sejak 2018 dengan membentuk tim aset digital. Jejak mereka meliputi peluncuran dana bersama tokenisasi pertama di AS (BENJI) pada 2021, serangkaian ETF spot untuk aset seperti Bitcoin (EZBC), Ethereum (EZET), XRP (XRPZ), dan Solana (SOEZ), serta ETF indeks kripto (EZPZ). Dengan Franklin Crypto, portofolio mereka kini mencakup tiga lapisan: dana tokenisasi, ETF pasif, dan strategi manajemen aktif. Hingga Mei 2026, Franklin Templeton mengelola aset sekitar $1,78 triliun, dengan divisi aset digitalnya mengelola sekitar $1,8 miliar. Langkah mereka juga melibatkan investasi dan kemitraan di ekosistem yang lebih luas, seperti Ethena dan Crossmint, serta kolaborasi dengan jaringan seperti Aptos dan Sui. Sebagai perbandingan, raksasa aset tradisional lain seperti Fidelity Investments mengambil jalur yang sedikit berbeda, lebih menekankan pada pembangunan infrastruktur kustodian dan perdagangan internal sejak awal. Namun, kedua institusi tersebut mencerminkan tren yang sama: penetrasi mendalam dari manajer aset tradisional ke dalam bidang kripto.

Foresight News30m yang lalu

Potongan Terakhir Ambisi Kripto Franklin Templeton

Foresight News30m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片