比特币为何狂飙?多头给出简单原因:供应不够了!

金十Dipublikasikan tanggal 2024-03-07Terakhir diperbarui pada 2024-03-07

为什么比特币本周飙升至创纪录水平?世界上最大的加密货币的粉丝们表示,这是由于传统的供求规律。

比特币就像任何商品的价格一样,其价格对需求的波动很敏感。今年1月,在可以直接投资比特币的比特币现货ETF推出后,市场对比特币的需求激增。

自那以后,投资者向这些ETF投入了数十亿美元。这些资金流入促使这些基金购买比特币以满足需求,从而推高了比特币的价格。

比特币的供应受到严格限制

比特币与其他大宗商品的不同之处在于,它的供应受到严格限制,这种动态可能导致比特币价格大幅飙升。

支撑比特币的计算机代码规定了比特币的总量只有2100万个,其中90%以上已被“挖出”。

为了扩大供应,矿工会通过让计算机运行算法来“挖掘”新的比特币。但他们每天只能挖出大约900个新的比特币,预计在下个月出现所谓“减半”的周期性事件后,这一生产速度还会下降。大约在2140年,当最后一枚比特币被开采出来时,比特币的供应最终将停止。

Galaxy Digital研究主管Alex Thorn表示:

“比特币是世界上最稀缺的资产之一,而且正日益稀缺。”

但就价格而言,谁也不能保证比特币会继续上涨。比特币目前的高价可能会鼓励持有者出售,从而锁定利润。

值得注意的是,比特币的前几轮牛市之后都是毁灭性的崩盘:在2021年11月达到上一个峰值后,比特币在接下来的一年里下跌了70%以上。持怀疑态度的人,包括政府官员和华尔街高管仍然认为比特币是一种没有内在价值的投机资产。

目前,比特币自年初以来已经上涨了58%。

对需求“十分敏感”

用经济学术语来说,比特币的供给是高度无弹性的,这意味着它不会对价格波动做出反应,而具有这种特性的大宗商品容易出现价格波动。例如,天然气生产商无法在短期内大幅增加天然气产量以利用高气价。

不过,从长期来看,天然气价格的持续高企会促使钻探者寻找新的燃料来源。同样,当黄金价格长时间处于高位时,黄金开采商可以追求成本高昂的新采矿项目,在越来越陌生的地方寻找这种贵金属。

但比特币不是这样运作的。比特币代码中的规则规定了矿工将新比特币带入市场的速度,这一速度会周期性地减半。过去,由于加密货币投资者预计供应会趋紧,比特币的价格会在这种减半之前攀升。

比特币应该有一个固定的最大供应量的想法来自比特币的匿名创造者中本聪(Satoshi Nakamoto),他写道,这样的设计将使比特币免于通胀。

投资公司Swan Bitcoin的私人客户服务主管Steven Lubka表示,“从根本上说,市场上不会有额外的比特币供应。”

这就使得比特币对需求的增长非常敏感,而新的比特币现货ETF自1月11日推出以来一直在大量买入比特币。当天,9只新的ETF首次上市交易,而现有的一只基金灰度比特币信托也转换成了一只ETF。从那时起,近80亿美元的资金净流入比特币现货ETF,其中9只新基金的资金流入超过了灰度旗下比特币现货ETF的资金流出。

据投资研究公司ByteTree估计,截至周二,全球ETF或其他投资基金持有的比特币占全球总供应量的5%,高于1月11日美国比特币现货ETF开始交易时的4.4%。

小心抛压!

当比特币现货ETF购买新的比特币以满足投资者需求时,它们通常依赖于芝加哥交易巨头DRW Holdings的子公司Cumberland或纽约Jane Street Capital等自营交易公司。这些公司运营着加密交易部门,并在数字货币市场上搜寻大量比特币,以填补基金的订单。

一些分析师表示,从大持有者那里获得比特币变得越来越困难。公开的区块链数据显示,全球供应的约1960万枚比特币中,有很大一部分位于“沉睡”数字钱包中,这些钱包很少移动比特币,可能是因为它们属于拒绝出售的长期比特币持有者,也可能是因为所有者丢失了密码,导致他们的比特币无法移动。

瑞士私人银行Julius Baer分析师Manuel Villegas上周在一份研究报告中说,在过去六个月里,大约80%的比特币供应没有转手。Villegas写道,再加上ETF资金的流入,以及数据显示交易所可供出售的比特币库存有限,这“可能会加剧供应紧张”。

其他人表示,有很多卖家愿意在反弹中卖出比特币,这可能是比特币在短暂超过2021年的纪录后,上涨势头有所停滞的原因。

DRW的关系管理主管Rob Strebel说,在最近几周ETF资金大量流入的情况下,Cumberland不难找到比特币来满足现货ETF对比特币的需求。他说,该公司从大型加密投资者那里获得了大部分比特币,这些投资者在比特币价格较低时购买了比特币,并借此机会获利了结。 Strebel说:

“当你看到市场呈抛物线走势时,就像比特币一样,这是一个自然的卖出机会。尤其是当人们回忆起2021年的上一轮牛市时,他们会从桌面上拿走一些筹码。”

Bacaan Terkait

Sebuah Perusahaan yang Hampir Bangkrut, Baru Saja Nilai Pasarnya Melebihi Bitcoin

Pada 22 Juni, harga saham SK Hynix naik sehingga kapitalisasi pasarnya mencapai $1,35 triliun, melampaui kapitalisasi pasar Bitcoin sekitar $1,29 triliun. Kenaikan ini didorong oleh permintaan tinggi akan HBM (High-Bandwidth Memory), memori penting untuk pelatihan dan inferensi AI, di mana SK Hynix merupakan pemasok utama untuk Nvidia dengan pangsa pasar melebihi 60%. Perusahaan ini memulai pengembangan HBM sejak 2009, sebuah investasi jangka panjang yang baru membuahkan hasil signifikan dengan munculnya ChatGPT. SK Hynix pernah hampir bangkrut pasca gelembung dot-com, namun diselamatkan oleh akuisisi SK Group pada 2012 yang memungkinkan pendanaan berkelanjutan untuk teknologi HBM. Kini, perusahaan menikmati profitabilitas tinggi, dengan perkiraan laba operasi Q2 yang terus direvisi naik oleh analis. Artikel ini membandingkan kesuksesan infrastruktur AI fisik seperti SK Hynix dengan narasi Crypto AI. Pasar modal memberi premi tinggi pada aset seperti HBM karena pesanan nyata, hambatan fisik (kapasitas terbatas hanya pada 3 produsen), dan profitabilitas yang terukur. Sebaliknya, proyek Crypto AI, meskipmenjanjikan komputasi terdesentralisasi, masih banyak berada di tahap konsep dengan kemajuan terbatas. Laporan dari universitas seperti Cornell (IC3) menyatakan integrasi Crypto dan AI masih sangat awal. Proyek seperti Bittensor (TAO) masih membangun mekanisme intinya, sementara perusahaan penambangan Bitcoin yang berusaha beralih ke AI menghadapi tantangan pendanaan besar. Analis seperti Arthur Hayes berargemen bahwa industri AI telah menyerap likuiditas besar sejak 2022, dan IPO besar seperti OpenAI/Anthropic akan terus menarik modal, bukan mengalirkannya kembali ke crypto. Intinya, keuntungan infrastruktur AI saat ini lebih mudah diraih oleh entitas dengan teknologi, pesanan nyata, dan hambatan pasokan fisik yang kuat. Pasar crypto perlu lebih jelas mendefinisikan perannya dalam rantai nilai AI ini.

marsbit2m yang lalu

Sebuah Perusahaan yang Hampir Bangkrut, Baru Saja Nilai Pasarnya Melebihi Bitcoin

marsbit2m yang lalu

Sebuah Perusahaan yang Hampir Bangkrut, Baru Saja Nilai Pasar Melebihi Bitcoin

Pada 22 Juni, harga saham SK Hynix melonjak, mendorong valuasi pasarnya mencapai $1,35 triliun, melampaui total kapitalisasi pasar Bitcoin sekitar $1,29 triliun. Kenaikan ini terutama didorong oleh permintaan tinggi akan HBM (High-Bandwidth Memory), di mana SK Hynix adalah pemasok utama untuk Nvidia dengan pangsa pasar melebihi 60%. Laporan laba menunjukkan margin operasi perusahaan mencapai 72% pada kuartal pertama. SK Hynix mulai bertaruh pada teknologi HBM sejak 2009, sebuah investasi jangka panjang yang akhirnya membuahkan hasil dengan ledakan AI pasca-ChatGPT. Perusahaan ini hampir bangkrut pasca-gelembung dot-com 2001, tetapi diselamatkan oleh akuisisi SK Group pada 2012, yang memungkinkan pendanaan berkelanjutan untuk pengembangan HBM. Perbandingan ini menyoroti preferensi pasar modal saat ini: mereka memberikan premi tinggi pada aset infrastruktur AI dengan pesanan nyata, kelangkaan fisik, dan profitabilitas terukur seperti HBM, yang didominasi oleh sedikit pemain dengan siklus produksi panjang. Sementara itu, narasi Crypto AI, yang menjanjikan komputasi terdesentralisasi, masih berada pada tahap awal dengan kemajuan terbatas dan kurangnya kepastian dibandingkan dengan pemain infrastruktur fisik. Laporan dari institusi seperti Cornell IC3 mencatat bahwa integrasi Crypto dan AI masih lebih banyak wacana daripada realitas. Proyek seperti Bittensor masih membangun fondasi intinya, dan perusahaan penambangan kripto yang beralih ke AI menghadapi tantangan pendanaan besar. Analis seperti Arthur Hayes berpendapat bahwa industri AI telah menyerap likuiditas besar-besaran, dan aset kripto mungkin terdampak jika gelembung AI pecah.

链捕手34m yang lalu

Sebuah Perusahaan yang Hampir Bangkrut, Baru Saja Nilai Pasar Melebihi Bitcoin

链捕手34m yang lalu

Kuda Hitam AI Jepang Muncul: Bagaimana Model Kecil 7B Ini Berani Menantang Fable dan Mythos?

Sakana AI merilis model baru bernama Fugu pada Juni 2026, memicu kehebohan di komunitas AI. Dengan hanya 7B parameter inti, model ini mencetak skor 73.7 pada SWE-Bench Pro dan 82.1 pada TerminalBench 2.1, melampaui model raksasa seperti GPT-5.5 dan Claude Opus 4.8, bahkan diklaim sebanding dengan model terdepan seperti Fable 5 dan Mythos Preview. Kunci keberhasilannya terletak pada arsitektur "multi-agen" yang tidak biasa. Fugu tidak bekerja sendiri. Intinya adalah model kecil 7B yang dilatih dengan pembelajaran penguatan (RL Conductor), bertindak sebagai "mandor" pintar. Saat pengguna memberikan tugas, RL Conductor menganalisis dan membaginya, lalu secara dinamis menugaskannya kepada model-model terbaik dunia seperti GPT-5, Gemini, atau Claude di dalam kumpulan agennya. Ia mengoordinasikan, memverifikasi, dan menyintesis output mereka untuk menghasilkan jawaban akhir yang andal. Pendekatan ini mengubah paradigma "parameter adalah segalanya". Daripada mengandalkan komputasi internal yang berat, Fugu mengalokasikan daya komputasi untuk penjadwalan, verifikasi, dan sintesis eksternal yang cerdas. Dalam pengujian beta, Fugu menunjukkan keunggulan dalam skenario nyata seperti tinjauan kode yang mendalam, stabilitas percakapan panjang, dan efisiensi token. Namun, arsitektur ini memiliki kelemahan. Fugu sangat bergantung pada API model dasar AS (GPT, Claude, Gemini), sehingga rentan terhadap perubahan harga, pembatasan, atau ketentuan. Penjadwalan multi-agen juga dapat menambah latensi, dan klaim kesetaraan dengan model seperti Fable didasarkan pada data laporan yang berbeda, bukan pengujian langsung. Bagi Jepang yang memiliki sumber daya komputasi dan data terbatas, serta menghadapi risiko pembatasan ekspor model AS, Fugu mewakili strategi "penembusan asimetris". Alih-alih bersaing langsung dalam pelatihan model raksasa, Sakana AI fokus pada pelatihan "mandor" cerdas yang dapat memanfaatkan model global terbaik, memberikan fleksibilitas dan ketahanan tertentu. Meski terobosan sistem ini mengesankan, batas kemampuan akhirnya tetap ditentukan oleh model dasar yang diaturnya.

marsbit47m yang lalu

Kuda Hitam AI Jepang Muncul: Bagaimana Model Kecil 7B Ini Berani Menantang Fable dan Mythos?

marsbit47m yang lalu

Bittensor Melangkah Menuju Desentralisasi Ultimat: 18 Bulan Kritis Ekosistem TAO Telah Tiba?

Penulis: Flora, CryptoPulse Labs Dalam konteks narasi AI dan Crypto yang terus menyatu, protokol AI terdesentralisasi Bittensor kembali menjadi sorotan pasar. Pada 22 Juni, salah satu pendiri Bittensor, Const, menerbitkan tulisan panjang yang secara sistematis menjelaskan struktur tata kelola, status sentralisasi, serta rencana desentralisasi menyeluruh dalam 18 bulan ke depan. Intinya, Bittensor mengakui belum sepenuhnya terdesentralisasi, namun ini adalah pilihan aktif, bukan cacat arsitektur. Saat ini, Bittensor dalam keadaan 'semi-terdesentralisasi'. Kepemilikan sudah terdesentralisasi kuat karena TAO dialokasikan melalui mekanisme kompetisi terbuka tanpa pre-mining. Siapa pun dapat berkontribusi untuk mendapatkan imbalan. Namun, pembaruan protokol dan penyesuaian parameter masih dipimpin tim inti. Ini dipilih agar protokol bisa beradaptasi cepat di industri AI yang dinamis, seperti Bitcoin di masa awal. Dalam 18 bulan ke depan, Bittensor akan fokus pada optimalisasi kompetisi validator, membuka fungsi perdagangan dua arah dan shorting pool likuiditas, memperkenalkan hak tata kelola bagi pemegang Alpha, mengoptimalkan model emisi TaoFlow & DTAO, dan membersihkan partisipan yang tidak aktif. Setelah ini, tim inti akan perlahan menarik diri. Desentralisasi ini menjadi penting karena risiko sentralisasi meningkat seiring skala jaringan. Tata kelola terpusat menciptakan risiko tunggal dan rentan terhadap pengawasan regulator. Untuk Bittensor, desentralisasi kini adalah jalan untuk mengurangi risiko sistemik. Dari sudut pandang pasar, transisi ini dapat mengubah logika penilaian TAO. TAO tidak hanya tentang narasi AI dan kelangkaan, tetapi bisa mendapatkan premium dari hak tata kelola. Fokus persaingan di sektor AI Crypto juga mungkin beralih dari narasi ke kemampuan protokol. Keunggulan Bittensor adalah keunggulan pertama (first-mover advantage) dengan jaringan ekonomi nyata yang telah berjalan lebih dari lima tahun. Jika berhasil, Bittensor bercita-cita menjadi 'Federasi Kecerdasan Milenium' – jaringan AI terdesentralisasi yang berjalan selama puluhan bahkan ratusan tahun, mirip bagaimana Bitcoin mendesentralisasikan uang. 18 bulan ke depan akan menjadi jendela observasi kritis untuk eksperimen besar ini. Pertanyaan mendasar bagi pasar adalah: haruskah AI masa depan dimiliki segelintir raksasa teknologi, atau oleh jaringan terbuka?

marsbit48m yang lalu

Bittensor Melangkah Menuju Desentralisasi Ultimat: 18 Bulan Kritis Ekosistem TAO Telah Tiba?

marsbit48m yang lalu

Wall Street Kembali Berinovasi, ETF Saham AS dengan Dividen Otomatis Ditambahkan ke Bitcoin Hadir

Wall Street meluncurkan inovasi baru: ETF dividen saham AS kini dapat secara otomatis melakukan investasi rutin (DCA) ke dalam Bitcoin. Pada 18 Juni, Franklin Templeton mengajukan permohonan ke SEC AS untuk meluncurkan dua Bitcoin DRIP ETF, yang secara otomatis menginvestasikan kembali dividen saham ke dalam Bitcoin. Kedua ETF ini terdiri dari 95% saham tradisional AS (saham blue-chip atau pertumbuhan inovatif) dan 5% eksposur Bitcoin. Mekanisme intinya adalah mengalihkan arus kas dividen dari saham AS dasar ke pembelian Bitcoin secara sistematis dan otomatis, menciptakan sumber permintaan Bitcoin baru yang tidak bergantung pada sentimen investor. Berbeda dengan ETF spot Bitcoin yang ada, yang bergantung pada keputusan aktif investor, DRIP ETF membeli Bitcoin menggunakan dividen, membentuk tekanan beli berkelanjutan bahkan jika investor tidak melakukan apa pun. Meskipun skala arus masuk awal dari produk ini mungkin tidak secara signifikan memengaruhi harga Bitcoin, inovasi ini menurunkan ambang batas psikologis bagi investor tradisional untuk mengalokasikan aset ke Bitcoin. Ini menawarkan narasi menarik: mempertahankan 95% keuntungan dari saham blue-chip, sambil menggunakan dividen untuk mengekspos risiko/return Bitcoin, dengan kontrol risiko ketat sebesar 5%. Franklin Templeton kemungkinan akan menggunakan ETF spot Bitcoin miliknya sendiri untuk mendapatkan eksposur tersebut. Secara keseluruhan, Bitcoin DRIP ETF merupakan sumber likuiditas potensial yang berkualitas bagi Bitcoin, mengubah laba perusahaan menjadi dukungan harga Bitcoin secara berkelanjutan. Namun, dampaknya yang signifikan terhadap harga bergantung pada adopsi luas oleh lebih banyak raksasa manajemen aset di masa depan.

marsbit54m yang lalu

Wall Street Kembali Berinovasi, ETF Saham AS dengan Dividen Otomatis Ditambahkan ke Bitcoin Hadir

marsbit54m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片