数据复盘50个空投代币:何时出售才能收益最大化?

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2024-02-26Terakhir diperbarui pada 2024-02-26

Abstrak

出售空投代币的最佳时间可能是在收到空投代币后的14天内。

原文标题: 46% of Biggest Airdrops Hit All-Time Highs in 2 Weeks

原文作者:Nicholas Boey,Coingecko

原文编译:邓通,金色财经

一、什么时候是出售空投的最佳时机?

在 50 个最大的空投中,有 23 个 ( 46% ) 在空投日期的前两周内录得代币价格峰值。这表明,出售空投代币的最佳时间可能是在收到空投代币后的 14 天内,以获得最大利润。

短期内达到最高价格回报的空投代币包括 Ethereum Name Service(交易第 2 天 + 73% )、X2Y2(第 2 天 + 121% )、Blur(第 6 天 + 90% )、LooksRare(+ 192)%(第 10 天)和 ArbDoge AI(第 14 天 425% )。

在最近的空投中,Jito(第 2 天增加 43% )、Wen(第 3 天增加 37% )、Dymension(第 10 天增加 75% )、Manta(第 12 天增加 72% )和 Heroes of Mavia(第 13 天增加 217% ),如果空投后不久就出售,对收到空投的投资者来说也是最有利可图的。尽管如此,这些空投才交易了几周,其代币价格是否会上涨至新高还有待观察。

数据复盘50个空投代币:何时出售才能收益最大化?

在这 23 个空投代币中,有 16 个空投在空投日期后的第 2 至 14 天之间达到了峰值收益。换句话说,一旦代币被空投并开始交易,人们的兴趣往往会急剧上升。这证实了代币空投是一种有效的营销或增长策略,但也表明,随着越来越多的人谈论空投,对特定代币的兴趣往往会增长,此后不久达到顶峰,并反映在代币的价格中。

其余 7 个空投在空投当天价格见顶,随后代币价格无法回升。例如,Solana 聚合商 Jupiter 的空投代币开始交易时约为 0.66 美元,但此后下跌了 28% ,并仍低于其初始价格。当空投接受者急于从他们的「免费资金」中获取利润时,就会发生这种情况,导致空投立即被抛售。随着接收者决定随时间的推移退出空投,这些空投的代币价格继续面临抛售压力并创下新低。

另一方面,前 50 个最大空投中,有 27 个空投在空投日期两周多后达到峰值收益,时间范围从 15 天到 581 天不等。这种较长时间范围内的价格峰值通常与有利的市场条件和各个项目的增长相一致,这使得空投代币的估值超出了初始水平。

二、市场状况推动空投价格回报

38% 的空投代币在 2021 年牛市中达到峰值

在加密货币牛市中, 50 个最大的空投中有 19 个在 2021 年创下了历史新高 (ATH)。所有这些都是在 2021 年之前或 2021 年推出的,这表明市场状况推动了这些空投代币价格的更高估值。

这 19 个代币中有 4 个在空投 100 多天后达到了 ATH。这些空投代币是 Uniswap ( 1.145% )、1inch ( 216% )、Gitcoin ( 242% ) 和 Bank ( 94% )。

与短期峰值相比,这些代币的 ATH 价格获得了显着更高的回报。例如,Uniswap 的 ATH 价格回报率为 1.145% ,是交易前 14 天最高价格回报率 106% 的 10 倍。

这表明,对于某些空投,接收者可以考虑保留其空投分配,以在较长时间内增值,以便在有利的市场条件下获得更高的利润。

2022 年:NFT 空投的好年头,但其他人却并非如此

2022 年,市场状况相对悲观, 50 个空投代币中有 11 个达到了 ATH。

然而, 2022 年初,不可替代代币 (NFT) 出现了牛市,这有助于将这 11 种空投代币中的 3 种(ApeCoin、LooksRare 和 X2Y2)的估值推高至新的 ATH。另一方面,其他在 2022 年达到 ATH 的空投代币是在同一年推出的,并在空投日期后不久就达到了 ATH。Osmosis 是个例外,它于 2021 年 6 月推出,但在 2022 年达到了 ATH。

这表明,在熊市期间,空投后是卖出空投代币的最佳时机,以实现利润最大化。

2023 年和 2024 年:看涨情绪回归?

50 个空投代币中的其余 21 个在 2023 年和 2024 年达到了 ATH,由于美国现货比特币 ETF 获得批准,看涨情绪回归。

这 21 个空投代币中有 8 个在空投后 100 多天达到了 ATH。这些空投代币是 Arbitrum ( 68% )、Bonk ( 28, 091% )、Celestia ( 777% )、Optimism ( 186% )、Aptos ( 34% )、WorldCoin ( 249% )、Arkham ( 67% ) 和 Maverick ( 38) %)。

另外 5 个空投需要 15 到 100 天才能达到代币价格峰值,而其余 8 个空投代币在空投日期后 14 天内就达到了 ATH。(请注意,在 14 天内达到峰值的 8 个代币中,有 5 个是最近空投的:Manta、Jupiter、Dymension、Heroes of Mavia 和 Wen)。

这表明 2024 年市场情绪将发生转变,因此,当空投代币在预期的牛市中达到新的估值时,持有空投代币可能会更有利可图。

三、何时出售空投

截至 2024 年 2 月 20 日, 50 个最大空投达到历史最高代币价格所需的天数、周数或年数,以及相应的峰值价格回报百分比:

数据复盘50个空投代币:何时出售才能收益最大化?

原文链接

Bacaan Terkait

Kalshi Bukan Lawan Terberat Polymarket

Berdasarkan wawancara dengan CEO Kalshi, Tarek Mansour, pesaing terbesar platform prediksi pasar Kalshi bukanlah Polymarket, melainkan raksasa keuangan dan platform distribusi tradisional seperti CME Group, Robinhood, dan DraftKings. Perubahan ini didorong oleh masuknya pemain besar ke pasar prediksi. Robinhood, misalnya, telah mengintegrasikan kontrak acara ke dalam aplikasinya dan meluncurkan produk pasar prediksi sendiri, Rothera, mendorong pertumbuhan pendapatan yang signifikan. Platform lain seperti Interactive Brokers, CME Group (bermitra dengan FanDuel), dan DraftKings juga mengadopsi pendekatan serupa, menjadikan pasar prediksi sebagai fitur tambahan dalam ekosistem perdagangan atau taruhan olahraga mereka yang sudah ada. Analis Bernstein memproyeksikan Piala Dunia FIFA 2026 sebagai titik balik besar bagi industri ini, berpotensi menghasilkan volume perdagangan baru miliaran dolar. Peristiwa olahraga besar seperti ini membantu pasar prediksi memperluas jangkauan di luar siklus pemilu. Dengan masuknya pemain mapan yang memiliki basis pengguna yang luas, model persaingan berubah. Pasar prediksi tidak lagi hanya tentang memperebutkan pengguna akhir, tetapi juga tentang perebutan saluran distribusi dan likuiditas. Platform seperti Kalshi dan Polymarket kini harus bersaing dengan raksasa yang dapat menawarkan perdagangan kontrak acara sebagai bagian dari layanan inti mereka dengan biaya marjinal yang rendah. Situasi ini mirip dengan persaingan di industri teknologi, seperti antara Zoom dan Microsoft Teams/Google Meet. Platform khusus seperti Kalshi dan Polymarket mungkin perlu mengembangkan kemampuan yang lebih dalam, seperti memperluas jenis aset, mengeksplorasi produk derivatif, atau meningkatkan infrastruktur, untuk mempertahankan relevansi di tengah dominasi platform distribusi yang lebih besar.

链捕手4m yang lalu

Kalshi Bukan Lawan Terberat Polymarket

链捕手4m yang lalu

Perang Subsidi Token Raksasa AI, Sudah Mau Berakhir?

Judul: "Pertempuran Subsidi Token" Raksasa AI, Sudah Mendekati Akhir? Artikel ini membahas "perang subsidi token" yang sedang berlangsung antara perusahaan-perusahaan AI besar seperti OpenAI, Anthropic, Google (Gemini), dan lainnya. Inti dari artikel ini adalah bahwa harga token yang dibayar oleh pengguna saat ini sebenarnya sudah sangat disubsidi, dengan beberapa paket berlangganan bahkan mensubsidi biaya token aktual hingga 70 kali lipat dari biaya berlangganan. Analisis menunjukkan bahwa model bisnis "rugi dulu untuk skala, untung belakangan" yang sukses di era internet (seperti Uber, Didi) mungkin tidak berlaku untuk AI. Alasannya, token AI hampir tidak memiliki efek "penguncian" (*lock-in effect*). Pengguna dapat dengan mudah berpindah platform jika harga naik karena API yang standar dan tidak ada jaringan lokal (seperti pengemudi atau restoran) yang mengikat. Artikel ini mempertimbangkan dua skenario akhir: 1. **Skenario "Layanan Internet"**: Satu atau dua pemenang akan mendominasi dan menaikkan harga. 2. **Skenario "Utililitas Publik"** (seperti listrik/air): Token menjadi komoditas dasar yang terstandarisasi. Persaingan akan mendorong harga turun mendekati biaya produksi, dengan margin keuntungan yang sangat tipis. Artikel berpendapat skenario ini lebih mungkin karena kurangnya *lock-in*. Ancaman utama bagi startup seperti OpenAI dan Anthropic datang dari raksasa seperti Google, yang memiliki mesin pencetak uang sendiri (iklan) untuk membiayai perang harga tanpa batas. Bill Maris dari Google Ventures bahkan menyatakan kemungkinan 100% Google akan memotong harga token secara drastis sebagai senjata persaingan. Kesimpulannya, "pertempuran subsidi" ini mungkin bukan perang untuk dimenangkan, melainkan "permainan tanpa akhir" untuk tetap berada di dalam persaingan. Proses ini justru mendorong adopsi AI secara massal dan menjadikannya infrastruktur publik yang penting. Bagi pengguna, selama perang subsidi berlanjut, mereka akan terus menikmati token AI dengan harga yang sangat murah dibandingkan biaya produksinya.

marsbit47m yang lalu

Perang Subsidi Token Raksasa AI, Sudah Mau Berakhir?

marsbit47m yang lalu

Pendapat: Trilemma Sama Sekali Bukanlah Masalah Nyata

Penulis berpendapat bahwa blockchain, pada dasarnya, adalah komputer lambat dan mahal yang dimiliki secara kolektif. Meski demikian, blockchain unggul karena bersifat tanpa izin (permissionless) dan tidak memerlukan kepercayaan pada pihak ketiga. Aplikasi utamanya adalah untuk aset keuangan, seperti stablecoin, di mana catatan di buku besar adalah aset itu sendiri. Namun, adopsi besar-besaran terhambat oleh dua kelemahan utama. Pertama, masalah legitimasi hukum yang timbul dari sifat tanpa izin, meski regulasi seperti GENIUS Act mulai mengatasinya. Kedua, dan yang paling kritis, adalah masalah transparansi total. Transparansi ini justru menjadi "pajak" karena semua transaksi dan posisi terbuka untuk umum, memungkinkan eksploitasi seperti MEV (Miner Extractable Value) yang telah merugikan pengguna miliaran dolar. Penulis menekankan bahwa privasi tidak bertentangan dengan kepatuhan. Dengan kriptografi modern seperti bukti pengetahuan nol (zero-knowledge proofs), seseorang dapat membuktikan kepatuhan (seperti solvensi atau KYC) tanpa mengungkapkan data pribadi atau posisi keuangan mereka. Ini menghilangkan "kebocoran" informasi sekaligus mempertahankan kemampuan audit. Solusi privasi default dengan bukti kepatuhan yang dapat diverifikasi bukanlah fitur tambahan, melainkan peningkatan mendasar. Ini akan membuka pintu bagi lembaga keuangan besar dan dana institusional yang selama ini enggan karena risiko paparan keuangan mereka. Dengan mengatasi defisit legitimasi dan privasi, blockchain akhirnya dapat memenuhi janjinya untuk menjadi infrastruktur keuangan global yang andal dan inklusif.

marsbit1j yang lalu

Pendapat: Trilemma Sama Sekali Bukanlah Masalah Nyata

marsbit1j yang lalu

OpenAI Melakukan Paling "Terbuka", Codex Tidak Lagi Eksklusif untuk GPT

OpenAI telah membuat langkah yang dianggap sebagai "yang paling terbuka" dengan mengintegrasikan kemampuan untuk menggunakan model sumber terbuka ke dalam Codex, asisten pemrograman berbasis AI mereka. Sebelumnya, Codex hanya dapat digunakan dengan model GPT milik OpenAI. Kini, pengembang dapat menggunakan baris konfigurasi sederhana seperti `--oss` untuk menjalankan model dari penyedia layanan lokal seperti Ollama dan LM Studio, atau bahkan mengonfigurasi penyedia model pihak ketiga. Perubahan ini memberikan fleksibilitas besar bagi pengembang. Mereka dapat mengatur arsitektur "campuran" di mana model OpenAI (seperti GPT) menangani perencanaan tugas yang kompleks, sementara model sumber terbuka yang lebih ringan dan hemat biaya mengeksekusi pembuatan kode. Selain itu, penggunaan model lokal memungkinkan pemrosesan offline, meningkatkan privasi, dan mengendalikan biaya. Namun, integrasi yang mulus tidak selalu langsung tercapai. Codex menggunakan protokol API "Responses" OpenAI, sedangkan banyak model sumber terbuka menggunakan standar "Chat Completions". Komunitas pengembang merespons dengan menciptakan lapisan penerjemah atau router (misalnya, CC Switch, LiteLLM) untuk menjembatani perbedaan protokol ini. Langkah OpenAI ini dilihat sebagai pergeseran strategi: dari sekadar penyedia model menjadi pengendali platform dan standar antarmuka. Dengan membuka lapisan integrasi model, OpenAI memperkuat posisi Codex sebagai pintu masuk utama bagi pengembang untuk pemrograman berbasis AI, terlepas dari model yang digunakan di baliknya.

marsbit2j yang lalu

OpenAI Melakukan Paling "Terbuka", Codex Tidak Lagi Eksklusif untuk GPT

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片