Yuga新任CEO公开信:用crypto-native的方式再次起航

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2024-02-22Terakhir diperbarui pada 2024-02-22

Abstrak

“BAYC LLC”将作为独立子公司自主运作。

原文作者:Garga.eth(Greg Solano)

编译:Odaily 星球日报 Azuma

Yuga新任CEO公开信:用crypto-native的方式再次起航

北京时间 2 月 22 日,近期饱受争议的 Yuga Labs 迎来了重大人事变更 —— 联合创始人 Garga.eth(Greg Solano)宣布将重新担任 Yuga Labs 的首席执行官。

在重掌 Yuga Labs 之际(可参阅《Yuga 收购 PROOF 当日,“无聊猿”被“胖企鹅”拉下王座》),Garga.eth 于 X 平台发布了一篇公开信,并在信中展望了 Yuga Labs 整体以及 BAYC、Otherside 以及游戏开发等个体的发展规划。

以下为 Garga.eth 公开信全文内容,由 Odaily 星球日报编译。

Yuga新任CEO公开信:用crypto-native的方式再次起航

我将再次担任 Yuga Labs 的首席执行官。

Wylie(Yuga Labs 的另一位联创,常用昵称为 GordonGoner)和我非常感激 Daniel(Garga.eth 之前的 CEO Daniel Alegre)为 Yuga Labs 所做的贡献,也感谢他在过去一年中给予我们的指导。我为能够再次掌舵公司迈向新篇章而感到振奋。

展望 Yuga Labs 的未来,我们需要在整个公司范围内以更加“加密原生”(crypto-native)的方式来运作。Wylie 和我认为中几件事情是重中之重:

第一件事是关于 BAYC 的发展。

感谢大家上周末参加了首次的 Bored Meeting。简而言之,我们对 BAYC 的看法是,BAYC 的价值在于它的网络社群。这就是为什么 ApeFest 如此特别,为什么 Made by Apes 的作品得以迅速流行,为什么俱乐部本身这么受欢迎,以及为什么 BAYC 能够与世界上一些最顶级的品牌合作。

在 Yuga Labs 内部,我们希望让 BAYC 团队尽可能地自由发挥其愿景。这需要更集中的专注力,也需要更灵活的操作空间,以便它能做到上述一切,并创造出更多我们以前做到过的神奇事情。

专注力与灵活性需要自主权限,就此我们已经迈出了第一步 —— BAYC LLC 将作为 Yuga Labs 的子公司成立,负责所有与 BAYC 有关的事务。BAYC 团队中已有一批出色的成员了,但仍有一些关键职位在等待合适的人选。

第二件事是关于 Otherside 的发展。

在我们的构想中,Otherside 应该成为 Web3 的“客厅”,一个大家默认的游玩和社交空间(不论你属于哪个社区)。

Otherside 是一项勇敢的尝试,我们还有很多工作要做,只有大家更频繁地参与并体验,我们才能一起把它建设得更好。在我们构建 Otherside 时,我们的设想让它保持公开且能够持续迭代。我对团队重回这一计划而做的工作很有信心,我们将从本周开始加强社区沟通,首先是 Apes Come Home 活动。未来的一年里,我们也会增加与社区沟通的频率。

第三件事是关于游戏的开发。

我们需要更加聚焦于对 Yuga Labs 具有效用的游戏模式。对我们而言,需要采取以下两种策略:

  • 一是创造疯狂而有趣的玩法,让所有童心未泯的人都能享受游戏,越疯狂越好,越大众化越好,就像 Dookey Dash 这样。我们要打开通道,让数以百万计的新用户涌入我们的生态系统,并借此为创作者、IP 持有者和职业玩家创造机会。我很高兴与我们的合作伙伴 Faraway(一家游戏开发工作室)一起见证这方面的进展

  • 二是构建“加密原生”的游戏机制和平台,比如 [redacted] (BAYC 路线图中提到过的某个保密游戏)。

自 Yuga Labs 成立以来,我们已经走过了三年时光,我们对即将到来的诸多计划感到无比兴奋。我非常感激这里每一个品牌团队的每一位成员。我们还有很多工作要做,如果没有这个团队,没有这个社区的 builders,我们不可能实现愿景。感谢大家的支持。

对于那些会出席 NFT Paris 的人们,我将在现场与你们见面。

Bacaan Terkait

Laporan Mingguan Pendanaan | 11 Peristiwa Pendanaan Terbuka, Trace Finance, Infrastruktur Pembayaran Stablecoin, Selesaikan Pendanaan Seri A Senilai $32 Juta, Dipimpin oleh CoinFund

**Laporan Mingguan Pendanaan: 11 Peristiwa Pendanaan Terungkap, Total Melebihi $264 Juta** Fokus pendanaan minggu ini tertuju pada infrastruktur pembayaran stablecoin, infrastruktur keuangan on-chain, dan aset yang mematuhi regulasi. Secara total, terdapat 11 peristiwa pendanaan dengan nilai kumulatif melebihi $264 juta. **Infrastruktur & Peralatan** mendominasi dengan 6 pendanaan, termasuk: * **Trace Finance** meraih $32 juta dalam pendanaan Seri A yang dipimpin CoinFund untuk ekspansi infrastruktur pembayaran stablecoin di Amerika Latin dan Asia Pasifik. * **Range**, perusahaan kepatuhan stablecoin, mengumpulkan $8.3 juta. * **Renaiss**, infrastruktur koleksi fisik on-chain (RWA), mendapat $1.5 juta. **Keuangan Terpusat (CeFi)** mencatat 3 pendanaan besar: * **Karta**, platform kartu kredit AS untuk traveler global, mengamankan $140 juta dalam pendanaan Seri A yang dipimpin Galaxy Ventures dan CIM. * **Interchecks**, platform pembayaran instan, menyelesaikan putaran Seri C $50 juta. * **El Dorado**, aplikasi pembayaran lintas batas untuk Amerika Latin, mendapat $9 juta. **DeFi** dan **Pasar Prediksi** masing-masing mencatat satu pendanaan: * Protokol reasuransi terdesentralisasi **Re** menerima investasi strategis dari Coinbase Ventures. * Platform pasar prediksi **K25.ai** menyelesaikan pendanaan Pre-A $10 juta dari NewGen. Selain itu, terjadi satu **akuisisi** dimana **MANTRA**, blockchain tokenisasi aset dunia nyata (RWA), akan diakuisisi penuh oleh Inveniam Capital Partners.

marsbit28m yang lalu

Laporan Mingguan Pendanaan | 11 Peristiwa Pendanaan Terbuka, Trace Finance, Infrastruktur Pembayaran Stablecoin, Selesaikan Pendanaan Seri A Senilai $32 Juta, Dipimpin oleh CoinFund

marsbit28m yang lalu

Ketika Transfer Dana Benar-benar Tanpa Beban: Sui Menjadi Jalur Inti Pembayaran Stablecoin dengan "Zero Gas"

Dalam upaya membangun infrastruktur dasar untuk pembayaran stablecoin, Sui mengumumkan fitur transfer stablecoin tanpa biaya Gas (zero Gas) pada 20 Mei 2026. Fitur ini memungkinkan pengguna dan bisnis mengirim stablecoin secara peer-to-peer tanpa perlu membayar biaya Gas atau mengelola saldo terpisah untuk token SUI. Berbeda dari pendekatan "zero Gas" sebelumnya yang bergantung pada subsidi atau relayer, solusi Sui menargetkan akar permasalahan dengan arsitektur akun baru bernama Address Balances. Ini secara signifikan mengurangi biaya pemrosesan bagi validator, memungkinkan transfer tertentu benar-benar bebas biaya. Fitur ini saat ini terbatas pada transfer P2P untuk stablecoin dalam daftar izin dengan jumlah minimum 0.01. Fitur ini membuka pintu bagi adopsi stablecoin di berbagai skenario, termasuk pembayaran sehari-hari (konsumsi, pengiriman uang lintas batas), ekonomi agen (AI, pembayaran mikro), dan transaksi kelembagaan (pembayaran B2B, penyelesaian vendor). Dukungan dari platform seperti Fireblocks semakin memperkuat aksesibilitas infrastruktur ini bagi institusi. Dengan volume transfer stablecoin di jaringan Sui yang telah melampaui $1 triliun sejak Agustus 2025, fitur zero Gas ini diharapkan dapat mempercepat posisi Sui sebagai infrastruktur default untuk pembayaran stablecoin. Naratif pembayaran Sui di tahun 2026 tidak berhenti di sini, dengan rencana peluncuran fitur transaksi rahasia (confidential transactions) tingkat protokol di paruh kedua tahun tersebut, menargetkan pembayaran yang masif, gratis, dan terlindungi privasi.

marsbit31m yang lalu

Ketika Transfer Dana Benar-benar Tanpa Beban: Sui Menjadi Jalur Inti Pembayaran Stablecoin dengan "Zero Gas"

marsbit31m yang lalu

Ethereum Mengulangi Sejarah Internet dan Linux: Semua Saling Tidak Mau Mengalah, dan Akhirnya Pihak Netral yang Berjaya

Penulis: Etherealize Ringkasan: Stripe ingin semuanya berjalan di Tempo, JPMorgan ingin mengembangkan blockchain-nya sendiri, Circle ingin meluncurkan Arc — raksasa teknologi tidak akan pernah membangun di atas infrastruktur milik pesaing. Inilah peluang Ethereum: ketika semua pihak menolak tunduk pada infrastruktur perusahaan tertentu, satu-satunya pilihan adalah lapisan netral yang tidak dikendalikan siapa pun. Ethereum mengulangi sejarah internet dan Linux. Infrastruktur tertutup dan berpemilik seperti jaringan korporat Microsoft dulu dianggap akan mengalahkan internet terbuka, tetapi sejarah membuktikan sebaliknya. Pola yang sama terjadi dalam infrastruktur keuangan saat ini, di mana perusahaan berlomba membangun blockchain berpemilik, tetapi pada akhirnya, solusi terbuka dan netral seperti Ethereum akan menang. Kunci kemenangan Ethereum terletak pada netralitas terpercaya, inovasi tanpa izin, dan efek jaringan yang kuat. Dengan jutaan pengembang, standar terbuka seperti ERC-20 dan ERC-721, serta ekosistem yang matang, Ethereum telah menjadi lapisan penyelesaian global yang tidak dapat direplikasi oleh blockchain berpemilik. Platform seperti Robinhood dan Coinbase memilih Layer-2 Ethereum, sementara institusi besar seperti BlackRock dan JPMorgan meluncurkan produk tokenisasi di atasnya. Sementara blockchain konsorsium berjuang dengan masalah sentralisasi dan kepercayaan, Ethereum menawarkan kedaulatan dan ketahanan yang tak tertandingi. Masa depan infrastruktur keuangan bukanlah pada taman berpagar milik perusahaan, tetapi pada dasar terbuka yang memungkinkan inovasi dari mana saja — dan Ethereum telah memimpin jalan tersebut. *Catatan: Analisis ini diterbitkan oleh Etherealize, organisasi yang berfokus pada adopsi Ethereum oleh institusi. Penulis dan Etherealize mungkin memegang aset kripto yang dibahas. Ini bukan saran investasi.*

marsbit39m yang lalu

Ethereum Mengulangi Sejarah Internet dan Linux: Semua Saling Tidak Mau Mengalah, dan Akhirnya Pihak Netral yang Berjaya

marsbit39m yang lalu

Kalshi Bukan Lawan Terberat Polymarket

Berdasarkan wawancara dengan CEO Kalshi, Tarek Mansour, pesaing terbesar platform prediksi pasar Kalshi bukanlah Polymarket, melainkan raksasa keuangan dan platform distribusi tradisional seperti CME Group, Robinhood, dan DraftKings. Perubahan ini didorong oleh masuknya pemain besar ke pasar prediksi. Robinhood, misalnya, telah mengintegrasikan kontrak acara ke dalam aplikasinya dan meluncurkan produk pasar prediksi sendiri, Rothera, mendorong pertumbuhan pendapatan yang signifikan. Platform lain seperti Interactive Brokers, CME Group (bermitra dengan FanDuel), dan DraftKings juga mengadopsi pendekatan serupa, menjadikan pasar prediksi sebagai fitur tambahan dalam ekosistem perdagangan atau taruhan olahraga mereka yang sudah ada. Analis Bernstein memproyeksikan Piala Dunia FIFA 2026 sebagai titik balik besar bagi industri ini, berpotensi menghasilkan volume perdagangan baru miliaran dolar. Peristiwa olahraga besar seperti ini membantu pasar prediksi memperluas jangkauan di luar siklus pemilu. Dengan masuknya pemain mapan yang memiliki basis pengguna yang luas, model persaingan berubah. Pasar prediksi tidak lagi hanya tentang memperebutkan pengguna akhir, tetapi juga tentang perebutan saluran distribusi dan likuiditas. Platform seperti Kalshi dan Polymarket kini harus bersaing dengan raksasa yang dapat menawarkan perdagangan kontrak acara sebagai bagian dari layanan inti mereka dengan biaya marjinal yang rendah. Situasi ini mirip dengan persaingan di industri teknologi, seperti antara Zoom dan Microsoft Teams/Google Meet. Platform khusus seperti Kalshi dan Polymarket mungkin perlu mengembangkan kemampuan yang lebih dalam, seperti memperluas jenis aset, mengeksplorasi produk derivatif, atau meningkatkan infrastruktur, untuk mempertahankan relevansi di tengah dominasi platform distribusi yang lebih besar.

链捕手46m yang lalu

Kalshi Bukan Lawan Terberat Polymarket

链捕手46m yang lalu

Perang Subsidi Token Raksasa AI, Sudah Mau Berakhir?

Judul: "Pertempuran Subsidi Token" Raksasa AI, Sudah Mendekati Akhir? Artikel ini membahas "perang subsidi token" yang sedang berlangsung antara perusahaan-perusahaan AI besar seperti OpenAI, Anthropic, Google (Gemini), dan lainnya. Inti dari artikel ini adalah bahwa harga token yang dibayar oleh pengguna saat ini sebenarnya sudah sangat disubsidi, dengan beberapa paket berlangganan bahkan mensubsidi biaya token aktual hingga 70 kali lipat dari biaya berlangganan. Analisis menunjukkan bahwa model bisnis "rugi dulu untuk skala, untung belakangan" yang sukses di era internet (seperti Uber, Didi) mungkin tidak berlaku untuk AI. Alasannya, token AI hampir tidak memiliki efek "penguncian" (*lock-in effect*). Pengguna dapat dengan mudah berpindah platform jika harga naik karena API yang standar dan tidak ada jaringan lokal (seperti pengemudi atau restoran) yang mengikat. Artikel ini mempertimbangkan dua skenario akhir: 1. **Skenario "Layanan Internet"**: Satu atau dua pemenang akan mendominasi dan menaikkan harga. 2. **Skenario "Utililitas Publik"** (seperti listrik/air): Token menjadi komoditas dasar yang terstandarisasi. Persaingan akan mendorong harga turun mendekati biaya produksi, dengan margin keuntungan yang sangat tipis. Artikel berpendapat skenario ini lebih mungkin karena kurangnya *lock-in*. Ancaman utama bagi startup seperti OpenAI dan Anthropic datang dari raksasa seperti Google, yang memiliki mesin pencetak uang sendiri (iklan) untuk membiayai perang harga tanpa batas. Bill Maris dari Google Ventures bahkan menyatakan kemungkinan 100% Google akan memotong harga token secara drastis sebagai senjata persaingan. Kesimpulannya, "pertempuran subsidi" ini mungkin bukan perang untuk dimenangkan, melainkan "permainan tanpa akhir" untuk tetap berada di dalam persaingan. Proses ini justru mendorong adopsi AI secara massal dan menjadikannya infrastruktur publik yang penting. Bagi pengguna, selama perang subsidi berlanjut, mereka akan terus menikmati token AI dengan harga yang sangat murah dibandingkan biaya produksinya.

marsbit1j yang lalu

Perang Subsidi Token Raksasa AI, Sudah Mau Berakhir?

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片