CBDCs Are 'Central' to Innovating Financial Systems, BIS Chief Says

CoinDeskPolicyDipublikasikan tanggal 2023-11-07Terakhir diperbarui pada 2023-11-08

Abstrak

Central banks will have a limited role to play relative to the private sector in CBDC issuance, BIS general manager Agustín Carstens said.

Central bank digital currencies (CBDC) are key to innovating financial systems, and the private sector will play a major role in getting them to market, said Agustín Carstens, the head of the Bank for International Settlements.

"Whether in wholesale form – as a type of digital central bank reserve – or retail form – as a digital banknote – it is increasingly clear, at least to me, that these new forms of money will sit at the core of the future financial system," Carstens said in a speech at a conference on CBDCs in Basel, Switzerland on Wednesday.

Under the group's recommendation, central banks around the world are exploring issuing digital versions of sovereign currencies. But monetary authorities will have only a limited role to play in the issuance of CBDCs compared with the private sector, according to Carstens.

A D V E R T I S E M E N T
A D V E R T I S E M E N T

"Most customer-facing services will remain in the private sector's remit," Carstens said. "Cyber resilience among these institutions will also be crucial to maintaining trust in the system as a whole ... And this activity does not need to be done by individual organizations in isolation – we can share knowledge. In fact, collaboration between the private and public sectors is key to manage existing and emerging cyber threats," he said.

Carstens pointed to security challenges in operating CBDC systems but said that, in order to succeed, "it will be crucial not to ignore other design objectives," such as maintaining an appropriate level of privacy, especially in retail CBDCs.

"Central banks know that they have a responsibility not only to keep pace with the digital age, but to lead innovation to ensure that it serves the public good," Carstens said.

He recently called on countries to set up relevant legislation to support CBDC issuance.

Edited by Sheldon Reback.

Bacaan Terkait

Peluang Powell Bertahan Meningkat Drastis ke 98%, Apakah Perintah Pemecatan Trump Hanya Omong Kosong?

Kemungkinan Jerome Powell untuk tetap menjabat sebagai Ketua Federal Reserve (The Fed) melonjak menjadi 98%, menurut pasar prediksi Polymarket. Ini berarti ancaman mantan Presiden Donald Trump untuk memecatnya kemungkinan besar hanya retorika. Penyebab utamanya adalah proses konfirmasi penggantinya, Kevin Warsh, yang dinominasikan Trump, terhambat. Anggota Komite Perbankan Senat Thom Tillis berencana memblokir nominasi Warsh hingga penyelidikan Departemen Kehakiman terhadap Powell selesai. Penyelidikan ini, yang dimulai awal 2026, menyelidiki apakah Powell berbohong kepada Kongres tentang biaya renovasi markas Fed, tetapi hingga kini belum menemukan bukti pelanggaran. Hanya tersisa 13 hari kerja bagi Senat untuk mengonfirmasi Warsh sebelum masa jabatan Powell berakhir pada 15 Mei. Jika Warsh tidak dikonfirmasi, hukum AS memungkinkan Powell tetap menjabat sebagai "Ketua Sementara", sebuah situasi yang pernah terjadi di masa lalu. Trump mengancam akan memecat Powell jika hal itu terjadi. Namun, secara hukum, Presiden tidak dapat memecat Ketua Fed tanpa alasan yang sah ("for cause"), seperti pelanggaran hukum, dan bukan hanya perbedaan kebijakan. Tanpa bukti dari penyelidikan, pengadilan diperkirakan akan membatalkan pemecatan tersebut. Kelambatan ini berpotensi menunda harapan pasar untuk suku bunga yang lebih rendah, karena Powell dikenal lebih hati-hati dibandingkan Warsh yang dianggap lebih akomodatif dan ramah terhadap aset kripto.

Odaily星球日报22m yang lalu

Peluang Powell Bertahan Meningkat Drastis ke 98%, Apakah Perintah Pemecatan Trump Hanya Omong Kosong?

Odaily星球日报22m yang lalu

Institusi Masuk ke Pasar Prediksi, Terjebak di Tahap Ketiga

Ringkasan: Pasar prediksi, yang sebelumnya dianggap sebagai bidang pinggiran, kini sedang menuju arus utama. Acara penelitian yang diadakan oleh Kalshi Research menunjukkan minat yang berkembang dari akademisi, eksekutif Wall Street, dan politisi. Meskipun prediksi olahraga masih mendominasi volume perdagangan (mencapai 80%), kategori lain seperti hiburan, crypto, politik, dan budaya tumbuh lebih cepat, menunjukkan pergeseran dari "perdagangan hiburan" menjadi "alat informasi dan manajemen risiko." Pasar prediksi menyediakan benchmark harga real-time untuk peristiwa masa depan, seperti pemilihan umum atau keputusan kebijakan, yang sebelumnya tidak ada. Ini memungkinkan lembaga melakukan lindung nilai secara lebih langsung tanpa perlu mempertimbangkan multiple layer risiko. Adopsi institusional terjadi dalam tiga tahap: 1. Akses data (sudah terjadi, misalnya di kalangan manajer investasi), 2. Integrasi sistem (persetujuan kepatuhan dan edukasi internal), 3. Perdagangan aktual (masih terhambat oleh kebutuhan margin penuh 100%, yang tidak efisien untuk lembaga). Kalshi sedang berupaya memperkenalkan perdagangan margin setelah mendapatkan izin dari NFA. Para ahli memprediksi pasar prediksi akan menjadi alat yang layak untuk lembaga dalam lima tahun ke depan, dan sudah mulai digunakan oleh politisi tingkat tinggi serta diintegrasikan ke dalam model prediksi pemilu. Platform ini menghargai pengetahuan mendalam di bidang tertentu, bukan latar belakang finansial. Pasar prediksi berevolusi menjadi infrastruktur untuk menentukan harga ketidakpastian.

marsbit57m yang lalu

Institusi Masuk ke Pasar Prediksi, Terjebak di Tahap Ketiga

marsbit57m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片