Dalam seminggu terakhir, harga AAVE naik lebih dari 30%, dari sekitar $70 mendekati $100. Meski TVL Aave terus menurun pasca-insiden Kelp DAO dan belum pulih, minat institusional tetap kuat. Muncul laporan bahwa Kraken sedang bernegosiasi untuk membeli sebagian saham Aave, meski sang pendiri Stani Kulechov membantah detail valuasi yang disebutkan. Namun, ia mengakui adanya pembicaraan dengan berbagai pihak mengenai pembelian token AAVE. Kulechov juga mengungkap rencana pengembangan tokenomics 3.0 yang akan mencakup mekanisme pembelian kembali otomatis, serta ekspansi bisnis ke pinjaman berbasis jaminan sekuritas dan aset tokenisasi RWA. Analis seperti Standard Chartered dan Grayscale memberikan proyeksi harga optimis untuk AAVE dalam jangka panjang, didorong oleh potensi kebangkitan DeFi dan RWA. Di sisi lain, pesaing seperti Morpho Blue disebut memiliki keunggulan dalam efisiensi modal dan fleksibilitas, serta baru saja meraih pendanaan besar. Namun, Aave tetap memimpin pasar dengan TVL, volume pinjaman, dan pendapatan yang jauh lebih tinggi daripada gabungan beberapa pesaing terdekatnya. Posisinya sebagai pilihan utama untuk likuiditas besar dan stabilitas yield dianggap sulit tergantikan dalam waktu dekat, mengandalkan kedalaman pasar dan ketahanan yang terbukti selama bertahun-tahun.
Foresight News2026.06.30




