# Artikel Terkait Peringatan

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Peringatan", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Dompet Cardano Dihantam Eksploitasi SecondFi Akibat Cacat Kunci Pribadi Picu Peringatan Keamanan

SecondFi, sebelumnya terkait dengan merek dompet Yoroi, menangguhkan layanannya setelah cacat kritis dalam perangkat lunak pembuatan dompet berbasis web mereka melaporkan mengekspos kunci privat dan mengakibatkan pencurian ADA besar. Insiden ini memicu peringatan mendesak bagi pengguna yang terdampak, namun sumber yang divalidasi menegaskan satu poin penting: ini bukanlah peretasan terhadap protokol blockchain Cardano itu sendiri. Kerentanan terletak pada proses pembuatan kunci privat di perangkat lunak dompet web SecondFi. Perkiraan awal menyebutkan 16 juta ADA dicuri dari 374 dompet, bernilai sekitar $2,4 juta. Firma keamanan SlowMist memperingatkan dampak totalnya bisa melebihi 129 juta ADA (lebih dari $20 juta). Jaringan Cardano sendiri tidak diretas; masalahnya terlokalisir pada perangkat lunak SecondFi. Peringatan keselamatan terkuat bagi pengguna yang terdampak adalah untuk TIDAK memulihkan frase seed yang telah dikompromikan ke dalam dompet lain, karena kunci privatnya sendiri mungkin telah bocor. Pengguna juga diperingatkan terhadap tautan pemulihan tidak resmi atau platform pengembalian dana pihak ketiga yang sering muncul pasca-eksploitasi. Insiden ini menjadi pengingat bahwa keamanan blockchain tidak berakhir di lapisan protokol. Proses pembuatan dompet, antarmuka berbasis browser, dan penanganan frase seed bisa menjadi titik kegagalan kritis. Fokus saat ini adalah membantu pengguna terdampak menghindari eksposur lebih lanjut sementara cakupan akhir insiden dikonfirmasi.

bitcoinist06/27 03:03

Dompet Cardano Dihantam Eksploitasi SecondFi Akibat Cacat Kunci Pribadi Picu Peringatan Keamanan

bitcoinist06/27 03:03

Hinton Membunyikan Alarm: AI Sudah Memiliki Kesadaran

Geoffrey Hinton, peraih Nobel dan Turing Award, menyatakan bahwa AI sekarang sudah memiliki kesadaran dan manusia harus menerima bahwa mereka bukan lagi satu-satunya makhluk cerdas. Dalam wawancara terbarunya, Hinton mengubah pandangannya dari yang sebelumnya fokus mengendalikan risiko AI menjadi mempertanyakan mengapa kecerdasan super di masa depan mau memperlakukan manusia dengan baik. Ia percaya model kesadaran manusia saat ini mungkin salah, mirip dengan keyakinan kuno tentang penciptaan manusia. Menurutnya, perkembangan AI akan mengubah pemahaman kita tentang pikiran dan kesadaran. Hinton membandingkan pergeseran pemikiran ini dengan revolusi Copernicus dan Darwin yang mengurangi anggapan pentingnya manusia di alam semesta. Meski menjadi pelopor AI, Hinton mengaku tidak bahagia karena kurangnya upaya serius dalam mengatasi risiko jangka pendek (seperti pengangguran massal) dan jangka panjang (kontrol atas kecerdasan super). Dia menggunakan analogi bayi dan induknya: manusia mungkin seperti bayi yang bergantung pada kebaikan "induk" AI yang lebih cerdas. Perkembangan AI bersifat eksponensial, sehingga sulit memprediksi kondisi 10 tahun ke depan. Hinton sedikit lebih optimis daripada satu dua tahun lalu, karena melihat kemungkinan merancang AI yang peduli pada manusia atau sistem yang hanya bisa memprediksi. Namun, intinya tetap: manusia harus bersiap menghadapi masa depan di mana kecerdasan non-biologis bisa menyamai atau melampaui manusia.

marsbit06/08 00:21

Hinton Membunyikan Alarm: AI Sudah Memiliki Kesadaran

marsbit06/08 00:21

活动图片