# Artikel Terkait PDB

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "PDB", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Bagaimana Beijing Menjadi "Dataran Tinggi Global"?

Beijing mencapai pertumbuhan PDB sebesar 5,4% pada paruh pertama tahun ini. Dukungan utama tidak berasal dari konsumsi atau real estat, melainkan dari bidang-bidang teknologi canggih seperti chip, robot, daya komputasi, dan model besar AI. Investasi manufaktur teknologi tinggi melonjak 36%, dan investasi layanan sains-teknologi meningkat 87,2%. Modal ventura terutama mengalir ke teknologi keras. Produksi sirkuit terpadu naik 17,8%, robot industri 75,5%, dan robot layanan melonjak 2,3 kali lipat. Sektor jasa juga bertransformasi, didorong oleh teknologi. Di bidang AI, fokus kuat pada kecerdasan embodied, dengan pendanaan besar-besaran untuk perusahaan seperti Galaxy General. Model dasar AI "FlagOS" dan platform komputasi cerdas seperti Jiuzhang Yunjie memperkuat ekosistem. Beijing juga meningkatkan kapasitas komputasi cerdas dan mendorong platform uji coba untuk menghubungkan laboratorium dengan pasar. Strateginya mencakup perluasan ke wilayah Beijing-Tianjin-Hebei untuk distribusi daya komputasi dan sumber daya inovasi. Target下半年 (paruh kedua tahun) termasuk menambah kapasitas komputasi cerdas, meluncurkan lebih banyak platform uji coba, dan memperluas penerapan skenario. Pertumbuhan ekonomi Beijing didorong oleh kemajuan terkait dalam daya komputasi, model AI, modal, dan skenario penerapan, yang secara kolektif membangun fondasi untuk posisinya sebagai "puncak global" dalam inovasi teknologi.

marsbit2 hari yang lalu 10:26

Bagaimana Beijing Menjadi "Dataran Tinggi Global"?

marsbit2 hari yang lalu 10:26

Peringatan Gelembung AI: Investasi AI Merupakan Pengembalian Negatif bagi Kebanyakan Raksasa Teknologi

Peringatan Gelembung AI: Investasi AI Membawa Pengembalian Negatif bagi Sebagian Besar Raksasa Teknologi Demam AI kini memasuki tahap pemeriksaan keuangan. Raksasa cloud seperti Microsoft, Alphabet, Amazon, Meta, dan Oracle berencana menginvestasikan ratusan miliar dolar ke pusat data AI dalam lima tahun ke depan. Namun, analisis terhadap proyeksi pendapatan dan pengeluaran modal (capex) hingga 2030 mengungkap masalah: tingkat pengembalian investasi implisit diperkirakan sangat negatif bagi semua perusahaan kecuali Amazon, bahkan dalam skenario optimis ekstrem. Ini menunjukkan bahwa jika tren saat ini berlanjut, boom AI bisa menjadi salah satu peristiwa perusakan nilai pemegang saham terbesar. Ada dua jalan keluar: pendapatan yang jauh melebihi ekspektasi saat ini, atau pengurangan rencana investasi. Jalan pertama tampaknya mustahil, karena membutuhkan tambahan pendapatan triliunan dolar. Jalan kedua—pemotongan investasi—akan berdampak luas, meruntuhkan harga saham perusahaan-perusahaan teknologi global dan dapat mendorong ekonomi AS ke resesi, mengingat 93% pertumbuhan PDB AS belakangan ini didorong oleh investasi teknologi. IPO perusahaan AI seperti OpenAI dan Anthropic tahun ini bisa menjadi mekanisme transfer risiko, memindahkan ketidakpastian dari pemilik awal kepada investor ritail dan dana pensiun. Sementara euphoria pemasaran mungkin bertahan hingga setelah IPO tahun 2026, tekanan matematika yang tak terelakkan mungkin memaksa raksasa cloud mengumumkan pemotongan investasi pada 2027 atau 2028, mirip dengan jeda tiga tahun antara peringatan "irrational exuberance" Alan Greenspan pada 1996 dan pecahnya gelembung dotcom pada 2000.

marsbit05/31 12:45

Peringatan Gelembung AI: Investasi AI Merupakan Pengembalian Negatif bagi Kebanyakan Raksasa Teknologi

marsbit05/31 12:45

活动图片