# Artikel Terkait Chainlink

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Chainlink", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Siapa yang Mendapatkan Nilai di Web 2.5?

Artikel ini membahas konsep "Web 2.5", yaitu lapisan perantara yang menggabungkan keunggulan sistem keuangan tradisional (seperti regulasi dan antarmuka pengguna yang dikenal) dengan infrastruktur penyelesaian berbasis cryptocurrency yang lebih cepat dan murah. Nilai ekonomi tidak lagi terkonsentrasi pada teknologi blockchain itu sendiri, yang menjadi komoditas tak terlihat, melainkan berpindah ke lapisan penerjemah atau "jembatan" yang menghubungkan kedua dunia ini. Lapisan koordinasi ini, seperti yang dikembangkan oleh Chainlink (dalam proyek Pangea dengan bank-bank besar), SWIFT, atau inisiatif Agorá dari Bank for International Settlements (BIS), memiliki potensi nilai yang sangat besar. Model bisnisnya mengandalkan efek jaringan dua sisi dan memanfaatkan dua sumber pendapatan utama: kekuatan untuk mengizinkan atau mengatur aliran dana (otorisasi) dan pendapatan dari dana yang mengendap selama proses penyelesaian (float). Contoh sejarah seperti Visa dan Mastercard menunjukkan bahwa entitas yang mengoperasikan lapisan penghubung semacam itu sering kali bernilai lebih tinggi daripada institusi yang mereka hubungkan. Web 2.5 dianggap lebih menjanjikan daripada visi Web 3.0 yang sepenuhnya terdesentralisasi karena tidak memerlukan pengguna untuk meninggalkan sistem keuangan yang ada. Sebaliknya, crypto berfungsi sebagai infrastruktur pendukung yang efisien di belakang layar, membuat transaksi antar bank dan penyelesaian aset seperti forex atau sekuritas menjadi lebih cepat dan atomik. Pertarungan kini berfokus pada siapa yang akan menguasai dan menstandarisasi lapisan penerjemah tunggal yang sangat berharga ini.

链捕手Kemarin 15:56

Siapa yang Mendapatkan Nilai di Web 2.5?

链捕手Kemarin 15:56

活动图片