# Artikel Terkait Analisis

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Analisis", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Pasokan Tetap + Demam Institusi, Apakah Bitcoin Akan Mengulangi Pergerakan 'Eksplosif' Emas 20 Tahun Lalu Setelah Anjlok 50%?

Penulis: Forbes | Kompilasi: AididiaoJP, Foresight News Pada 2026, harga Bitcoin turun lebih dari 50% sejak Oktober tahun lalu, meski pernah mencapai rekor tinggi $126.000. Analis memprediksi peluang pemulihan terkait potensi perubahan kebijakan Federal Reserve. Analis ETF Bloomberg Intelligence, Eric Balchunas, menyarankan bahwa jalur Bitcoin ETF dapat mencerminkan sejarah emas selama 20+ tahun. Sejak ETF emas diluncurkan pada 2004, harga emas melonjak dengan kapitalisasi pasar mendekati $28 triliun. Baik emas maupun Bitcoin adalah penyimpan nilai tanpa hasil, harganya bergantung pada sentimen investor. Sejarah ETF emas menunjukkan volatilitas tinggi — lonjakan dramatis, penurunan yang menyakitkan, dan pemulihan yang membutuhkan kesabaran — dengan setiap siklus mencapai titik tertinggi baru. Bitcoin ETF, disetujui pada awal 2024 dan menjadi salah satu yang tercepat berkembang, kini mengikuti pola serupa. Meski ada peringatan bahwa arus keluar ETF besar-besaran dapat mengganggu pemulihan, optimisme jangka panjang tetap ada. Kebutuhan institusional untuk Bitcoin ETF dianggap sebagai penopang kuat, membantu menahan tekanan jual. Dengan pasokan tetap (mirip emas), lonjakan permintaan dapat memicu ledakan harga, meski permintaan bisa berfluktuasi. Mengingat kapitalisasi pasar emas yang sangat besar, jika Bitcoin dapat mencapai sebagian kecil dari status serupa sebagai "penyimpan nilai," potensi kenaikan harganya sangat signifikan. Perjalanan ini akan disertai volatilitas tinggi, mencerminkan sifat pasar kripto. Bagi investor, kunci utamanya adalah fokus pada tren jangka panjang, diversifikasi, dan pengelolaan risiko.

marsbit07/21 10:28

Pasokan Tetap + Demam Institusi, Apakah Bitcoin Akan Mengulangi Pergerakan 'Eksplosif' Emas 20 Tahun Lalu Setelah Anjlok 50%?

marsbit07/21 10:28

Bear Market Paling Lembut? Pelaku Jual BTC Mundur, ARK dan Bitwise Sama-sama Optimis

Artikel ini membahas kondisi pasar Bitcoin (BTC) yang saat ini berfluktuasi di sekitar $75.000, dengan indeks ketakutan berada di level 35. Laporan dari berbagai analis dan lembaga memberikan pandangan beragam: ARK Invest mencatat penurunan BTC sekitar 14% di Q2 2026, dengan indikator teknis masih bearish. Namun, peningkatan persediaan dari pemegang jangka panjang dianggap sebagai sinyal potensial habisnya tekanan jual. Bitwise menyebut penurunan saat ini sebagai "bear market paling moderat" secara struktural, dengan para investor institusi melihatnya sebagai peluang akumulasi. Mereka mencatat bahwa dasar setiap siklus Bitcoin terus naik, mencerminkan matangnya aset ini. Data dari Polymarket menunjukkan probabilitas BTC jatuh di bawah $50.000 tahun ini adalah 33%. Analisis teknis dari Bit menunjukkan bahwa titik terendah gelombang C mungkin telah terbentuk, dengan area support kunci antara $59.000 dan $70.000. Namun, analis glassnode memperingatkan risiko pembentukan puncak jangka pendek jika BTC gagal menembus $66.000 secara efektif. Di sisi lain, trader Doctor Profit melaporkan telah menutup semua posisi short crypto-nya dan mulai membeli BTC spot lagi di level $64.000, menjadikannya alokasi jangka panjang pertama sejak September 2025. Ia berpendapat bahwa perilaku kawanan (herd behavior) di pasar, di mana banyak investor menunggu harga turun lebih dalam, justru bisa membuat dasar pasar terbentuk lebih awal dari perkiraan umum. Secara keseluruhan, nada dari banyak lembaga mulai berubah menjadi lebih optimis jangka panjang, meskipun ketidakpastian makro dan risiko penurunan lebih lanjut masih diakui.

Foresight News07/20 03:27

Bear Market Paling Lembut? Pelaku Jual BTC Mundur, ARK dan Bitwise Sama-sama Optimis

Foresight News07/20 03:27

活动图片