Polymarket, sebuah platform terdesentralisasi untuk pasar prediksi, telah meluncurkan layanan perdagangan berjangka abadi (perpetual) untuk aset kripto dan keuangan tradisional. Menurut Crypto Briefing, platform baru ini akan beroperasi dengan nama "Polymarket Perps".
Polymarket Perps memungkinkan pengguna membuka posisi pada fluktuasi harga berbagai aset menggunakan kontrak berjangka tanpa tanggal kedaluwarsa yang ditetapkan. Platform ini mendukung sembilan aset berbeda, mulai dari kripto dan komoditas hingga indeks saham dan saham perusahaan swasta.
Aset yang didukung meliputi Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Solana (SOL). Selain itu, platform juga memungkinkan perdagangan logam mulia seperti emas dan perak, serta minyak mentah WTI. Pengguna juga dapat membuka posisi pada indeks S&P 500 dan Nasdaq 100.
Salah satu fitur unggulan Polymarket Perps adalah kemampuan menggunakan leverage. Platform ini memungkinkan penggunaan leverage hingga 20x dalam transaksi. Fitur ini memungkinkan investor membuka posisi yang lebih besar dengan modal yang lebih kecil, namun juga dapat menyebabkan kerugian meningkat dengan cepat jika pergerakan harga berlawanan.
Platform ini juga memasukkan saham SpaceX ke dalam daftar aset yang didukung. Dengan demikian, Polymarket bertujuan untuk menawarkan berbagai kelas aset di bawah satu atap, bukan sekadar menjadi platform perdagangan turunan (derivatif) yang berfokus pada kripto.
Layanan baru Polymarket ini dipandang oleh perusahaan sebagai langkah menuju perluasan aktivitasnya di bidang derivatif keuangan, melampaui pasar prediksi. Kontrak berjangka abadi termasuk dalam produk yang menarik minat signifikan investor, terutama di pasar kripto, berkat volume perdagangan dan leverage yang tinggi.
*Ini bukan rekomendasi investasi.
end-content




