Konflik AS-Iran Tereskalasi, WTI Melonjak Lebih dari 3% ke $86! Risiko Selat Hormuz Kembali, Apa Harga Minyak Akan Tembus $90?

Publicado a 2026-08-31Actualizado a 2026-08-31

Resumen

Ketegangan AS-Iran meningkat lagi, WTI sempat naik lebih dari 3% ke USD 86,02. Risiko perkapalan di Selat Hormuz dan perubahan pasokan aktual akan menentukan apakah harga minyak dapat terus bergerak menuju USD 90.

Konflik AS-Iran Kembali Bergulir, Harga Minyak Langsung Meroket

Pada sesi perdagangan Asia tanggal 31 Agustus, harga minyak internasional naik dengan cepat. Brent kembali berdiri di atas $90, sementara WTI sempat naik lebih dari 3% ke $86,02. Katalis langsungnya berasal dari eskalasi konflik militer AS-Iran di akhir pekan: AS melakukan serangan terhadap Pulau Larak Iran di dekat Selat Hormuz, kemudian Iran dilaporkan membalas dengan meluncurkan rudal balistik ke dua pangkalan militer AS di Yordania. Risiko geopolitik kembali meningkat dari gesekan diplomatik menjadi aksi militer langsung, sehingga pasar dengan cepat menambah kembali premi risiko pasokan.

Selat Hormuz Kembali Menjadi Fokus Perdagangan

Selat Hormuz menangani hampir seperlima dari transportasi minyak global. Sebelum dan sesudah konflik, volume kapal barang yang dapat dilacak turun menjadi sekitar 5 kapal per hari. AS menyatakan Garda Revolusi Iran sedang mempersiapkan penggunaan roket dan ranjau untuk mengancam pengiriman. Trump juga menyebutkan bahwa pusat ekspor minyak utama Iran, Pulau Kharg, diserang, meskipun berita terkait belum dikonfirmasi secara resmi oleh kedua belah pihak. Selama risiko gangguan pelayaran tidak dapat dihilangkan, harga minyak akan sulit untuk sepenuhnya melepaskan premi geopolitik.

Mengapa Kenaikan Harga Minyak Justru Menekan Emas?

Harga minyak yang kembali mendekati $90 semakin meningkatkan kekhawatiran inflasi. Setelah pertemuan Jackson Hole pekan lalu, pernyataan hawkish Ketua Fed Warsh mendorong naiknya imbal hasil obligasi AS, dengan probabilitas kenaikan suku bunga September yang diberikan pasar naik menjadi sekitar 57%. Kenaikan harga energi semakin memperkuat ekspektasi suku bunga yang akan tetap tinggi atau bahkan terus dinaikkan, dan ini memberi tekanan pada emas yang tidak menghasilkan bunga. Emas spot sempat turun di bawah $4.400.

Setelah $86, Apa yang Ditunggu Pasar?

Setelah WTI berdiri di atas $86, langkah selanjutnya tergantung pada apakah konflik mempengaruhi ekspor dan pengiriman aktual. Jika arus lalu lintas di Selat Hormuz terus berkurang dan risiko di Pulau Kharg terbukti, level $90 untuk Brent dan level tinggi untuk WTI mungkin mendapatkan dukungan; namun jika konflik militer mereda dengan cepat, premi risiko mungkin akan berkurang. Pasar juga akan memperhatikan data Non-Farm AS bulan Agustus pada hari Jumat, yang akan mempengaruhi penilaian suku bunga Fed, dan pada gilirannya mempengaruhi harga minyak melalui ekspektasi dolar AS dan permintaan.

Lecturas Relacionadas

Bitmine Chairman Tom Lee Announces New Bitcoin and Ethereum Price Predictions! Here are the Details

Tom Lee, Chairman of Bitmine's board of directors, has announced new price forecasts for Bitcoin and Ethereum. He stated that Ethereum is undervalued compared to Bitcoin. Lee predicted that if Bitcoin surpasses $150,000, the price of Ethereum (ETH) could reach $6,000, citing its significant growth potential. Key factors supporting Ethereum's potential rise by year-end include the possible passage of the CLARITY Act in the US, which would provide comprehensive cryptocurrency market regulations. This could facilitate institutional investor access and support asset prices. Additional positive factors are increased capital inflows from Asia and "compensatory purchases" by global institutions to improve quarterly performance. Lee noted that the ETH/BTC ratio, measuring Ethereum's performance against Bitcoin, could retest its previous level of 0.08. Even a more conservative recovery to 0.04 would represent significant upside potential for Ethereum. While acknowledging Bitcoin's long-term growth potential, Lee identified asset tokenization and AI-based finance as key trends shaping the crypto market's direction over the next five years. His analysis suggests the price performance gap between Bitcoin and Ethereum may narrow, highlighting the need to monitor institutional capital flows into Ethereum. He emphasized this scenario depends on Bitcoin exceeding the $150,000 threshold and Ethereum benefiting from the anticipated capital inflows. *This is not investment advice.

cryptonews.ruHace 45 min(s)

Bitmine Chairman Tom Lee Announces New Bitcoin and Ethereum Price Predictions! Here are the Details

cryptonews.ruHace 45 min(s)

Trading

Spot
活动图片